
"Siapa dia kenapa dia curiga denganku jangan sampai dia tahu bahwa akulah yang telah menyadap ruangan Nona Gracia jika dia tahu rencana untuk menghancurkan perusahaan ini akan gagal dan aku pasti akan mendapat hukuman dari bos." gumam Lia
David pun melihat dari ekspresi wajahnya bahwa wanita itu telah berbohong dan ketika David mengatakan dirinya menuduh Lia datang ke ruangan istrinya saat itulah Lia langsung panik.
David pun jadi semakin yakin bahwa Lia lah yang telah menyadap ruangan istrinya.
Singkat Cerita mereka pun telah selesai makan-makan kemudian David dan Gracia pun langsung pulang ke Mansion di mobil David mulai menjalankan aksinya.
"hubby aku rasa bukan dia pelakunya" ucap Gracia.
"kenapa kamu yakin bahwa dia bukanlah pelakunya."
"ini hanya pemikiranku saja"
"tapi menurutku dia lah pelakunya aku melihat dari ekspresi wajahnya ketika aku mengatakan apakah dia masuk ke ruangan kamu aku melihat ekspresinya benar-benar sangat panik"
"apa mungkin kejadian ini ada hubungannya dengan Adhitama Grup"
"mungkin saja dia ingin memanfaatkan perusahaan kamu supaya bisa menguasai perusahaan milikmu" ucap David.
David pun lalu menghubungi Yelena.
[Halo Yelena]
[Halo David ada apa?]
[apa kamu sudah mulai melakukan rencananya]
[sudah David kali ini aku sudah mulai melakukan rencananya]
[baguslah jalankan terus rencananya]
[David besok perusahaan Adhitama ingin bekerja sama dengan Perusahaan milik istrimu]
"Sesuai dugaanku" gumam David.
[baiklah terimakasih atas informasinya]
David pun langsung menutup telfonnya. "hubby perusahaan Adhitama Grup ingin bekerja sama dengan Perusahaan Milikku"
"hah benar sekali ini sesuai dengan dugaan dariku dia pasti ingin menggali lebih banyak informasi dari Lia"
Sampailah kini David di Mansion David pun kemudian langsung mendengar apa yang di lakukan oleh Lia melalui alat penyadap tersebut.
Kini Lia pun sudah berada di apartemennya dia pun mendapatkan panggilan dari seseorang.
[Halo Lia bagaimana apa kamu sudah berhasil]
[tenang saja bos aku sudah berhasil memasukan Alat penyadap di ruangan CEO.]
[bagus kali ini aku akan merebut perusahaan Norton Grup setelah itu EDALICE Corporation]
[Aku yakin kamu bisa melakukannya semuanya bos]
__ADS_1
David yang mendengar percakapan itu pun jadi semakin tersenyum. "jika kalian berdua ingin menguasai Perusahaan milikku dan istriku kalian harus kenali siapa lawanmu" gumam David.
David pun lalu menghubungi Rey.
[Halo Rey aku ada tugas untukmu]
[Tugas apa Bos]
[kamu cari informasi tentang wanita ini] David pun langsung mengirimkan foto pada Rey.
[Baik bos aku akan segera menyelidikinya]
Rey pun mulai mencari informasi tentang Wanita yang bernama Lia tersebut sementara itu Istrinya kini sedang bersama dengan Kakaknya.
David pun mulai bercerita dengan Kakaknya bahwa ada orang yang mencurigakan di perusahaan Istrinya.
"David apa dia ada hubungannya dengan Perusahaan Adhitama"
"aku rasa begitu dan aku juga telah menaruh alat sadap di tas miliknya aku tadi mendengar bahwa dia di beri tugas untuk menghancurkan perusahaan istriku dan dia juga ingin menguasai perusahaan EDALICE"
"itu berarti hanya Adhitama Grup lah yang melakukan semua ini"
"yang lebih meyakinkan lagi adalah mereka juga akan melakukan kerjasama dengan Perusahaan istriku" ucap David.
"Kak besok aku ada urusan aku ingin Kakak atau Alex menjaga istriku" ucap David.
"Baiklah aku yang akan menjaga adik iparku lagi pula aku sedang tidak sibuk"
Hari pun semakin malam David langsung menggendongnya Gracia lalu merebahkannya di ranjang.
"untuk istriku tersayang mana mungkin aku akan lelah justru aku merasa sangat senang"
"Makasih Hubby"
"Kamu adalah istriku dan sudah kewajibanku untuk menjaga kamu jangan pernah menyerah sayang aku yakin Kaki kamu pasti akan sembuh"
"aku juga yakin bahwa kakiku akan sembuh"
"Sayang besok kamu pergi bekerja dengan Kakak ipar aku masih ada urusan perusahaan"
"Selesaikan urusan kamu hubby aku akan merasa senang dengan Kakak ipar"
"jadi kamu tidak merasa senang denganku"
"apa yang kamu katakan aku sangat senang sekali denganmu tapi aku tidak ingin ada karyawan wanita yang genit terhadapmu"
"memangnya ada karyawan wanita di perusahaanmu yang seperti itu"
"banyak waktu di perusahaan aku melihat para wanita memandangi wajahmu jadi aku benar-benar kesal kamu itu hanya milikku siapapun yang ingin merebutnya dariku harus melawanku dulu" ucap Gracia.
"ternyata istriku benar-benar cemburu"
"mana mungkin aku tidak cemburu ketika suaminya di lirik oleh para wanita-wanita seperti itu."
__ADS_1
"baiklah karena istriku cemburu aku akan memberikan hadiah untukmu" David pun langsung mencium bibir lembut istrinya.
"tidurlah kamu sudah lelah Kan besok kita akan bekerja jangan sampai kamu sakit"
"hubby"
"hmm"
"aku mencintaimu" ucap Gracia lalu mencium bibir Suaminya.
"aku juga mencintaimu"
David dan Gracia pun mulai tidur saling berpelukan.
Keesokan harinya David dan Gracia kini sedang sarapan pagi David pun mendapat pesan dari Yelena bahwa Pimpinan Adhitama Grup akan datang ke Perusahaan Norton Grup.
"Kak Pimpinan Perusahaan Adhitama akan datang ke Perusahaan istriku aku ingin Kakak menjaga istriku"
"tenang saja adikku aku pasti akan menjaga adik ipar aku yakin dia pasti tidak akan berani berbuat macam-macam"
"baguslah"
David pun lalu menghubungi Rey.
[Rey bagaimana informasinya apa kamu sudah menemukannya]
[Sudah bos aku sudah menemukan informasi secara detail]
[bagus coba kirimkan semua informasinya padaku]
[baik bos]
David pun mendapatkan informasi tentang Wanita yang bernama Lia tersebut.
Informasi tersebut sudah dikirim kepada David dan Kini David mulai membaca informasi wanita yang bernama Lia.
menurut informasi Lia adalah Seorang Kriminal dulunya dia pernah membunuh seseorang tapi Yudis Adhitama membebaskannya dari penjara dan dia pun memanfaatkan Lia untuk menjadi pion nya.
Lia membunuh rekan bisnisnya ketika temannya itu melaporkan bahwa Lia telah melakukan korupsi karena tidak ingin informasi bocor Lia pun langsung membunuh temannya tersebut.
"membunuh seseorang yang tidak bersalah tapi masih bisa keluar dengan bebas benar-benar konyol"
"apa mungkin ada polisi yang bekerja sama dengan Yudis Adhitama. tidak mungkin untuk seorang pembunuh bisa berkeliaran dengan bebas."
Menurut informasi kembali Lia dulu bekerja di Perusahaan JL Corporation. tapi sekarang perusahaan tersebut sudah mulai bangkrut karena adanya kasus korupsi yang sangat besar dan karena Perusahaan tempat Lia hancur Lia pun langsung pergi dengan membawa semua uang hasil korupsinya tapi sebelum dia pergi dia membunuh temannya lalu sehari setelah itu Lia di tangkap dan di masukan penjara oleh Polisi tapi Yudis membebaskan wanita tersebut.
David pun lalu menghubungi Alex.
[Halo Alex]
[Halo Bos ada apa? apa ada Tugas]
[ikut aku sekarang kita akan pergi ke Perusahaan JL Corporation]
__ADS_1
[Baik Bos]
David pun kini menutup telfonnya. "Saatnya permainan di mulai Yudis Adhitama" ucap David sambil tersenyum.