
"terimakasih David Mulai Sekarang aku pasti akan menjadi ibu yang baik dan aku pasti akan mendukung Pernikahan kalian."
"makasih bu" ucap Gracia.
"Walaupun David telah memaafkan kamu tapi aku tidak akan memaafkan mu sampai kapanpun. Gracia aku menganggap dirimu sebagai adik iparku tapi aku tidak akan pernah menganggap ibu kamu sebagai ibuku karena aku masih tidak terima apa yang telah dia lakukan pada adikku" ucap Alice
Alice pun langsung pergi meninggalkan ruang tamu dengan keadaan yang marah.
David pun hanya menghela nafas mungkin butuh beberapa waktu untuk membuat Kakaknya tenang.
Kini David pun sedang menghampiri Kakaknya.
"Nona Alice memang orangnya seperti itu dia sangat menyayangi adiknya bahkan ketika adiknya terluka sedikitpun dia pasti tidak akan terima apalagi ketika dia tahu bahwa anda yang telah membuat adiknya menderita selama ini." ucap Alex.
"dan Anda harus ingat Nona Alice bukanlah wanita lembut yang kamu kira dia adalah wanita yang sangat menakutkan selain itu dia juga memiliki identitas lain yaitu Queen Rose kamu pasti tahu kan nama itu" ucap Alex.
mendengar nama Queen Rose Santika pun kaget tak percaya dia benar-benar ingin sekali mengakhiri hidupnya karena sudah berani membuat masalah dengan adik dari Mafia Queen yaitu Mafia perempuan yang paling mengerikan.
"mungkin Nona Alice hanya marah padamu karena kamu adalah calon ibu mertuanya Tuan muda tapi jika Nona Alice melihat kamu membuat masalah lagi jangan harap kamu bisa hidup dengan tenang" ucap Alex.
"jika kamu ingin hidup disini jangan pernah membuat masalah"
"Aku pasti tidak akan membuat masalah disini aku pasti akan berubah" hanya itulah kata-kata yang bisa di ucapkan oleh Santika.
"Andai saja waktu itu aku tidak membuat David celaka mungkin semua keluarga Stuart akan menerima dirinya." gumam Santika.
Karena harta dirinya menjadi buta dan bahkan memanfaatkan anaknya sendiri tapi justru dialah yang membuat dirinya sendiri menderita ternyata benar bahwa harta tidak akan menjamin sebuah kebahagiaan.
Sementara itu David sedang duduk bersama dengan Kakaknya. "Kak kenapa Kakak tidak mau memaafkan kesalahan ibunya Gracia.
"Mana mungkin aku akan memaafkan wanita seperti dia dia orang yang telah membuatmu hampir mati apa aku akan terima jika kita hidup bersama calon pembunuh."
__ADS_1
"tapi Kak dia sudah meminta maaf dan dia benar-benar sudah berubah"
"jika kamu dulu benar-benar telah mati apa dia akan pergi ke makam kamu dan meminta maaf tapi bagiku itu tidak mungkin dia pasti tidak akan datang justru mungkin dia akan merasa sangat senang karena telah menyingkirkan menantu sampah seperti kamu" ucap Alice.
"tapi ketika kamu selamat dia berpura-pura meminta maaf padamu karena kamu telah menjadi orang yang sukses seperti sekarang"
"Mungkin Kakak harus mendinginkan kepala dulu" ucap David lalu meninggalkan Alice
David pun kini pergi meninggalkan Alice dan menuju ke ruang tamu melihat David telah kembali Gracia pun langsung bertanya.
"bagaimana dengan Kakak ipar apa dia sudah mau memaafkan ibu"
"butuh waktu untuk membuat Kakakku memaafkan ibu tenang saja sayang dia memang orang seperti itu aku sudah tahu sifatnya seperti apa dia walaupun dia pemarah tapi dia adalah wanita yang sangat penyayang."
"Gracia antar ibu ke kamar" ucap David.
"tidak usah David aku akan pulang saja aku tidak mau merepotkan kamu apalagi aku telah berbuat salah padamu selama ini"
"tapi David aku tidak pantas untuk tinggal di tempat ini lebih baik aku pulang saja dan menempati rumahku walaupun tidak sebesar rumah ini Tapi aku merasa sangat nyaman."
"tapi apa kamu tidak merasa sangat kesepian kamu tinggal disana sendirian."
"Kalau aku kesepian aku bisa datang ke keluarga Norton disana masih ada keluargaku "ucap Santika.
"baiklah jika itu adalah keputusan darimu aku tidak akan memaksa tapi jika kamu ingin datang kesini dan merindukan anakmu datanglah."
"Sayang apa kamu akan mengantarkan ibu Kembali"
"iya aku akan mengantarkan ibu kembali kerumah"
"baiklah hati-hati di jalan sayang"
__ADS_1
Gracia pun kini mengantarkan ibunya untuk kembali ke rumah dalam perjalanan Santika pun masih penasaran apa yang dikatakan oleh David.
"Gracia kenapa David melepaskanku dan tidak membuatku masuk penjara"
"kan ibu sudah dengar kan bahwa dia melepaskan ibu karena aku tidak ingin kehilangan sosok kasih sayang dari ibu"
"Bu aku masih sangat merasa senang Karena masih memiliki seorang ibu ya walaupun ibu selalu memanfaatkan diriku demi sebuah ambisi"
"tidak seperti David sejak kecil dia harus kehilangan ibunya dia benar-benar hidup tanpa kasih sayang dari ibunya."
"lalu dimana ayah David sekarang apa dia sudah meninggal"
"dia sangat membenci ayahnya Karena ayahnya lah yang membuat ibunya meninggal dan bahkan dia mengusir Ibunya David dan Alice dari rumah dan membuat Ayahnya menikah lagi dengan selingkuhannya."
"Karena itulah David sangat membenci ayahnya bahkan ingin sekali membalas dendam kepada Ayahnya."
"jika aku menjadi David pun aku akan melakukan hal yang sama tapi aku justru tidak seperti dia yang hidup didalam kegelapan sementara aku masih hidup dengan sedikit cahaya yang menerangi diriku."
"tapi seharusnya aku sadar bahwa saat pertama kali aku menikah dengannya seharusnya aku sudah tahu bahwa aku mengenal David adalah orang yang telah menyelamatkanku" ucap Gracia.
"pantas saja dia selalu melindungi kamu walaupun dia dulu adalah pecundang tapi dia benar-benar tulus mencintaimu bahkan ketika kamu bercerai denganmu dan kamu akan menikah dengan Xavier dia masih tetap menyalamatkan kamu dari Xavier yang hanya memanfaatkan harta keluarga Norton saja."
"aku tidak tahu jika aku menikah dengan Xavier dulu dan David tidak datang untuk menyelamatkan diriku mungkin aku akan hidup menderita dan aku pasti akan mendapat banyak siksaan darinya atau mungkin kita semua keluarga Norton akan di buang oleh Xavier."
"tapi untung saja David membongkar semuanya dan akhirnya aku tidak jadi menikah dengan Xavier."
"mungkin aku dari dulu memang sudah jatuh cinta dengan David tapi aku malu untuk mengatakan yang sebenarnya tapi ketika David dikira sudah mati saat itulah aku paham bahwa aku sangat mencintai David."
"apa sampai sekarang kamu masih mencintainya".
"tidak hanya sekarang bahkan selamanya aku akan tetap mencintainya walaupun dulu aku sudah berbuat jahat terhadap dirinya dia tetap tersenyum dan memaafkan kesalahanku mana mungkin aku tidak mencintainya bagiku dia adalah laki-laki yang sempurna" ucap Gracia sambil tersenyum.
__ADS_1
.