
"bukankah Kakak ipar sudah mempunyai pasangan"
"hah? Siapa?"
"Alex sepertinya dia sangat menyukai Nona"
"hah mana mungkin dia sangat menyukaiku itu tidak mungkin"
"tapi Kakak ipar juga menyukai Alex kan"
"aku tidak tahu perasaan apa ini saat pertama kali aku bertemu dengannya aku mulai merasa nyaman apalagi saat melakukan perjalanan bisnis ke luar kota aku benar-benar senang pergi dengannya"
"itu berarti Kakak ipar sangat mencintai Alex." ucap Gracia.
"hah benarkah apa itu yang namanya cinta" ucap Alice dengan canggung"
Sementara itu David dan Alice baru saja melakukan kerjasama dengan Perusahaan JL Corporation dia akan membantu JL Corporation menangkap Lia.
"Alex cari informasi William Adhitama Sekarang mereka berada di mana?"
"baik Bos"
Sementara itu Yudis Adhitama mengira bahwa rencananya akan berhasil dan dia bisa menguasai seluruh saham Norton Grup tapi dia tidak tahu bahwa dia telah masuk ke dalam Perangkapnya sendiri.
David sudah menyiapkan rencana ini dari Awal untuk mengantisipasi Yudis Adhitama jika bermain dengan cara yang licik dan cerdik David lah yang bisa melakukan semuanya kini Yudis Adhitama benar-benar telah masuk ke dalam jaring laba-laba miliknya.
tinggal menunggu waktu yang pas untuk membuat Yudis Adhitama jadi santapan laba-laba.
Sementara itu David menghubungi Istrinya.
[Halo istriku]
[Halo Hubby aku sudah melakukan kerja sama dengan Adhitama Grup]
[baguslah kita akan memanfaatkan dia sebelum kita mendorongnya ke jurang]
[Oh ya Hubby sekarang kamu berada di mana]
[aku habis melakukan kerjasama dengan Perusahaan JL Corporation]
[bukankah Perusahaan itu telah bangkrut]
[aku menanamkan modal di Perusahaan JL Corporation mereka juga akan menjadi saksi tentang pembunuhan yang dilakukan oleh Lia kepada rekan bisnisnya]
[jadi kamu sudah mendapatkan kekuatan baru]
__ADS_1
[benar sayang aku sudah mendapatkan bantuan dari JL Corporation kita bisa menang melawan mereka]
Singkat cerita David dan istrinya baru saja selesai berbicara melalui telfon kini David pun sedang mencari siapa lagi yang telah menjadi korban dari Yudis Adhitama.
"Alex bukankah Steve Lincoln dulunya di manfaatkan oleh Yudis"
"apa bos akan melakukan kerjasama dengan Steve Lincoln"
"tidak aku tidak akan melakukan kerjasama dengannya aku hanya menggunakannya sebagai pion lagi pula dia tidak pantas untuk bekerjasama denganku" ucap David.
"aku dengar dia adalah anak haram dari Javier Lincoln lalu dimana istri sahnya Sekarang"
"istri sahnya sekarang berada di kota Armer sekarang wanita itu bekerja di Perusahaan AL internasional sebagai seorang pimpinan Perusahaan."
"apa dia adalah Seorang yang kaya"
"dia berasal dari keluarga Elia yaitu Keluarga terbesar di kota Armer bahkan juga termasuk keluarga besar di negara ini"
"Kita akan pergi ke kota Armer sekarang tapi sebelum itu kita harus pergi ke markas untuk mengambil helikopter kita akan ke sana dengan menggunakan helikopter"
David dan Alex pun kini menuju ke Markas sesampainya di Markas David dan Alex langsung masuk ke dalam helikopter.
Alex yang mengendarai Helikopter tersebut.
Semua orang pun memandangi helikopter tersebut mereka yakin bahwa orang tersebut adalah orang kaya di negara ini.
David dan Alex pun kini keluar dari Helikopter Semua tercengang ketika melihat David dan Alex apa lagi untuk Seorang wanita.
"benar-benar pria yang tampan aku ingin menikahinya."
"mereka berdua sangat-sangat tampan apa dia berasal dari keluarga Kaya"
David dan Alex pun terus berjalan menuju ke Perusahaan AL internasional. kini David dan Alex sudah berada di dalam Perusahaan tersebut dan David kini sedang berbincang dengan Resepsionis Perusahaan tersebut.
"Nona aku ingin bertemu dengan Pimpinan AL internasional apa dia sedang berada di sini"
"mohon maaf Tuan apa tuan sudah ada janji dengan Nyonya.
"katakan saja pada Pimpinan Perusahaan ini orang yang bernama David Stuart ingin bertemu denganmu"
"tapi Tuan harus membuat janji terlebih dahulu"
"lalu bisakah kamu mengatakan CEO EDALICE ingin bertemu dengan Bos kamu"
Resepsionis itu pun kaget ketika David mengatakan bahwa dirinya adalah CEO EDALICE Corporation bagaimana Resepsionis itu tidak tahu tentang Perusahaan EDALICE.
__ADS_1
"maafkan saya Tuan saya akan segera menghubungi Nyonya Elia."
Resepsionis itu pun menghubungi Nyonya Elia ketika mendengar hal itu pun nyonya Elia langsung kaget dan tidak percaya lalu Nyonya Elia pun datang sendiri untuk menemui David dan Alex.
Kini Nona Elia pun sudah berada di lantai bawah dia pun langsung menyapa David dan Alex.
"Suatu kehormatan untuk bisa bertemu dengan kalian berdua Tuan David dan Tuan Alex."
"apa kamu Nyona Elia"
"benar Tuan saya adalah Nyonya Elia saya adalah Pemilik Perusahaan ini"
"Nyonya aku ingin membahas kerjasama dengan Perusahaan ini bisakah kita pergi ke tempat yang lebih nyaman."
"baik Tuan David."
David dan Alex pun pergi ke sebuah Cafe di depan Perusahaan di temani oleh Nyonya Elia kini David pun sudah berada di Cafe tersebut.
"Nyonya aku akan menanamkan modal investasi kepada Nona sebesar dua triliun dan aku akan mengirimkan sebuah proyek untuk Nona lalu nona yang akan mengerjakan proyek itu"
"Tapi sebelum itu aku ingin bertanya nyonya apa Nyonya kenal dengan Seorang Pria bernama Steve Lincoln anak dari Javier Lincoln."
"darimana kamu tahu nama itu apa hubungan kamu dengannya"
"aku hanya tanya saja apa kamu kenal dengan mereka berdua"
"Mereka berdua adalah orang-orang brengsek terutama Javier Lincoln dia adalah anak haram Keluarga Lincoln memangnya ada apa apa dia membuat masalah dengan kamu Tuan jika di membuat masalah dengan kamu ini tidak ada hubungannya denganmu" ucap Nyonya Elia.
"tenang saja Nyonya aku kesini bukan untuk menuntut kamu aku hanya ingin membantu kalian untuk balas dendam pada Keluarga Lincoln"
"balas dendam?"
"Nyonya apa Nona tidak ingin balas dendam dengan mereka nona di khianati oleh Suami Nyonya bahkan suami Nyonya telah mempunyai anak dari Perempuan lain yang bukan darah daging Nyonya tapi sekarang dia adalah Pewaris utama keluarga Lincoln dan anak Nona malah seperti menjadi anak buangan"
"tapi aku sekarang hidup dengan bahagia walaupun aku masih memiliki dendam dengannya"
"apa Nyonya tahu dia telah bekerjasama dengan Perusahaan Adhitama apa Nyonya tidak memiliki dendam dengan Perusahaan itu"
"Perusahaan Adhitama aku memiliki dendam dengannya"
"Nyonya kita juga memiliki dendam dengan Perusahaan Adhitama terutama William Adhitama dan seluruh keluarga Adhitama bagaimana Nyonya apa Nyonya tertarik untuk bekerjasama denganku menghancurkan mereka."
"baiklah aku setuju"
David dan Nyonya Elia pun kini sudah sepakat untuk bekerjasama.
__ADS_1