
"dia adalah Bos mafia Blood dan Tuan muda dari keluarga Stuart, tidak itu tidak mungkin kalian pasti sedang berbohong kan" ucap Andrean.
"Sepertinya kamu masih tidak percaya dengan semua ini atau aku harus menyiksa kamu sampai mati supaya kamu percaya." ucap Sam.
Sam pun kini terus menyiksa Andrean. Sementara itu Brian pun pergi untuk menemui Adik kecilnya.
FLASHBACK ON.
Saat Brian akan kembali Sam pun bertanya. "Bos apa kamu tidak ingin menyiksanya juga" ucap Sam.
"aku tidak ingin mengotori tanganku dan aku juga harus segera menemui adik kecilku" ucap Brian.
"adik kecilmu? apa itu adalah Nona Amelia" ucap Sam.
"memangnya siapa lagi adikku selain Amelia" ucap Brian.
"tidak ada bos"
"Baiklah kamu terus lakukan saja apa yang aku perintahkan aku tidak ingin adikku menunggu lama" ucap Brian.
FLASH BACK OF.
Brian pun kini meninggalkan markas dan segera menuju ke tempat adiknya berada. Kini Brian pun mengendarai motor listriknya.
Sampailah Brian di sebuah Cafe. Brian pun kemudian memarkirkan motor listriknya lalu dia pun berjalan ke arah Amelia yang sedang duduk sendirian.
"Apa kamu sudah lama menunggu" ucap Brian.
"Kakak" ucap Amelia kemudian memeluk Kakaknya.
"Amelia bagaimana kabarmu" ucap Brian.
"aku baik-baik saja Kak, mamah juga merindukan kamu Kak" ucap Amelia.
"apa kakak tidak ingin kembali ke rumah" ucap Amelia kembali.
"apa kakak masih marah terhadap ayah. ayah juga merasa bersalah dengan Kakak dia ingin sekali meminta maaf pada Kakak" ucap Amelia.
"Selama dua tahun dia baru meminta maaf sekarang kemana saja dia selama ini" ucap Brian.
"Aku akan kembali tapi aku hanya ingin menemui ibu bukan untuk menemui orang itu" ucap Brian.
"dia bukan orang itu Tapi dia adalah ayah kita" ucap Amelia.
"Ya benar sekali dia adalah ayah kita, Seorang ayah yang tidak mempercayai anaknya sendiri Tapi mempercayai orang lain." ucap Brian.
__ADS_1
"bagaimana dengan Kuliahmu" ucap Brian.
"Kuliahku lancar kak" ucap Amelia.
"Baguslah"
"lalu bagaimana denganmu Kak apa kamu baik-baik saja sekarang" ucap Amelia.
"Aku baik-baik saja, kamu tidak perlu mengkhawatirkan ku" ucap Brian.
Brian sangat menyayangi adiknya jika adiknya mendapatkan masalah Brian lah yang akan datang pertama kali dia tidak ingin adik kecilnya menangis ketika ada masalah yang menimpanya.
Amelia memang di kenal wanita yang tidak bisa di sentuh julukan itu melekat di kampus tempat dia kuliah.
Walaupun begitu Amelia akan menangis ketika dia mendapatkan masalah dan dia akan selalu menceritakan semuanya pada Kakaknya.
Sejak dulu Amelia selalu bergantung pada Kakaknya tapi setelah Kakaknya di usir dari rumah, Amelia selalu menutup dirinya bahkan dia tidak pernah sekali pun tersenyum hanya sekarang dia tersenyum setelah bertemu dengan Kakaknya.
Saat Brian dan Amelia sedang berbincang-bincang untuk melepas kerinduannya tiba-tiba Seseorang memotret mereka berdua dari kejauhan.
Brian pun tidak menyadari sama sekali dia terus tersenyum melihat adik kecilnya.
Saat ini hati Laura sedang tersenyum bahagia Pasalnya Perusahaannya tidak jadi Bangkrut justru Perusahaan milik Andrean lah yang bangkrut.
Saat dia membuka ponselnya tiba-tiba dia mendapat Notifikasi pesan dari Seseorang dan orang tersebut mengirimkan sebuah foto ke Laura.
"Brian....."gumam Laura.
"dasar bajingan jadi selama ini kamu berselingkuh dariku" ucap Laura.
"aku harus langsung bertanya kepada dia saat di rumah nanti"
Sementara itu Amelia pun berkata kepada Kakaknya kembali. "Kak aku dengar kamu sudah menikah" ucap Amelia.
Brian pun kaget ketika Amelia berkata demikian.
"dari mana kamu tahu, aku sudah menikah" ucap Brian.
"jadi benar kakak sudah menikah jadi siapa wanita yang mendapatkan kakak"
"apa dia wanita cantik lalu bisakah kakak perkenalan Kakak ipar padaku"
"Aku akan memperkenalkan dia padamu tapi ini belum saatnya." ucap Brian.
Saat ini ponsel milik Brian pun berbunyi ternyata itu adalah pesan dari Istrinya.
__ADS_1
"Brian kembali, aku tunggu kamu di rumah" ucap Laura.
"kenapa dengannya sepertinya aku akan mendapatkan masalah" gumam Brian.
"Kakak ada apa?" ucap Amelia.
"tidak ada apa-apa aku harus kembali sekarang" ucap Brian.
Brian pun kini pergi meninggalkan Cafe tersebut dan dia pun segera menuju ke parkiran untuk mengambil motor listriknya lalu dia pun segera pulang ke rumah.
Sementara itu Amelia masih belum tahu apa yang terjadi dengan Kakaknya tapi dia merasa sangat senang karena dia akhirnya bisa bertemu dengan Kakaknya kembali selama hampir dua tahun tidak bertemu.
Brian pun kini telah sampai di rumah di dalam rumah Brian sudah di tunggu oleh Laura dan juga ibunya.
Brian pun kini telah masuk ke dalam rumah kini dia melihat Laura sedang duduk bersama dengan ibunya.
"Brian aku ingin bertanya pada kamu" ucap Laura.
"Apa yang ingin kamu tanyakan."
"Brian apa maksudnya ini dan siapa wanita ini, apa dia adalah Selingkuhan kamu apakah kamu sudah bosan denganku jika itu adalah keinginan kamu aku siap bercerai denganmu" ucap Laura sambil memperlihatkan sebuah foto dirinya dan juga adik kecilnya.
"dari mana kamu mendapatkan foto itu" ucap Brian.
"Brian Benar kan Kamu telah berselingkuh dari putriku seharusnya kamu sudah bersyukur mendapatkan putriku yang cantik tapi kamu malah berselingkuh"
"Baiklah aku akan jelaskan siapa wanita itu" ucap Brian.
"Kamu tidak perlu menjelaskan lebih baik kamu pergi dari sini aku tidak ingin melihat wajahmu lagi" ucap Laura.
"Laura aku akan jelaskan siapa wanita itu" ucap Brian.
"lebih baik kamu segera pergi dari sini dan seharusnya kamu bercerai dengan Putriku kamu tidak pantas untuk putriku" ucap Ibunya Laura.
"Sepertinya kamu harus mendinginkan kepala kamu seharusnya kamu mendengarkan penjelasan ku, aku adalah suami kamu dan kamu Adalah istriku seharusnya kita saling mempercayai satu sama. lain hanya karena foto itu kamu ingin mengatakan aku berselingkuh tanpa mendengarkan penjelasan dariku."
"dari dulu kamu memang tidak mempercayaiku sama sekali kamu justru percaya dengan perkataannya orang lain." ucap Brian.
"Jika kamu memang mengusirku baiklah aku akan pergi dari sini tapi setelah kamu mengetahui kebenarannya, semoga kamu tidak menyesal."
Brian pun kini Pergi dari Rumah istrinya dan dia pun segera kembali ke markas. sementara ini dia tidak ingin bertemu lagi dengan istrinya.
Brian tidak tahu siapa yang mengirimkan foto tersebut, awalnya Brian ingin menjelaskan bahwa wanita itu adalah Adik kandungnya dan dia juga akan mengatakan siapa dirinya sebenarnya tapi Brian malah di usir oleh Laura.
Saat Brian hendak pergi ke markas tiba-tiba Brian merasakan sakit di jantungnya. "Kenapa di saat seperti ini, penyakit ku kambuh lagi" gumam Brian.
__ADS_1
Pandangan Brian pun kabur, Brian Terus merasakan sakit di dadanya karena dia tidak bisa berkonsentrasi dalam berkendara tiba-tiba ada sebuah mobil menabraknya hingga dia pun terpental jauh.