
Brian pun tahu bahwa Yang Membuat perusahaan Istrinya hampir mengalami kebangkrutan adalah Seorang lelaki bernama Andrean. Andrean memang sangat menyukai Istrinya dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan Laura.
Brian pun kemudian mengepalkan tangannya. "Andrean Sepertinya aku akan membuat kamu jatuh ke lubang neraka" gumam Brian dengan ekspresi marahnya.
Brian pun kemudian menghubungi Sam, Brian ingin Sam menangkap Andrean dan membawa dia ke markas miliknya.
Sementara itu Andrean masih bisa tertawa, dia sudah menghubungi Laura dia mengatakan kepada Laura jika ingin perusahaannya Selamat Laura harus bercerai dengan Brian.
Laura pun tidak tahu harus memilih yang mana. Laura memang tidak mencintai Brian tapi dia tidak ingin bercerai.
Saat Laura akan mengambil keputusan tersebut tiba-tiba Saham Perusahaannya mulai meningkat secara signifikan, bahkan kenaikannya pun sangat cepat.
Laura tidak tahu apa yang terjadi, Sementara itu di Kantor Andrean justru Saham Perusahaannya miliknya mulai menurun secara drastis bahkan Banyak yang memutuskan kerjasama dengan Perusahaan miliknya.
"Kenapa bisa jadi seperti ini, Siapa yang melakukan Semua ini" ucap Andrean.
Laura juga masih tampak kebingungan tentang naiknya jumlah saham perusahaan yang sangat drastis.
"Siapa yang melakukan semua ini dan Siapa yang membantuku." ucap Laura.
Andrean benar-benar Sangat Frustasi Karena dia tidak tahu kenapa Saham perusahaan miliknya menurun drastis, Sedangkan Laura dia tersenyum kembali akhirnya Saham Perusahaan miliknya telah kembali.
Andrean pun yakin bahwa yang melakukan semua ini adalah Laura tapi dia tidak tahu dari mana Laura mendapatkan dukungan yang kuat seperti itu.
"Siapa yang membantu Laura, apa ada orang hebat yang melindungi Laura."
untuk memastikannya Andrean pun kemudian ingin sekali menemui Laura dengan tidak tahu malunya dia pun mengambil kunci mobilnya dan segera pergi ke Perusahaan milik Laura.
Sementara itu Brian sudah menugaskan Sam untuk mengikuti mobil milik Andrean.
Andrean pun tidak tahu mobilnya sedang di ikuti oleh Seseorang, Kini mobil yang mengikuti Andrean sudah berada di samping mobil miliknya.
Sam pun kemudian Membenturkan bodi mobil miliknya ke mobil milik Andrean.
Andrean pun kaget ketika ada yang sengaja menabrak mobil miliknya.
"Siapa kamu kenapa kamu berani menabrak mobil milikku" ucap Andrean.
Sam pun tanpa basa-basi langsung mengeluarkan Pistol miliknya.
"Keluar dari mobil atau aku akan menembak kamu sampai mati!" ucap Sam.
dengan ketakutan Andrean pun kemudian keluar dari mobil.
"Siapa kamu dan ada urusan apa denganku" ucap Andrean.
__ADS_1
"kamu tidak perlu tahu siapa aku dan orang yang memiliki urusan denganmu bukanlah aku melainkan bos ku" ucap Sam.
Sam pun kemudian meminta Andrean untuk masuk ke dalam mobil sebelum itu Sam sudah menghubungi Bosnya.
[Halo Bos aku sudah berhasil membawa Andrean ke dalam markas]
[bagus, aku akan segera ke sana]
Mereka berdua pun kini menutup telfonnya.
Sementara itu Andrean tidak tahu siapa bos yang di maksud oleh Sam, Andrean tidak tahu bahwa dirinya telah membuat masalah dengan Seseorang.
Kini Sam pun membawa Andrean ke markas. "kamu mau bawa aku kemana?" ucap Andrean.
"jangan banyak bicara lebih baik kamu diam saja!" bentak Sam.
Andrean pun sangat ketakutan ketika Sam membentaknya. Brian kini Sudah Pergi dengan menggunakan motor listriknya menuju ke Markas.
Kini Sam pun sudah sampai di markas sementara itu Brian masih dalam Perjalanan.
Sam pun membawa Andrean masuk ke markas dengan paksa. anak buah Brian yang lainnya pun bertanya-tanya Siapa yang Sam bawa.
"Sam Siapa dia? apa dia anggota baru"
"apa? dia memiliki masalah dengan bos, apa dia tidak takut mati." ucap anak buah Brian yang lainnya.
"Siapa bos yang mereka maksud kenapa dia mengincar diriku apa aku memiliki masalah dengannya." gumam Andrean.
kini Brian pun telah sampai di markas. melihat ada Bos yang yang datang anak buahnya pun langsung menyambutnya.
"Selamat datang bos" ucap Anak buahnya.
"dimana Sam?" ucap Brian.
"dia sedang berada di ruang bawah tanah bos" ucap Anak buahnya.
Brian pun kemudian pergi ke ruang bawah tanah tempat di mana Andrean sedang di sekap oleh Sam dan yang lainnya.
Brian pun kini sudah berada di ruangan penjara bawah tanah. Saat Brian berjalan mendekat Brian pun kemudian membuka tutup mata milik Andrean.
Andrean pun kemudian melihat sekilingnya dirinya berkali-kali sudah di siksa oleh Sam dan yang lainnya.
Andrean pun kemudian melihat sosok laki-laki yang berada di depan matanya.
"Kamu......" ucap Andrean.
__ADS_1
"Andrean bagaimana keadaanmu apa kamu baik-baik saja." ucap Brian.
"Kamu....... apa yang kamu lakukan disini" ucap Andrean.
"Aku ingin membuat kamu menderita" ucap Brian.
"Sam pukul dia sampai mati" ucap Brian.
"Baik Bos" ucap Sam.
"Brian, Siapa kamu sebenarnya" ucap Andrean.
"aku hanyalah menantu sampah di keluarga Kiehl" ucap Brian.
"Kenapa kamu melakukan semua ini" ucap Andrean dan siapa mereka semua.
"Kamu tidak perlu tahu dan yang lebih penting kamu telah membuat masalah di perusahaan istriku sepertinya kamu sudah bosan hidup." ucap Brian.
Andrean pun tidak tahu bahwa orang yang di balik semua ini adalah Brian.
"Brian apa kamu yang membuat perusahaan milikku hampir bangkrut" ucap Andrean.
"ternyata otak kamu cukup cerdas juga" Ucap Brian.
"Tapi, bukankah kamu adalah menantu pecundang dari mana kamu memiliki kekuatan untuk membuat perusahaan milikku menjadi seperti itu" ucap Andrean.
"Andrean..., Seperti biasa kamu itu benar-benar sangat bodoh Kamu bahkan tidak mengetahui siapa aku dan bahkan kamu berani merebut istriku apa yang kamu inginkan dari istriku" ucap Brian.
"tentu saja aku ingin dia menjadi milikku dari pada dia harus hidup dengan suami pecundang seperti kamu" ucap Andrean.
"Andrean apa kamu pernah mendengar kata-kata ini 'Orang Kuat selalu menyembunyikan identitasnya' Sepertinya kamu benar-benar harus tahu siapa aku sebenarnya" ucap Brian.
"Sam ini perintah pukul dia sampai mati lalu buat semua Perusahaan Andrean menjadi bangkrut dan jika perlu mayatnya buang saja ke dasar laut biar dia di makan oleh hiu" ucap Brian.
Brian pun kemudian pergi meninggalkan markas dia tidak ingin mengotori tangannya sendiri.
"Siapa kalian sebenarnya" teriak Andrean.
"Siapa Brian sebenarnya" teriak Andrean kembali.
"Andrean sepertinya ini adalah hari terakhirmu dan kamu telah mencari musuh yang salah, Orang yang kamu hina selama ini adalah Seorang Bos Mafia Blood dan dia juga Tuan muda dari keluarga Stuart. apa kamu sudah mengerti" ucap Sam.
"dia adalah Bos mafia Blood dan Tuan muda dari keluarga Stuart, tidak itu tidak mungkin kalian pasti sedang berbohong kan" ucap Andrean.
"Sepertinya kamu masih tidak percaya dengan semua ini atau aku harus menyiksa kamu sampai mati supaya kamu percaya." ucap Sam.
__ADS_1