Balas Dendam Menantu Tak Berguna

Balas Dendam Menantu Tak Berguna
Episode 44 di Penjara


__ADS_3

"kenapa kamu panik begitu aku tidak membicarakan kamu sama sekali kenapa kamu malah berteriak mengatakan bahwa kamu tidak melakukan korupsi dan membunuh seorang wanita."


ucapan David pun membuat Lia kaget ternyata dia telah di jebak oleh David dan juga Ela.


"kalian, kalian menjebak diriku." ucap Lia.


"dari mana kami berdua menjebak kami berdua hanya mengatakan bahwa yang melakukan korupsi bernama Lia bukan berarti aku membicarakan tentangmu tapi kenapa kamu malah berteriak ketakutan."


"dari raut wajahmu aku rasa kamu ada hubungannya dengan kedua peristiwa itu."


"bukan bukan aku yang membunuhnya aku tidak membunuhnya sama sekali."


Lia pun merasa sangat ketakutan kali ini dia benar-benar sudah gila.


"jadi kamu mengakui semuanya."


"bukan aku aku tidak melakukan korupsi dan membunuh wanita itu."


"apa benar kamu tidak membunuhnya."


"iya aku tidak membunuhnya bisakah kalian melepaskan diriku."


"tidak mungkin aku melepaskan kamu, mana mungkin aku akan melepaskan seorang pembunuh."


"aku sudah bilang aku bukan pembunuh"


"jika kamu bukanlah pembunuh tapi kenapa kamu merasa sangat panik sekali padahal aku tidak membicarakan kamu tapi kamu malah berteriak bahwa kamu tidak membunuhnya dan kamu juga mengatakan bahwa kamu tidak melakukan korupsi"


"itu membuktikan bahwa kamu telah mengakui semuanya saat seorang bertanya aku tidak melakukannya sebenarnya dia melakukannya jadi kamu kan yang telah membunuh rekan kerja kamu sendiri dan kamu juga melakukan korupsi di Perusahaan JL Corporation hingga kamu di penjara tapi ada orang yang membebaskan kamu apa aku salah?"


"tidak apa yang kamu katakan aku tidak tahu sama sekali"


"jangan berpura-pura berbohong di depanku aku sudah mengetahui semuanya kamu sebenarnya bekerja untuk Yudis Adhitama kan kamu masuk ke dalam perusahaan istriku untuk memata-matai istriku tapi saat itu aku sadar bahwa di ruangan istriku terdapat sebuah alat penyadap."


"Saat istriku mengajak kamu ke restoran aku memerintahkan anak buah aku untuk sengaja menumpahkan minuman di baju milikmu dan kamu pun bertengkar dengan anak buah aku kemudian aku mengambil kesempatan untuk memasang alat penyadap di tasmu"


"Sejak saat itu aku sudah mengetahui seluruh gerak-gerik kamu bahkan aku tahu bahwa kamu berhubungan dengan Yudis Adhitama."

__ADS_1


"jadi kamu sudah tahu semuanya dan kamu sengaja menjebak ku"


"aku tahu bahwa kamu adalah wanita yang keras kepala dan tidak mau kalah jadi aku menggunakan metode lain supaya kamu mengakui semuanya."


"katakan yang sebenarnya sudah berapa lama kamu mempunyai hubungan dengan Yudis"


"Aku tidak akan mengatakannya karena aku sudah berjanji untuk tidak mengatakan apa pun"


"jadi kamu tidak ingin mengakui semuanya baiklah jika kamu tidak mau mengakui aku akan menyebarkan berita ke publik bahwa kamu adalah Seorang pembunuh" ucap David.


"jangan-jangan sebarkan berita tentang itu baiklah aku akan ceritakan"


akhirnya Lia pun bercerita awal mula dia memiliki hubungan dengan Yudis ternyata mereka bertemu di penjara Yudis lah yang telah membebaskannya sejak saat itu dia pun mulai mengikuti perintah dari Yudis.


"berarti ada seorang polisi yang ikut andil dalam membebaskan kamu" ucap David.


"aku tidak tahu yang aku tahu Yudis membayar seorang pengacara supaya bisa membebaskan ku"


"lalu sejak saat itu kamu mulai bekerja untuk Yudis"


"benar sekali"


"Saat itu aku mungkin tergiur dengan penghasilan usaha perusahaan sehingga aku melakukan sebuah korupsi tapi pada saat aku melakukan itu aku malah ketahuan oleh rekanku dia pun mengancam akan melaporkan pada Nona Ela bahwa aku telah melakukan korupsi aku saat itu pun panik lalu aku membunuhnya"


"lalu setelah membunuh rekan kamu apa yang kamu lakukan selanjutnya"


"Sejak saat itu aku meninggalkan Perusahaan dan membawa sejumlah uang hasil korupsi lalu seminggu setelah itu aku di tangkap polisi tapi Yudis datang dan membebaskan ku bersama dengan seorang Pengacara."


"kali ini tidak ada Pengacara yang membela kamu nikmatilah hidup di penjara dan sekarang sudah saatnya aku menangkap mangsa utamanya" ucap David.


David pun lalu meninggalkan ruangan interogasi lalu dia pun bertanya pada Polisi bahwa dia telah melakukan semuanya. Saat Polisi itu masuk ke dalam ruang interogasi dan memberikan pertanyaan yang sama Lia pun mengatakan semuanya entah kenapa dilihat dari wajahnya Wanita yang bernama Lia sangat ketakutan.


David menggunakan kemampuan untuk mengintimidasi lawan supaya dia mengakui semuanya dia tatapan mata David membuat Lia sangat ketakutan.


Saat di interogasi oleh David pun Lia tidak melihat matanya sama sekali justru dia hanya menunduk dan tidak ingin melihat raut wajah David hingga dirinya merasa sangat ketakutan.


lalu Lia pun bertanya pada Polisi supaya bisa cepat-cepat memasukan dirinya ke Penjara dan dia pun mengakui bahwa dia pernah membunuh seseorang dan melakukan korupsi.

__ADS_1


Kini David pun sudah keluar dari kantor polisi dia pun berterimakasih karena telah membantu dirinya.


"Nona Ela aku berterimakasih karena telah membantuku"


"apa yang kamu katakan seharusnya akulah yang berterimakasih jika bukan karena kamu mana mungkin aku bisa tahu bahwa Lia bisa bebas berkeliaran dengan mudah"


"Nona kamu memiliki masalah dengan Yudis adhitama bisakah kamu menceritakan padaku" ucap David.


"jika aku mengatakan semuanya lalu apa kamu juga akan mengatakan apa masalah kamu dengan Yudis"


"iya aku akan mengatakannya jika kamu terlebih dahulu mengatakan semuanya."


"Yudis Sebenarnya adalah tunanganku" ucap Ela.


David pun kaget ketika mendengar bahwa Yudis adalah tunangan Ela. "kalau dia adalah tunangan kamu lalu kenapa kamu mempunyai dendam dengannya"


"Karena dia telah membunuh orang tuaku"


"kenapa dia membunuh orang tuamu"


"Karena dia menginginkan perusahaan JL Corporation saat itu ayahku mengetahui semuanya dia pun mengancam untuk melaporkan ke polisi atas tindakan kejahatannya tapi justru ayahku malah di bunuh olehnya"


"darimana kamu tahu bahwa dia membunuh orang tuamu"


"aku menyaksikan sendiri ketika Yudis menembak ayahku saat itu aku benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa"


"ternyata kita mempunyai dendam yang sama aku juga memiliki dendam dengan Yudis Adhitama bukan hanya dia saja bahkan seluruh anggota keluarga Adhitama aku memiliki dendam dengan mereka semua bahkan aku ingin sekali membunuh seluruh keluarga Adhitama"


"kenapa kamu sangat dendam dengan Keluarga Adhitama"


"Karena mereka telah membunuh ibuku"


"aku sebenarnya adalah anak dari William Adhitama tapi saat itu ibuku diusir dari rumah si bajingan itu malah membawa tunangannya ke rumah aku dan ibu beserta Kakakku hidup di jalanan sejak saat itu aku bertekad untuk membalas dendam kepada William Adhitama dan Yudis Adhitama beserta Selingkuhannya si bajingan itu"


"ternyata bukan hanya aku saja yang memiliki dendam pada keluarga Adhitama ternyata seorang sampah akan selamanya menjadi seorang sampah" ucap David.


"Nona Ela apa kamu ingin membalas dendam kematian ayahmu"

__ADS_1


"hah aku ingin membalas dendam kematian ayahku jadi aku mohon bantuan darimu Tuan David" ucap Ela.


David pun hanya mengangguk setuju.


__ADS_2