
apa kamu pernah mencurigai seseorang saat kamu bekerja atau adakah orang yang tidak membuatmu nyaman."
"tidak Semua karyawan disini sangat menyenangkan"
"Sangat menyenangkan bagaimana kalau menurut kamu ada pengkhianat di Perusahaan ini" ucap David.
"Pengkhianat? mana mungkin akan ada pengkhianat disini" ucap Gracia.
"kalau kamu tidak percaya baiklah akan aku buktikan."
David pun kini mengambil alat penyadap dari balik meja kerja istrinya dan kamera pengintai.
"Sejak kapan ada benda seperti ini disini" ucap Gracia.
"dilihat dari pemasangannya sepertinya belum lama aku yakin bahwa pengkhianat perusahaan masih berada di sini"
"apa yang membuat kamu yakin bahwa dia masih bekerja disini"
"karena dia tidak akan keluar sebelum semua rencananya berhasil" ucap David.
"jadi siapa yang melakukan Semua ini."
"Sayang siapa yang sering masuk ke ruanganmu" ucap David.
"yang sering keruanganku itu Asistenku" ucap Gracia.
"lalu siapa lagi selain Asistenmu" ucap David.
"Office Girl dia sering kesini karena selalu membawakan minuman untukku."
"apa ada orang yang baru masuk kerja ke perusahaan ini."
"aku belum coba aku akan tanyakan pada HRD yang bekerja disini"ucap Gracia.
David pun kemudian menuju ke ruangan HRD David mendorong kursi roda istrinya. Sampailah mereka di ruangan HRD.
"Selamat datang kembali di perusahaan Nona" ucap HRD tersebut.
"Pak saya mau tanya apa disini ada karyawan baru?"
"Karyawan baru? oh untuk itu kemarin ada yang melamar disini dia seorang wanita dia sekarang bekerja sebagai departemen pemasaran."
"aku ingin melihat bagaimana orangnya."
"baik Nona aku akan segera panggil dia?"
"tidak usah aku akan ke sana sendiri" ucap Gracia.
David dan Gracia pun kini meninggalkan ruangan HRD kemudian mereka pun berjalan menuju ke tempat Departemen Pemasaran.
Sampailah mereka di tempat tersebut ketika Gracia datang semua orang yang bekerja pun langsung menyambutnya.
Salah satu orang pun datang menghampiri Gracia.
"Maaf Nona saya ketua Departemen disini ada apa Nona datang kesini?" ucap orang tersebut.
"aku hanya meninjau kalian saja" ucap Gracia lalu Gracia pun melihat Seorang Wanita yang baru di lihatnya.
"Maaf apa kamu karyawan baru disini" ucap Gracia.
__ADS_1
"iya Nona aku karyawan baru disini aku baru mulai kerja kemarin"
"Nama kamu siapa"
"Nama saya Lia Nona" ucap Lia sambil menjabat tangan Gracia tapi matanya malah melirik David.
David pun acuh tak acuh dengan wanita tersebut justru David malah curiga wanita tersebut adalah orang yang telah memasang kamera pengintai.
"Sayang aku kita pergi" ucap David.
"hmm"
David pun langsung meninggalkan tempat tersebut.
"bagaimana apa ada orang yang kamu curigai" ucap David.
"Belum ada tapi aku merasa Lia itu bukan orang biasa".
"aku juga merasa seperti itu aku curiga dia yang telah melakukan semua ini tapi kita jangan mengambil kesimpulan terlebih dahulu."
"Mungkin Kita akan bertanya pada Asistenmu" ucap David.
David dan Gracia kini sudah bersama dengan Nana Asistennya Gracia.
"Nana apa kamu kemarin melihat ada yang masuk ke ruangan ku " ucap Gracia.
"maaf Nona aku tidak tahu sama sekali tapi aku kemarin melihat ada seorang wanita yang masuk ke ruangan nona" ucap Nana.
"Seorang Wanita? apa kamu tahu ciri-cirinya" ucap David.
Nana pun langsung menjelaskan ciri-ciri dari Wanita tersebut setelah diamati ciri-ciri wanita tersebut sangat mirip dengan seorang wanita yang bernama Lia Karyawan barunya.
Kini David pun semakin yakin bahwa dia lah orangnya.
David dan Gracia pun kini kembali ke ruangan. "hubby apa dia yang melakukan semua ini" ucap Gracia.
"aku yakin dia yang melakukan semua ini tapi kita belum mendapatkan bukti apa pun" ucap David
"mungkin kita bisa mencari bukti dengan cara ini?"
"Cara apa?"
"dia telah menyadap ruangan ini sekarang giliran kita yang menyadapnya."
"tenang saja sayang aku akan mencari bukti untukmu"
"lalu bagaimana caranya kita melakukannya."
"Suruh dia untuk bertemu denganmu sayang aku yang akan melakukannya." ucap David.
"baiklah Nanti aku akan menyuruhnya untuk makan denganku
David pun mulai menyusun rencana.
Singkat Cerita David dan Gracia pun sudah berada di restoran dan mereka pun menunggu kedatangan Lia.
"hubby apa dia tidak datang" ucap Gracia.
"tenang saja sayang dia pasti akan datang"
__ADS_1
Ketika David dan Gracia sedang menunggu Lia mereka pun melihat ada keributan David dan Gracia pun langsung menghampiri tempat keributan tersebut.
David dan Gracia pun melihat bahwa Yang ribut adalah Lia bersama dengan Seorang Laki-laki.
David pun hanya tersenyum Karena rencananya akan berhasil kini David sudah berada di kerumunan dia pun langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan memasukan alat penyadap di tas milik wanita tersebut.
"Lia ada keributan apa ini"
"maaf Nona dia telah menabrakku dan membuat baju milikku kotor"
"sudahlah hanya baju saja cepat kalian berdua saling memaafkan Lia bukankah kita disini untuk makan bersama."
"baik Nona"
Gracia dan Lia pun pergi dan David pun langsung mendorong Kursi Roda Istrinya. kini mereka bertiga pun sudah duduk bersama.
"maaf Nona kenapa Nona mengajak saya untuk makan"
"aku hanya ingin mengenal karyawan baru saja"
"apa kamu ingin memesan minuman" ucap Gracia.
"memangnya boleh Nona"
"Silahkan pesan saja aku yang traktir"
"hubby apa kamu juga ingin pesan juga"
"aku akan pesan apa yang kamu pesan"
"baiklah."
Kini Mereka bertiga pun sudah memesan makanan
"Lia apa kamu sebelumnya sudah pernah bekerja di perusahaan"
"aku dulu pernah bekerja di perusahaan itu bangkrut
"bangkrut? bangkrut karena apa?"
"aku tidak tahu sama sekali"
David pun mulai melakukan aksinya dia pun lantas berbicara dengan Lia.
"maaf Nona Lia aku mau tanya apa kemarin Nona datang ke ruangan istriku"
"tidak aku tidak datang kesana sama sekali memangnya ada apa?"
"tidak ada apa-apa? ruangan istriku adalah ruangan pribadi jadi tidak ada yang boleh datang ke ruangannya."
"kecuali kalau ada kepentingan saja"
"aku baru masuk kerja kemarin mana mungkin aku akan tahu ruangan Nona Gracia"
"oh maaf karena aku mencurigai kamu"
"tidak apa-apa"
"Siapa dia kenapa dia curiga denganku jangan sampai dia tahu bahwa akulah yang telah menyadap ruangan Nona Gracia jika dia tahu rencana untuk menghancurkan perusahaan ini akan gagal dan aku pasti akan mendapat hukuman dari bos." gumam Lia
__ADS_1
David pun melihat dari ekspresi wajahnya bahwa wanita itu telah berbohong dan ketika David mengatakan dirinya menuduh Lia datang ke ruangan istrinya saat itulah Lia langsung panik.
David pun jadi semakin yakin bahwa Lia lah yang telah menyadap ruangan istrinya.