
"Bos Mereka berdua telah mati mereka mati karena melakukan bunuh diri lalu apa yang kita lakukan dengan mayat ini" tulis pesan tersebut.
"Buang dia kelaut atau berikan saja ke kandang singa biar mayat mereka berdua menjadi santapan singa" tulis David di pesan tersebut.
David pun mendapat kabar bahwa William dan Maria telah mati karena bunuh diri David pun tidak merasakan sedih atau apapun karena di dalam hatinya hanya ada rasa kebencian pada mereka berdua.
Kini David pun segera beranjak ke kamar dia ingin menghabiskan waktunya bersama dengan istrinya.
"Sayang" ucap David lalu menghampiri Istrinya dan mencium keningnya.
"apa pesta tadi sangat menyenangkan"
"sangat menyenangkan di tambah lagi adegan romantisnya"
"Sayang bisa besok aku akan membawamu ke suatu tempat mungkin aku juga bisa mengajak Kakakku dan alex"
"kemana? apa kita akan kencan bersama."
"ada hal yang lebih penting dari kencan karena kamu adalah istriku kamu harus ikut karena aku ingin kamu bertemu dengan seseorang."
Alex pun kini sedang menghabiskan malam yang indah bersama dengan Alice hatinya sedang merasa sangat bahagia ketika mendengar bahwa Alice menerima dia menjadi calon suaminya.
"hari ini hari yang indah Nona dan aku merasa senang karena Nona mau menerima lamaran dariku"
"jika kamu adalah kekasihku kamu jangan panggil aku nona panggil saja aku Alice bukankah sebentar lagi kita akan menjadi pasangan suami istri."
__ADS_1
"Baik Nona eh Alice"
Saat Alice akan menikah tiba-tiba hati Alice pun sangat sedih ketika melihat bahwa ibunya tidak bisa melihatnya menikah. Alex yang melihat wajah sedih Alex pun penasaran.
"Alice kenapa dengan wajahmu kenapa kamu sangat sedih apa kamu ada masalah"
"Alex aku sangat sedih karena saat aku menikah denganmu nanti ibuku tidak menemaniku padahal waktu kecil ibu berjanji jika ibu ingin melihatku memakai baju pengantin begitu juga dengan David dia ingin melihat Kita berdua memakai baju tersebut."
"terkadang kita tidak tahu takdir apa yang terjadi di masa depan tapi Alice kamu jangan merasa sedih di sana pasti ibumu sangat senang ketika kamu memakai baju pengantin yang lebih penting kamu harus terus mendoakan ibumu"
"dan aku juga merasa sedih karena kedua orang tuaku tidak bisa melihatku menikah"
"memangnya ada apa dengan orang tuamu?"
"oh ya aku belum menceritakan Kedua orang tuaku kan"
Saat mengetahui orang tuaku mati hatiku tidak bisa berbicara banyak rasanya aku ingin sekali mati bunuh diri tapi Tuan Abraham menghentikan jika aku mati pasti orang tuaku tidak akan senang dan yang lebih penting aku harus membalas dendam pada orang yang telah membuat kedua orang tuanya meninggal.
"lalu apa kamu sudah berhasil membalas dendam kematian kedua orang tuamu"
"Saat aku berusia delapan tahun aku sudah di latih untuk menembak bertarung dan berburu akhirnya di umur delapan belas tahun aku bisa membunuh orang yang telah membuat kedua orang tuaku mati."
"Kita memiliki nasib yang sama kita kehilangan orang tua kita ibuku meninggal karena memiliki penyakit dan dia di usir oleh suaminya sendiri sementara kedua orang tuamu mati karena kecelakaan tapi dari situ kita bisa belajar bahwa kita harus menjadi lebih kuat demi melindungi orang yang kita cintai" ucap Alice.
"aku sudah lama tidak mengunjungi makam ibuku, Alex apa kamu besok mau menemani ku ke sana aku ingin mengatakan bahwa kamu adalah Calon Suamiku"
__ADS_1
"baik aku juga ingin memperkenalkan diriku sebagai calon suami kamu dan setelah itu kita pergi ke makam kedua orang tuaku aku ingin memperkenalkan kamu sebagai calon istriku."
Pertemuan yang tidak terduga menumbuhkan benih-benih cinta diantara mereka berdua Alex pemuda yang terlihat sangat dingin harus merasakan jatuh cinta dengan wanita yang dingin juga tapi Keduanya sangat cocok ketika menjalin yang namanya cinta.
Singkat Cerita Keesokan harinya David dan Alice pun sudah berdandan rapi begitu juga dengan Alex dan Alice.
"kemana kalian berdua apa kalian mau pergi berkencan" ucap Alice.
"aku ingin pergi ke makam ibu apa Kakak mau ikut kesana" ucap David.
"kebetulan kita juga akan ke sana bagaimana kalau kita ke sana bersama."
"baiklah"
David dan istrinya pun masuk ke dalam mobil sementara Alex dan Alice masuk ke mobil yang satunya David pun menyalahkan mesin mobilnya kemudian dia melajukan mobilnya begitu juga dengan Alex dia melajukan mobilnya menuju pemakaman ibunya.
dalam perjalanan Alice memikirkan ibunya waktu dia kecil dia selalu di manja oleh ibunya dan dia bahkan selalu di belikan barang-barang yang dia inginkan bagi Alice ibunya adalah segalanya tak Terasa air mata pun menetes di pipinya
Sementara itu David juga mengenang kembali kenangan bersama dengan ibunya dia mengingat ketika dirinya sedang sakit ibunya lah yang selalu menjaga dirinya begitu banyak pengorbanan ibunya untuk dirinya David pun merasa sedih karena belum bisa membalas kebaikan yang bisa di lakukan oleh ibunya dan tak terasa air mata pun menetes di pipinya.
Alex yang melihat Alice meneteskan air mata pun mengerti bahwa Alice sedang merindukan ibunya dia pun juga merasa sangat merindukan kedua orang tuanya tapi dia cukup menangis di dalam hatinya.
dia tidak ingin ada orang lain yang mengetahui bahwa dia juga sangat merindukan kedua orang tuanya.
Kini mobil pun telah sampai di makam ibunya David dan Alice Mereka semua pun turun dari mobil dan menghampiri makam tersebut mereka semua pun memberikan doa pada ibunya David dan Alice.
__ADS_1
"Bu ini aku Alice maaf Bu aku baru datang kesini sebelumnya aku ingin memperkenalkan dia adalah Alex calon Suamiku lihatlah Bu dia sangat tampan seperti dan dia juga laki-laki yang baik dan tanggung jawab aku yakin dia bisa menjadi suamiku yang baik" ucap Alice.
lalu Alex pun menghampiri makam tersebut dan berkata. "Tante ini aku Alex sebelumnya aku harus mengucapkan terimakasih karena Tante sudah melahirkan wanita cantik seperti Alice dan aku berjanji pada Tante aku akan menjaga Alice dengan nyawaku sendiri karena Alice adalah duniaku"