Balas Dendam Menantu Tak Berguna

Balas Dendam Menantu Tak Berguna
Episode 57 Kabar gembira.


__ADS_3

Gracia pun mengangguk lalu kini pesan mereka berdua pun telah datang David terus melihat Gracia David sangat yakin bahwa Gracia sedang menyembunyikan sesuatu tapi dia tidak ingin menanyakan hal tersebut pada Istrinya.


David pun akan menyelidiki hal tersebut secara diam-diam lalu setelah mereka selesai makan mereka berdua pun langsung menuju ke mobil David dan Alice pun kemudian masuk ke dalam mobil kemudian mereka melajukan mobilnya menuju ke Mansion.


Singkat Cerita David pun mulai mencari informasi apa yang terjadi di kantor istrinya dia pun kemudian bertanya pada orang-orang terdekat istrinya tapi semua mengatakan dengan jawaban yang sama.


"Jika dia tidak ada masalah di perusahaan kenapa dia terlihat sangat letih apa dia sedang sakit."


David pun masih memikirkan istrinya lalu dia pun menghubungi Nana untuk mengawasi istrinya dan dia ingin tahu kondisi istrinya sedang baik-baik saja atau tidak.


Nana pun kemudian mengatakan bahwa istrinya baik-baik saja lalu dia pun kemudian menuju ke Perusahaan AL internasional untuk membahas pekerjaan tentang pembangunan sebuah teluk yang ada di kota Zurich. lalu David pun menuju ke Perusahan AL internasional.


Kini David pun kemudian telah sampai di perusahaan tersebut lalu dia pun kemudian masuk ke dalam perusahaan melihat bahwa ada David Nona Elia pun mempersilahkan duduk.


"Selamat datang kembali di perusahaan kami Tuan David."


"Nona Elia aku kesini ingin membahas tentang proyek kerjasama yang aku tanyakan kemarin aku ingin kita kerjasama untuk pembangunan Teluk yang ada di kota Zurich


"baik Tuan untuk saat ini kita harus mencarikan lokasinya terlebih dahulu tapi sebelum itu kamu jangan memanggilku nona kamu bisa memanggilku bibi karena aku dan ibumu adalah teman."


"baiklah bi"


"tapi bibi juga jangan memanggilku Tuan cukup panggil aku David saja."


"baik David"


David pun kini semakin akrab dengan Bibi Elia.


"untuk lokasinya aku sudah menemukan tempat yang bagus dan strategis tapi aku belum memiliki gambaran untuk hal tersebut"


"untuk masalah itu biar aku saja yang melakukannya vid kamu tinggal terima beres saja."


"baiklah nanti kalau kamu sudah memikirkan idenya kamu beritahu aku untuk masalah biaya pembuatannya itu masalahku Bibi tinggal menyelesaikan ide pembuatan saja." Elia pun hanya mengangguk lalu dia pun melihat David yang terlihat sangat lesu


"David sepertinya kamu terlihat sangat lesu" ucap Elia.


"apa aku terlihat seperti itu?"


"Kamu kenapa terlihat sangat lesu seperti itu apa kamu ada masalah? kalau kamu ada masalah kamu bisa ceritakan ke bibi" ucap Elia.


"tidak ada apa-apa ko bi aku baik-baik saja" ucap David.


Saat David sedang berbicara dengan bibi Elia ponsel David pun tiba-tiba berbunyi ternyata yang menelponnya adalah Nana Asisten istrinya.

__ADS_1


[Halo Nana ada apa?]


[Halo Tuan David istri Tuan pingsan]


[Apa? kenapa istriku bisa pingsan]


[Saya tidak tahu Tuan David saat saya keluar dan balik lagi ke ruangan Nona Gracia Nona sudah pingsan]


[Sekarang apa istri saya sudah di bawa ke rumah Sakit]


[Sudah sekarang dia sudah berada di rumah Sakit]


[baik aku akan segera ke sana]


"David ada apa kenapa kamu sangat panik begitu?" ucap Elia.


"maaf bi aku harus segera kembali istri saya pingsan Sekarang dia di bawa ke rumah sakit"


"baiklah hati-hati di jalan semoga istri kamu tidak apa-apa"


David pun kemudian masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit David benar-benar sangat cemas dengan keadaan istrinya.


"apa karena kemarin dia terlihat sangat lesu jadi sekarang dia pingsan" ucap David.


Kini mobil David pun telah sampai di Rumah Sakit lalu dia pun bertanya kepada petugas resepsionis dimana ruangan istrinya.


Setelah di beritahu David pun kemudian berjalan menuju ke ruangan istrinya lalu dia pun melihat istrinya sedang di periksa oleh dokter.


"bagaimana keadaan istri saya dok" ucap David.


"istri Tuan David tidak apa-apa justru ini adalah kabar gembira buat kalian berdua"


"kabar gembira apa dok?" ucap David penasaran.


"Selamat Tuan David istri Tuan sedang hamil" ucap Dokter tersebut.


"apa dok istri saya hamil" dokter pun mengangguk dan memberikan selamat pada David.


David merasa kaget sekaligus bahagia karena penantian yang di tunggu akhirnya telah tercapai David benar-benar merasa sangat senang ketika mengetahui kehamilan istrinya.


Kini Gracia pun bangun dari pingsannya David yang melihat istrinya telah bangun dia pun langsung memeluknya.


"makasih sayang aku berterimakasih pada kamu" ucap David.

__ADS_1


"terimakasih apa Hubby aku kurang paham?"


"kata dokter kamu hamil sayang?"


"apa Hubby aku hamil?" ucap Gracia.


"iya kamu hamil"


Gracia pun kemudian menangis bahagia sambil memeluk istrinya lalu dia pun berkonsultasi pada dokter hal apa yang harus di lakukan saat ibu hamil.


Dokter pun menjelaskan jika ibu hamil tidak boleh melakukan pekerjaan yang berat-berat takut akan menganggu janinnya.


David pun mengangguk penjelasan dari Dokter tersebut lalu David pun kembali memeluk Istrinya.


Dokter pun sudah memperbolehkan Gracia untuk pulang David lalu berjalan sambil memapah istrinya.


David dan istrinya pun Sekarang sudah berada di dalam mobil lalu dia pun melajukan mobilnya menuju ke mansion dia pun ingin memberikan kabar gembira pada seluruh keluarganya.


David pun kini telah sampai di mansion lalu dia pun kemudian keluar dari dalam mobil dan berjalan bersama istrinya masuk ke dalam mansion.


Alice pun mendengar bahwa Adik iparnya pingsan dia pun panik melihat David dan adik iparnya masuk ke dalam mansion Alice pun langsung menanyakan keadaan adik iparnya.


"Gracia apa kamu tidak apa-apa" ucap Alice panik.


"tidak apa-apa kak justru kita berdua ingin memberikan kabar bahagia" ucap Gracia."


"kabar bahagia apa?" ucap Alice dengan penasaran.


"aku hamil kak?" ucap Gracia dan membuat seluruh keluarga kaget.


"apa katamu kamu hamil?" ucap Alice dengan kaget.


"iya kak aku hamil"


Alice pun langsung memeluk adik iparnya dia benar-benar merasa sangat bahagia begitu juga dengan seluruh keluarganya David dan ibunya Gracia.


"Selamat sayang atas kehamilan kamu aku sangat senang sekali" ucap Santika.


"makasih bu aku juga sangat senang atas kehamilanku ini" ucap Gracia.


David pun kemudian menyuruh istrinya untuk beristirahat dia akan terus mengawasi istrinya agar tidak ada masalah dalam kehamilannya David sekarang benar-benar menjadi Suami yang siaga.


Malam harinya David pun segera tidur bersama istrinya lalu tiba-tiba istrinya ngidam untuk di buatkan rujak oleh suaminya.

__ADS_1


__ADS_2