
"balas dendam? aku tidak mempunyai masalah sama sekali kenapa ada yang ingin balas dendam denganku" ucap William.
lalu Selingkuhannya pun juga telah mendapatkan pesan misterius tersebut "Apa kamu menyukai hadiah dariku wanita ******" tulis Pesan misterius tersebut sambil mengirimkan sebuah foto dirinya sedang tidur dengan wanita lain"
Kini William pun mencari tahu siapa orang yang telah mengirimkan pesan misterius itu dia pun menghubungi asistennya untuk menyelidiki pesan misterius tersebut.
"brengsek siapa pun kamu aku tidak akan pernah memaafkan kamu"
Sementara itu Selingkuhannya William merasa sangat cemas karena dia mendapatkan sebuah pesan misterius tersebut. "Kenapa ada yang mengirim foto diriku sedang bersama laki-laki lain apa pesan misterius tersebut adalah mata-mata William"
"tidak ini tidak mungkin kalau William tahu bahwa aku telah berkhianat maka aku tidak akan bisa mendapatkan harta kekayaannya"
Selingkuhannya pun mencari tahu siapa orang yang telah mengirimkan foto dan pesan tersebut dia pun membayar seseorang untuk menyelidiki hal tersebut.
William pun kembali di buat kaget ketika sebuah berita muncul berita itu mengatakan bahwa anak dari Keluarga Adhitama yaitu Yudis adalah seorang pembunuh William benar-benar merasa sangat Frustasi lalu dia pun mendapatkan sebuah pesan misterius itu kembali.
"bagaimana hadiahku yang kedua William apa kamu sudah membaca beritanya"
William yang marah pun langsung membalas pesan tersebut "dasar brengsek siapa kamu aku tidak mempunyai masalah denganmu kenapa kamu mengancam diriku"
"William kamu tidak perlu tahu siapa aku tapi aku tahu siapa kamu nikmati saja balas dendam dariku" tulis pesan misterius tersebut.
"dasar brengsek kamu jika aku tahu siapa kamu sebenarnya aku akan menghajar kamu" tulis William dalam pesan tersebut.
"hahahaha kamu tidak akan pernah tahu siapa sebenarnya aku William dan aku tahu kamu sudah menghubungi Seseorang untuk mencari tahu siapa aku kan?"
William pun kaget ketika melihat pesan tersebut dia benar-benar panik jika foto tersebut sampai ke tangan istrinya dia tidak akan tahu apa yang terjadi
Sementara itu Selingkuhannya juga mendapat sebuah pesan baru yaitu tentang anaknya di cap sebagai seorang pembunuh.
dia yang melihat berita tersebut pun seketika langsung kaget. "Siapa Siapa yang menyebarkan berita tentang anakku"
Sebuah pesan pun muncul kembali di layar ponsel Selingkuhannya William "Bagaimana dengan berita itu apa kamu sudah membacanya.
__ADS_1
"Siapa sebenarnya kamu kenapa kamu menargetkan diriku dan anakku" tulis Selingkuhannya William.
"Kamu tidak perlu tahu siapa aku tapi aku tahu siapa kamu dan anakmu dan aku juga tahu tujuanmu menikah dengan William kamu ingin mengincar hartanya kan?"
"Apa maksudmu aku tidak paham sama sekali" tulis Selingkuhannya William.
"kamu jangan berpura-pura tidak tahu apa yang aku maksud aku sudah tahu rencana kamu bagaimana jika William tahu bahwa kamu berselingkuh dengan Laki-laki lain"
Selingkuhannya William pun benar-benar merasa putus asa dia pun mencari cara untuk membuat William tidak mengetahui tentang perselingkuhannya dengan laki-laki lain.
Kini David pun tersenyum ketika Rey sudah menebarkan teror untuk Kedua bajingan tersebut kemudian dia pun kembali mengancam Yudis. "kamu sekarang sudah tidak punya apa-apa lagi mungkin sebentar lagi polisi akan datang menjemputmu kenapa kamu tidak kabur saja" ucap David.
"David berikan aku kesempatan aku tidak mau masuk penjara"
"tidak ada kesempatan kedua bagi kamu lebih baik kamu pergi sebelum polisi datang ke sini polisi akan datang ke sini sekitar satu menit lagi masih ada harapan untukmu untuk kabur dari sini"
"jika kamu meminta bantuan ayahmu dia pasti tidak akan mau membantumu karena dia sedang sibuk dengan Wanita lain begitu juga dengan ibumu"
"apa maksudmu apa kamu kira mereka berdua selingkuh"
David pun kemudian menunjukan sebuah foto William bersama dengan Wanita lain sedangkan istrinya dengan laki-laki lain.
"hahaha aku benar-benar merasa sangat jijik dengan Keluargamu bisa-bisanya mereka sedang berselingkuh ketika melihat anaknya sedang dalam masalah"
Kini semua orang pun mengutuk keras Keluarga Adhitama banyak orang yang demo di depan Perusahaan Adhitama mereka semua menuntut agar Perusahaan Adhitama di tutup dan Yudis di masukan ke penjara.
Yudis pun mendapat sebuah panggilan dari Perusahaan.
[Tuan muda Perusahaan kita sedang di demo banyak orang]
[apa? kenapa bisa terjadi]
[mereka menuntut agar Perusahaan ini di tutup segera kalau tidak maka tempat tersebut akan di hancurkan]
__ADS_1
Yudis pun kemudian menutup telfonnya.
"David Perusahaan Adhitama akan di tutup bukankah Perusahaan itu sudah menjadi milikmu kenapa kamu tidak datang ke sana untuk menyelesaikan masalah" ucap Yudis.
"aku tidak peduli Perusahaan itu bangkrut atau pun di tutup paksa yang lebih penting kamu sekarang sudah mendekati waktu sepuluh detik apa kamu tidak mengerti maksudku" ucap David.
Yudis Seketika itu pun panik dia pun bergegas lari dari tempat tersebut agar tidak ketahuan oleh Polisi David kemudian menghitung mundur dari angka Sepuluh sampai Nol. Setelah sepuluh detik berlalu kini Polisi pun datang untuk mengejar Yudis.
Sementara itu banyak orang yang melihat Yudis sedang berjalan ke mobil. "heh kalian bukankah dia yang ada di dalam berita itu ayo tangkap dia" ucap Salah satu orang yang melihat Yudis.
mereka semua pun langsung mengejar Yudis dan Yudis pun langsung lari dari kejaran orang-orang tersebut.
"Permainan di mulai" ucap David.
David pun hanya menikmati momen tersebut dia ingin melihat seberapa jauh Yudis bisa menyelamatkan diri.
"David kenapa kamu malah membiarkan dia kabur"
"aku hanya ingin sedikit bermain-main dengannya aku ingin tahu seberapa paniknya dia ketika mendengar suara sirine polisi"
Kini Yudis pun di kejar oleh polisi semua jalan sudah di blokade oleh para polisi Yudis benar-benar sangat Frustasi dia pun kemudian menghubungi ayahnya untuk meminta bantuan.
[Halo ayah tolong aku aku sedang di kejar oleh polisi]
[urus saja urusanmu sendiri ayah tidak bisa membantumu]
[ayah aku mohon tolong aku]
[aku tidak bisa menolong kamu] teriak William di dalam telfonnya.
Kini Yudis pun benar-benar putus asa dia kemudian menaruh dendam pada David "awas kamu David jika aku bisa lolos dari sini aku akan membalas dendam pada kamu ingat itu"
Kini satu-satunya cara agar Yudis bisa pergi dari kejaran polisi yaitu dengan cara pergi ke luar negeri.
__ADS_1
tapi Yudis tidak tahu bahwa Polisi juga sudah menunggunya di bandara Karena merasa sangat panik Yudis pun menerobos lampu merah hingga kecelakaan pun terjadi mobil Yudis mengalami benturan hingga membuat mobilnya rusak parah.