
Kini satu-satunya cara agar Yudis bisa pergi dari kejaran polisi yaitu dengan cara pergi ke luar negeri.
tapi Yudis tidak tahu bahwa Polisi juga sudah menunggunya di bandara Karena merasa sangat panik Yudis pun menerobos lampu merah hingga kecelakaan pun terjadi mobil Yudis mengalami benturan hingga membuat mobilnya rusak parah.
David pun mendapat kabar bahwa Yudis mengalami kecelakaan dia di larikan ke rumah sakit dengan kondisi yang sangat amat parah.
Kini William mendapat sebuah pesan misterius yang memperlihatkan video kecelakaan dari Yudis putranya.
"bagaimana hadiah yang aku berikan untukmu ini belum seberapa William selanjutnya aku akan membuatmu menderita lebih dari ini."
William seketika itu pun langsung panik dia benar-benar merasa sangat ketakutan. "Siapa kamu sebenarnya kenapa kamu ingin sekali membalas dendam dengan keluargaku"
"kamu tidak perlu tahu siapa saya yang lebih penting apa kamu tidak ingin menjenguk anakmu sebelum anakmu itu mati" tulis pesan misterius tersebut.
Sementara itu William yang masih panik pun menghubungi Selingkuhannya untuk pergi ke rumah sakit menjenguk putranya.
William dan Selingkuhannya pun sudah di rumah sakit kita Zurich dia kemudian menemui anaknya di ruangan yang telah di tunjukan pada Resepsionis rumah sakit.
Polisi pun sudah berada di ruangan tersebut mereka ingin Yudis menjelaskan tentang Pembunuhan yang melibatkan putra Keluarga Adhitama. William dan Selingkuhannya yang melihat banyak polisi seketika itu langsung kaget.
William dan Selingkuhannya pun tetap berjalan menuju ke ruangan anaknya William pun langsung di hentikan oleh polisi.
"Tunggu anda siapa pak?"
"saya ayahnya dan ini adalah ibunya"
"jadi kalian berdua adalah kedua orang tua dari anak ini mohon maaf pak saya ingin tanya apa bapak sudah tahu bahwa anak bapak terlibat dalam Pembunuhan"
"tidak saya tidak tahu sama sekali aku tidak pernah ikut campur masalah anak saya tapi bagaimana bisa anak saya di tuduh sebagai pembunuh itu mungkin hanya fitnah?"
"benar sekali pak anak saya itu anak yang baik aku tidak yakin bahwa dia terlibat dalam Pembunuhan"
"mungkin ada yang ingin membuat masalah dengan keluarga saya pak aku juga mendapat kan sebuah pesan misterius yang melibatkan putraku" ucap William.
__ADS_1
"Saya juga mendapatkan pesan misterius tersebut pak"
"Pesan misterius? coba aku ingin lihat" ucap polisi tersebut.
Keduanya pun langsung menyerahkan ponselnya untuk di lihat pesan misterius tersebut tapi saat polisi membuka sebuah pesan tidak ada satu pun pesan yang masuk.
"dimana pesan misterius itu kenapa tidak ada pesan sama sekali" ucap Polisi dengan lantang.
"tapi pak aku tidak bohong sama sekali aku mendapatkan pesan misterius dari Seseorang yang ingin balas dendam denganku".
"tapi disini tidak ada pesan sama sekali kalian jangan berbohong pada saya saya ini polisi" ucap Polisi tersebut dengan marah.
"pak tolong putra saya pak putra saya tidak bersalah"
"saya akan melepaskan dia ketika dia sudah memberikan sebuah keterangan"
Kini William dan selingkuhannya pun benar-benar frustasi semua aset perusahaan sudah di sita oleh bank dan mereka sekarang benar-benar hidup miskin mereka berdua tidak bisa membayar biaya rumah sakit anaknya.
"Sayang apa yang harus kita lakukan aku tidak mau jatuh miskin"
William pun meninggalkan rumah sakit dengan frustasi sementara polisi pun juga meninggalkan rumah sakit mereka akan kembali ketika Yudis telah sadar. Selingkuhannya masih berada di rumah sakit dia menemani putranya.
"dasar anak tidak berguna kalau kamu tidak masuk rumah sakit mungkin aku akan bisa merebut harta keluarga Adhitama"
"gara-gara kamu keluarga kita jadi miskin kamu pokoknya harus bangun dan jelaskan semuanya bahwa kamu bukanlah seorang pembunuh supaya kita bisa menikmati harta dari Ayah kamu."
Selingkuhannya pun lagi-lagi mendapat sebuah pesan misterius "dia sudah tidak berguna lagi bagimu dia bahkan tidak dapat bicara dan berjalan buat apa orang yang tidak berguna seperti dia hidup kenapa kamu tidak membunuhnya dan kamu mencari laki-laki lain agar kamu bisa menikmati kekayaannya" tulis pesan misterius tersebut.
"Kenapa kamu malah menyuruhku untuk membunuh anakku sendiri"
"bukankah kamu sudah bilang bahwa anak kamu tidak berguna karena telah membuat semua rencana kamu gagal apa yang bisa di harapkan dari anak mu itu apa kamu akan melihat anakmu lumpuh seumur hidupnya"
"kenapa kamu tidak membunuhnya saja supaya dia tidak menghalangi rencana kamu"
__ADS_1
"Kenapa kamu malah ingin mendukungku membunuh anakku sendiri bukankah kamu memiliki dendam denganku"
"aku hanya memberikan jalan keluar untukmu sekarang suami kamu telah miskin dan anak kamu juga telah masuk rumah sakit kamu sekarang sudah tidak bisa menikmati kekayaan lagi apa yang bisa di harapkan dari Anakmu dan suami kamu belum lagi Anak kamu membutuhkan banyak uang untuk biaya operasi"
"aku tidak memaksamu untuk melakukan hal tersebut tapi kamu mungkin bisa berfikir kembali"
Menurut apa yang di katakan di pesan misterius bagi ibunya Yudis pun ada benarnya juga buat apa dirinya merawat anak yang sudah tidak berguna lagi malah menambah beban penderitaan saja.
"jika aku membunuh anakku sendiri apa kamu akan membantuku untuk menghapus jejak pembunuhan" ucap ibunya Yudis.
"tenang saja aku akan membantumu dan aku tidak akan ikut campur urusan denganmu lagi lalu aku akan membantumu mencarikan laki-laki yang bisa kamu kuras hartanya."
"benarkah?"
"hah aku tidak akan berbohong pada kamu sama sekali karena aku tidak suka kebohongan"
Kini Selingkuhannya William pun benar-benar sudah sangat gila dia kemudian langsung mengambil sebuah bantal dan membekapnya anaknya sendiri hingga kehabisan nafas. Selingkuhannya pun benar-benar panik ketika sudah membunuh anaknya sendiri.
lalu dia pun mendapatkan sebuah pesan misterius. "Selamat kamu telah membunuh anakmu sendiri aku jadi tidak repot untuk membunuhnya" tulis pesan misterius itu.
"aku telah membunuhnya bukankah kamu akan membantuku menghapus jejak tersebut."
"aku tidak pernah berkata bahwa aku akan berjanji membantumu sama sekali"
"apa maksudmu bukankah kamu sudah berkata bahwa kamu akan membantuku jangan membohongiku bajingan" ucap ibunya Yudis.
"hahaha aku hanya ingin memanfaatkan kamu saja kamu bahkan terpancing dengan rencana ku aku sudah tahu sifat kamu kamu pasti akan melakukan apapun untuk mencapai apa yang kamu inginkan karena itulah aku membuat sebuah kesepakatan untukmu sebelum kamu membunuh anakmu sendiri" Tulis pesan misterius tersebut.
"Kenapa kamu sekarang tidak pergi saja dari rumah sakit sebelum polisi mengetahui bahwa kamu telah membunuh anakmu sendiri"
Ibunya Yudis pun benar-benar sangat panik dia pun langsung berlari meniggalkan rumah sakit.
David pun hanya bisa tertawa ketika mendapat kabar bahwa Yudis telah mati di bunuh oleh ibunya sendiri.
__ADS_1
"hahaha aku tidak menyangka bahwa ibunya akan membunuh anaknya sendiri benar-benar permainan yang sangat menyenangkan"
"aku ingin permainan ini lebih seru lagi"