
"Nyonya kita juga memiliki dendam dengan Perusahaan Adhitama terutama William Adhitama dan seluruh keluarga Adhitama bagaimana Nyonya apa Nyonya tertarik untuk bekerjasama denganku menghancurkan mereka."
"baiklah aku setuju"
David dan Nyonya Elia pun kini sudah sepakat untuk bekerjasama.
"kalau boleh tahu kenapa kamu mempunyai dendam dengan Keluarga Adhitama" ucap Nyonya Elia"
"Karena William si bajingan itu telah membunuh salah satu orang yang berharga bagiku" ucap David.
"kenapa kita memiliki dendam yang sama?"
"apa maksudmu Nyonya"
"aku juga kehilangan sesuatu yang paling berharga bagiku aku telah kehilangan anak kandungku gara-gara seorang yang bermarga Adhitama."
"apa Nyonya telah kehilangan anak Nyonya dasar brengsek dia pantas untuk mati ternyata mereka bukan hanya membuat ibuku mati ternyata mereka juga telah membunuh anak yang tidak bersalah"
"jadi ibu kamu mati gara-gara keluarga Adhitama."
"baiklah Nyonya aku akan katakan semuanya."
Akhirnya David pun menceritakan semuanya bahwa dulu ibunya adalah Istri dari William Adhitama ibunya David memiliki dua orang anak yaitu dirinya dan Kakaknya Alice tapi William malah berselingkuh dengan wanita lain dan membuat ibuku di usir dari rumah begitu juga dengan Kakakku saat itu ibu sedang mengalami sakit dan bahkan David menjadi seorang gelandangan beberapa bulan kemudian ibunya David meninggal hal itulah yang membuat David mempunyai dendam dengan ayah kandungnya.
"begitulah ceritanya Nyonya" ucap David.
entah kenapa Nyonya Elia meneteskan air matanya "kamu pasti selama ini selalu menderita"
"kalau boleh tahu siapa nama ibu kamu"
"Namanya Elena Stuart" ucap David.
Nyonya Elia pun berpikir bahwa namanya sangat mirip dengan sahabatnya.
"Tuan David apa kamu punya foto ibu kamu" ucap Nyonya Elia.
"memangnya Kenapa Nyonya apa kamu kenal ibuku" ucap David.
__ADS_1
"tidak hanya saja nama ibu kamu sangat mirip dengan sahabatku"
David pun langsung membuka dompetnya dan memperlihatkan foto ibunya ketika melihat foto tersebut Nyonya Elia pun langsung kaget.
"ternyata benar dia adalah sahabatku"
"apa Nyonya adalah sahabat mama?"
"iya Tuan David dulu aku dan ibu kamu adalah sahabat sejak kecil bahkan aku sudah pernah berkunjung ke rumah Tuan Abraham dan Tuan Abraham pun juga bersahabat dengan ayahku."
"lalu apa Nyonya juga berteman dengan bibi Maria"
"bibi Maria? oh aku kenal dia adalah Kakaknya Elena dia adalah wanita yang sangat anggun selain itu dia juga wanita yang sangat baik lalu dimana dia Sekarang"
"bibi Maria sedang berada di luar negeri menemani suaminya berobat."
"aku ingin tahu bagaimana bisa ibu mencintai si bajingan itu"
Akhirnya Nyonya Elia pun mengatakan awal pertemuan Elena dan juga William Adhitama dulu William dan Javier adalah sahabat begitu juga dengan Nyonya Elia dan Ibunya mereka masuk ke dalam universitas yang sama dan juga masuk fakultas yang sama awal terjadinya hubungan itu karena Elena dan William selalu satu kelompok hal itu membuat Mereka memilik satu sama lain hingga setelah lulus dari universitas dia akhirnya menikah dengan William begitu juga dengan diriku menikah dengan Javier.
Saat pernikahan itu Kakek kamu bersikeras tidak mau merestui hubungan tersebut karena Tuan Abraham mengatakan bahwa William bukanlah pria yang baik tapi Elena bersikeras untuk menikah dengannya hingga dia pun kawin lari dengan William.
"cinta memang benar-benar buta aku juga mengalami hal yang sama setelah aku menikah dengan Javier aku malah melihat dirinya berselingkuh dengan Wanita lain dan yang membuatku marah dia malah mengusirku dalam keadaaan sedang hamil."
"untung saja aku bertemu dengan ayahku kalau tidak aku mungkin sudah mati bersama dengan bayiku" ucap Nyonya Elia.
"lalu bagaimana bisa anakmu meninggal"
"dia di jebak oleh Yudis Adhitama waktu itu Yudis bekerjasama dengan Salah satu kelompok pembunuh bayaran."
"apa Yudis ingin menguasai sesuatu"
"dia ingin merebut sebuah benda berharga di tangan Putraku" ucap Nyonya Elia.
"apa benda berharga itu?"
"itu adalah sebuah kalung blue safir waktu itu diadakan sebuah Pelelangan Putraku lah yang mendapatkan barang berharga itu padahal kalung itu akan diberikan kepada kekasihnya tapi Yudis malah memerintahkan pembunuh bayaran untuk mengambil Blue Safir tersebut lalu membunuhnya hal yang paling mengejutkan yaitu Pacarnya putraku ternyata memiliki hubungan dengan Yudis Adhitama hal itu membuat Putraku marah dan ingin balas dendam dengan Yudis dan juga wanita itu tapi itu semua berakhir saat Putraku dinyatakan meninggal akibat kekurangan darah." ucap Nyonya Elia dengan meneteskan air mata.
__ADS_1
David pun kini semakin geram ingin rasanya dia menghantam bocah sialan itu ke tembok lalu membunuhnya
"ternyata anak yang lahir dari ibu yang jahat akan membuat anaknya mengikuti ibunya."
"tenang saja Nyonya Elia Yudis sudah masuk ke dalam perangkapku tinggal kita menjalankan rencananya saja" ucap David.
"lalu apa rencanamu" ucap Nyonya Elia.
"yang pertama aku akan membuat semua usahanya bangkrut saat ini aku sudah mempunyai mata-mata untuk menghancurkan perusahaan Adhitama lalu kita menyebarkan berita ke publik Tentang kejahatan keluarga Adhitama setelah itu kita tinggal tunggu saja Keluarga Adhitama akan diburu oleh Polisi negara ini" ucap David.
"rencana yang bagus Tuan David"
"terimakasih atas pujianmu nyonya"
Singkat Cerita David pun kini telah selesai melakukan kerjasama dengan Perusahaan AL internasional dia pun segera berpamit untuk bergegas pulang karena sangat rindu dengan istrinya sebelum David beranjak pergi dia pun mengatakan pada Nyonya Elia.
"Nyonya kapan-kapan datanglah ke keluarga Stuart mungkin Kakek akan senang jika bertemu dengan Nyonya"
"Baik Tuan David saya pasti akan pergi ke sana"
Singkat cerita David pun kini sudah berada di dalam helikopter Sampailah David di kota Zurich dia pun langsung menghirup udara segar.
kini David dan Alex sudah mendarat di markas.
"hanya beberapa jam aku tidak menemui istriku kenapa aku sangat rindu dengannya" gumam David.
"oh ya Alex kamu suruh seseorang untuk pura-pura bekerjasama dengan Steve Lincoln aku ingin tahu informasi darinya"
"baik bos"
"Alex kamu juga cari informasi tentang Kelompok pembunuh bayaran itu aku ingin tahu ada berapa orang di kelompok Pembunuh Bayaran itu"
Sementara itu Yudis juga sudah menghubungi Kelompok pembunuh bayaran. dia memberi tahu siapa target yang akan dibunuh.
"aku ingin kamu membunuh seseorang yang bernama David Stuart" ucap Yudis kepada bos pembunuh bayaran.
Rencana itu pun di dengar oleh Yelena kemudian Yelena pun langsung mengirimkan sebuah pesan kepada David.
__ADS_1
"David kamu harus hati-hati saat ini Kelompok pembunuh bayaran sedang mengincarmu" tulis Yelena melalui pesan