Assalamualaikum, Pak Kepsek

Assalamualaikum, Pak Kepsek
Peresmian Kepsek Baru


__ADS_3

Sesampai di lapangan semua anak-anak berkumpul, bukan itu saja mereka bertiga disambut 12 jurusan nan sedang mengadakan kehadiran kepala sekolah baru yang berada di tengah lapangan.


Ketiga puluh kelas berbaris pada kelas masing-masing, kemudian kepala sekolah baru, wakil kepala sekolah beserta guru-guru lain berdiri di kantor untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan meriah.


"Assalamu'alaikum wr wb. Selamat pagi anak-anak dan terimakasih karena sudah berkumpul di awal pagi yang cerah ini, dengan kehadiran kalian maka hari ini kita akan mengadakan kehadiran kepala sekolah resmi dibuka. Untuk selanjutnya akan sampaikan oleh Annisa yang berperan sebagai MC sekolah," ucap wakil kepala sekolah.


"Wa'alaikum salam wr wb," balas anak-anak SMK Harapan Bangsa bersamaan.


"Assalamu'alaikum, teman-teman. Saya selaku mc akan menjelaskan susunan acara. Acara pertama bermula dari pembukaan, amanat yang akan disampaikan oleh Pak Wawan Wijaya, peresmian kepala sekolah baru dan terakhir mengadakan 12 jurusan yang telah tersedia di lapangan sekolah sampai selesai. Baiklah acara pertama kita buka dengan basmallah," jelas Annisa.


"Bismillahirrahmanirrahim," balas semua orang nan berkumpul di lapangan sekolah.


"Baiklah untuk acara selanjutnya ada amanat yang akan disampaikan oleh Pak Wawan Wijaya," sambung Annisa.


Pak Wawan pun maju ke depan sembari membawa mik.


"Assalamu'alaikum, anak-anak selamat pagi. Terimakasih karena sudah ber antusias untuk menyambut acara hari ini. Jujur bapak sangat bahagia sama kehadiran kalian. Dengan kehadiran bapak di sini pasti membuat kalian sedikit asing, bapak datang ke sini karena telah menjabat menjadi kepala sekolah baru. Harapan bapak pada kalian bersemangat lah dalam mempelajari sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi semua orang. Masa-masa ini adalah hari kebebasan kalian, sambutlah pelajaran kalian bersungguh-sungguh niscaya akan mendapatkan hasil, cukup sekian. Wasalamualaikum wr wb."


"Baiklah dengan acara selanjutnya, peresmian kepala sekolah baru. Panggilan untuk Bapak Wawan Wijaya dan bapak Edy Kusnasor maju ke tengah lapangan upacara sekarang juga," panggil Annisa.


Pak Wawan dan Pak Edy selaku wakil kepala sekolah berdiri di tengah lapangan sekolah, kemudian Aidil, Lucky dan Ibrahim membawa balon nan banyak beserta tulisan kertas selamat datang kepala sekolah.


Selepas itu mereka berdua mengambil gunting dan memotong tali balon beserta kertas untuk meresmikan kehadiran kepala sekolah baru. Pak Wawan dan Pak Edy memegang gunting bersamaan sembari memotong tali tersebut.


Semua anak-anak dan guru lainnya, bersorak-sorak dan bertepuk tangan atas  peresmian kepala sekolah baru. Usai memotong, kelima balon pun terbang tinggi — pergi ke langit-langit.


Usai memotong kelima balon bersamaan kertas dengan tulisan tersebut. Pak Wawan dan Pak Edy kembali berdiri di depan kantor.

__ADS_1


"Baiklah untuk acara selanjutnya mengadakan 12 jurusan yang telah tersedia di lapangan. Untuk semua teman-teman kalian boleh melakukan apa pun yang ada di sekitar lapangan, sampai pukul sembilan berakhir," ucap Annisa. Setelah peresmian kepala sekolah baru, bapak dan ibu guru saling bersalam-salaman lalu masuk ke ruangan kantor nan telah sediakan berbagai makanan beserta nasi tumpeng.


Kemudian Aida, Lita dan Madonna berjalan ke tengah lapangan, lalu melihat Helga yang sedang sibuk memasak makanan, dari depan saja mereka bertiga melihat kertas bertuliskan makanan gratis.


"Gembul  ... lu lagi masak apa nih?" panggil Aida.


"Eh, Aida. Ini gue lagi masak mie ayam buat satu sekolah sama es doger super besar," balas Helga.


"Wah, sudah selesai belum masaknya?" tanya Aida.


"Belum, Aida ini lagi masak sama manusia bertopeng kepala jerapah, kepala badak dan kepala kelinci," balas Helga.


"Oh, begitu semangat yah masaknya. Kami bertiga janji kok bakalan mereview. Ya sudah gue pergi dulu mau melihat 11 jurusan sambil mencari hal menarik."


Kini wajah Helga memerah saat diberi semangat sama Aida.


"Cih, wibu lagi jualan apaan lu. Tuh kartun kenapa dipajang, mana ada sticker sama buku segala," balas Aida dengan menyindir.


"Gue nggak jualan anjir, ini semua gratis demi menyambut kedatangan kepala sekolah baru. Lu ke sini mau apa nggak usah basa-basi sambil menyindir. Ingat itu bukan kartun tapi anime. Yah namanya juga ras wibu, kalau nggak suka pergi saja sana!" kesal Aidil.


"Eh, kok ngamuk. Lita? Madonna? Kita mau pergi ke mana lagi nih," panggil Aida sembari menoleh ke belakang. Ternyata Lita dan Madonna tidak ada di belakangnya.


Kemudian Aida bergegas mencari kedua temannya, lalu ia melihat Lita yang sedang menikmati keripik nan terbuat dari biji karet sama makan Jasuke (Jagung Susu Keju) di lapak jurusan bioteknologi.


"Lita, lu pada ke mana sih? Sudah gue cariin malah menghilang aja. Oh iya, Madonna pada ke mana," panggil Aida sembari menepuk bahu Lita yang sedang menikmati kedua makanan hasil dari alami.


Selepas itu Lita berbalik ke belakang dengan menikmati kripik biji karet.

__ADS_1


"Lita, lu lagi makan apaan? Kek nya enak banget," ucap Aida.


"Gue makan kripik biji karet. Lu mau nggak?" balas Lita seraya menyodorkan sebungkus kripik pada Aida.


"Biji karet? Lita, lu serius mau makan-makanan begitu kok gue pada jijik yah. Enak nggak?"


"Yah, gue serius makan beginian emang kenapa? Enak lho sumpah. Coba cicip aja dulu satu, gue yakin lu bakalan ngabisin," suruh Lita.


Aida melebarkan kedua bola matanya, tapi mendengar kata-kata Lita membuatnya kurang menyakinkan. Namun apa boleh buat, dengan terpaksa ia mengambil kripik itu lalu memasukkan ke dalam mulut. Usai mengunyah, kini ia merasakan keenakan pada kripik tersebut.


"Lita, lu ambil kripik ini di mana. Gue mau beli," tanya Aida dengan bersemangat.


"Eng, itu gue ambil di situ. Nggak perlu beli semuanya gratis kok," balas Lita.


"Ok, terimakasih banyak." Aida pun bergegas mengambil kedua kripik yang terbuat dari kripik biji karet, lalu ia memakannya.


Selama Aida dan Lita menikmati kripik tersebut. Kini Madonna datang mencari kedua temannya sembari membawa topokki dan somay yang ia lihat pada film drakor semalam, selain itu Madonna membawa sticker Om Jungkook sama Om Jimin karena di kasih gratis sama komunitas BTS atau pencinta Korea Selatan.


"Aida, Lita. Kalian berdua pada ngapain sih?" panggil Madonna.


"Gue sama Lita lagi makan kripik biji karet, lu mau nggak?" balas Aida.


"Biji karet, kayaknya gue nggak bisa makan gituan. Soalnya gue penasaran sama topokki dan somay ini," tolak Madonna.


"Oh, ya sudah kalau begitu."


Usai menikmati makanan, kini mereka bertiga memeriksa kedua belas lapak itu, sampai pukul sembilan berakhir. Tidak lama suara bel sekolah berdering dua kali dengan menandakan untuk masuk ke kelas, semua murid bergegas menuju kelas, sedangkan murid bagian organisasi disuruh untuk membersihkan kedua belas lapak di tengah lapangan sekolah.

__ADS_1


__ADS_2