
"biar aku katakan kepadamu siapa dia dia adalah Pemilik Perusahaan EDALICE Corporation dan Cucu kandung dari Tuan Abraham dan adik dari Queen Rose paham!" ucapan dari Deni membuat Semua Orang Kaget dan Anne pun merasa kaget dan tidak percaya.
"tidak tidak mungkin kata Gracia dia adalah seorang salesman tapi sebenarnya dia adalah Cucu kandung dari Tuan Abraham."
"Tidak aku tidak percaya ini kamu pasti berbohong" teriak Anne.
"jika aku berbohong mana mungkin Tuan Parker menyuruhku untuk berlutut bahkan tuan Parker Sangat menghormatinya" ucap Deni.
"Tuan Stuart tolong berikan aku kesempatan untuk bekerja kembali tolong katakan kepada Tuan Parker untuk tidak memecat diriku" ucap Deni.
"Aku menyuruh Parker untuk memecat dirimu karena kamu telah melakukan kecurangan aku tahu kamu mengelapkan dana Kerjasama Perusahaan EDALICE dengan Perusahaan Andora."
"Kamu tidak pantas untuk bekerja sebagai direktur nikmati saja Waktumu sebelum polisi menangkap mu"
Kini Deni pun sudah tak berdaya usahanya untuk bekerja dengan gaji tinggi sudah berakhir dia menyinggung orang yang salah kini Deni pun menyalahkan Anne.
Anne mendapatkan pukulan dan tamparan dari Deni Anne pun hanya bisa ketakutan dan menangis dalam hatinya dia sangat marah sekali dengan Gracia. dia benar-benar iri dengan Gracia. "kenapa dia selalu mendapatkan yang terbaik sementara aku selalu mendapatkan kesialan."
Kini David dan Gracia pun sudah pergi dari tempat tersebut banyak orang yang tadi menertawakan David dan Gracia kini mereka tidak ada yang berani memandanginya bahkan untuk melihat wajahnya saja mereka semua tidak mau menatapnya.
"Gracia apa dia sahabatmu?" ucap David.
"aku tidak tahu tapi dulu aku dan dia sangat akrab mungkin karena dia iri denganku padahal aku hanya ingin bersahabat dengannya saja."
"oh jadi Karena dia tidak bisa mengungguli kamu dia melakukan segala cara untuk membuatmu jatuh."
"hmm"
"tenanglah sudah tidak ada yang berani mengganggumu lagi aku berjanji akan melindungi kamu" ucap David sambil mengusap rambut Gracia.
Gracia merasa sangat senang karena bisa dilindungi oleh orang yang dicintainya. Gracia tiba-tiba mendapatkan sebuah pesan dari teman-temannya di grup bahwa akan ada reuni di hotel Green.
"Sayang ada apa?" ucap David.
"David temanku mengajak untuk bereuni apa kamu mau ikut denganku"
"Reuni?"
"David apa kamu tidak pernah ikut reuni."
__ADS_1
"Aku tidak peduli dengan semua itu reuni menurutku adalah hal yang sangat membosankan mereka semua adalah perkumpulan orang-orang bodoh yang hanya memarkan jabatan dan kekayaan mereka jika kamu adalah anak orang kaya kamu akan di perlakukan layaknya seorang ratu tapi jika kamu adalah orang miskin kamu akan dihina dan direndahkan. apa ucapan ku salah?" ucap David.
Gracia tidak menyangka bahwa omongan David adalah kebenaran. tapi dia bisa membuktikan ke David bahwa temannya bukanlah seorang anjing penjilat.
"jika kamu tidak mau ikut aku akan ke sana sendiri"
David pun hanya bisa menghela nafas. "baiklah aku akan ikut dengan mu jadi kapan reuninya."
"nanti malam"
"Baiklah aku akan membelikan mu baju dan untuk acara reuni nanti."
"tapi Aku masih memiliki baju bagus."
"tidak boleh kamu adalah calon istri dari Tuan Stuart kamu harus tampil elegan."
David dan Gracia kini berbelanja baju Setelah Puas berbelanja David dan Gracia langsung pulang ke mansion.
Setelah sampai di mansion Gracia langsung mencoba baju yang dibelikan oleh David. dalam hatinya dia merasa sangat senang sekali. "padahal aku dulu memperlakukan dirinya seperti penjahat tapi dia membalas
dengan cara memanjakan diriku dia melindungi diriku dan membelikan apapun yang aku inginkan David aku berjanji tidak akan meninggalkanmu kecuali kamulah yang berharap untuk berpisah denganku"
Kini Gracia memegang lengan David dan berjalan masuk ke dalam hotel Green. Saat Gracia masuk semua temannya melihat Gracia.
"bukankah dia Gracia"
"iya dia adalah Gracia dia sangat cantik sekali lalu siapa pria yang di sampingnya itu"
"mungkin dia adalah pacarnya dia benar-benar sangat tampan sekali."
Gracia pun menyapa teman-temannya dan memperkenalkan David dengan bangganya bahwa David adalah Pacarnya.
Kini teman lelaki Gracia pun menghampiri Gracia. dia adalah Anton jaya. dia dulunya adalah seorang idola di sekolahnya.
"Gracia lama tidak berjumpa"
"oh ketua lama tidak berjumpa juga"
Anton dulunya sangat menyukai Gracia tapi Gracia tidak pernah menyukainya kini melihat Gracia menggandeng tangan laki-laki lain membuat hati Seorang Anton marah.
__ADS_1
"Gracia dia siapa"
"aku adalah tunangan dia!" ucap David dengan marah yang melihat Anton dengan tatapan mesum kepada Gracia.
"Gracia apa benar dia adalah tunangan kamu menurutku dia tidak pantas bersamamu"
"apa maksudmu Anton" teriak Gracia dengan marah.
"apa kamu tahu Gracia aku mengadakan pesta reuni ini untuk melamar kamu tapi kamu malah membawa laki-laki lain."
"Anton aku sudah mengatakan padamu aku tidak mencintaimu sama sekali aku sudah berapa kali mengatakan itu kepadamu"
"Gracia jika kamu menikah denganku aku akan memberikan apa pun padamu aku adalah Tuan muda dari keluarga jaya."
"aku tidak peduli kamu adalah Tuan muda atau Tuan Tua aku juga tidak mau menjadi kekasihmu apa aku tidak tahu bahwa kamu pernah menghamili seseorang dan kamu menyuruhnya untuk menggugurkannya."
ucapan Gracia pun membuat teman sekelasnya menatap tidak percaya. orang yang mereka banggakan ternyata telah membuat hal yang menjijikan.
Kini Anton pun sangat marah dan ingin sekali memukul Gracia.
"Kenapa kamu diam saja apa ucapan dariku benar"
"dasar Sialan kamu Gracia." ucap Anton dengan sangat marah.
"kamu marah berarti aku benar kan apa yang aku katakan"
"Gracia apa aku tidak tahu masa lalu mu kamu dulu menikah dengan seorang pecundang kemudian kamu bercerai dengannya kan" ucap Anton.
"apa dia dulu menikah dengan seorang pecundang" ucap Semua teman Gracia.
"iya benar sekali aku dulu menikahi seorang pecundang tapi dia tidak pernah mempermainkan seorang wanita dan saat aku berpisah dengannya aku merasa sangat menyesal karena aku tidak bisa membuat dia bahagia."
"aku bahkan lebih menyesal saat dia dinyatakan telah meninggal dunia tapi ternyata Tuhan masih berpihak padaku aku bertemu lagi dengan dirinya dan orang yang ada di depanmu adalah orang yang kamu hina"
"apa?" ucap semuanya dengan kaget.
"Gracia jadi dia adalah suami kamu yang Pecundang itu"
"iya aku adalah dia?" ucap David ikut dalam pembicaraan mereka.
__ADS_1