Balas Dendam Menantu Tak Berguna

Balas Dendam Menantu Tak Berguna
Episode 58 Alex dan Alice


__ADS_3

David pun kemudian menyuruh istrinya untuk beristirahat dia akan terus mengawasi istrinya agar tidak ada masalah dalam kehamilannya David sekarang benar-benar menjadi Suami yang siaga.


Malam harinya David pun segera tidur bersama istrinya lalu tiba-tiba istrinya ngidam untuk di buatkan rujak oleh suaminya.


"Sayang ini sudah tengah malam besok aja aku akan buatkan rujak yang untukmu" ucap David.


"tapi hubby ini bukan untukku tapi untuk anak kita masa kamu tidak ingin menuruti permintaan anak kita kamu mau anak kita lahir terus suka ngiler"


David pun kemudian terbangun dan segera membuatkan rujak untuk istrinya.


"Sayang mau yang pedas apa yang manis" ucap David.


"yang pedas tapi jangan terlalu pedas" ucap istrinya.


untung saja di mansion David masih ada buah-buahan kalau tidak ada mungkin David akan pergi untuk membeli buah-buahan di tengah malam seperti ini.


David pun segera membuatkan rujak untuk istrinya dia sudah mengupas semua buah-buahnya tinggal memotong-motong buahnya lalu membuatkan bumbu yang tidak terlalu pedas.


Pelayanan yang melihat bahwa David berada di dapur pun langsung menghampiri David.


"Tuan ada apa? apa Tuan sedang membuat sesuatu"


"iya nih bi istri saya ingin dibuatkan rujak" ucap David.


"biar bibi aja yang buatin kamu tinggal ke kamar saja nanti aku membawa rujak ini ke atas."


"tidak usah bi bibi tinggal istirahat aja lagi pula istri saya ingin rujak buatan saya"


David pun kemudian mengulek bumbu dengan telaten kemudian dia mencampurkan bumbu tersebut di atas buah-buahan yang berada di atas piring.


setelah selesai membuatkan rujak David pun kemudian pergi ke lantai atas untuk memberi rujak pada istrinya.


"Sayang rujaknya udah datang"


Gracia pun sangat gembira ketika dibuatkan rujak oleh Suaminya.


Gracia pun memakan rujak buatan suaminya tapi baru tiga suapan dia langsung berhenti. "Hubby aku sudah kenyang kamu habiskan saja rujaknya" ucap istrinya.


"sayang kenapa kamu tidak habiskan makan ini apa kamu tidak suka"

__ADS_1


"bukan tidak suka tapi aku sudah kenyang"


David pun hanya menghela nafas mungkin ini karena anak di dalam kandungannya. David pun tidak merasa kecewa sama sekali Tapi dia tetap mengerti keputusan istrinya.


"baiklah aku akan makan tapi kamu harus minum dulu lalu setelah itu kamu bisa tidur kembali"


Gracia pun hanya mengangguk lalu setelah minum dia pun kemudian tertidur dengan lelap.


David pun kemudian turun ke bawah untuk menghabiskan rujak yang dibuatnya. Setelah selesai dia pun kemudian mencuci tangannya dan langsung menuju ke kamar.


Keesokan harinya David mengantarkan istrinya pergi ke Perusahaan dia pun terus menjaga istrinya.


ketika telah sampai di Perusahaan dan Semua orang karyawan pun langsung memberikan selamat atas kehamilan Pemimpinnya.


David dan Gracia kemudian berjalan menuju ke ruangan istrinya Semua karyawan pun semakin iri dengan kebersamaan David dan Gracia.


"bukankah mereka berdua selalu membuat kita iri mereka berdua benar-benar pasangan yang sangat cocok"


"mereka berdua adalah pasangan yang sangat serasi dan juga Nona Gracia memiliki wajah yang cantik lalu suaminya juga memiliki wajah yang cukup tampan mereka berfikir bahwa anaknya pasti akan terlahir sangat lucu."


David pun kemudian telah sampai di Perusahaan dia pun menemani istrinya bekerja dia melihat semua pekerjaan istrinya.


"tenang saja semua pekerjaan sudah di bereskan oleh Alex sekarang tugasku adalah menjaga kamu"


"tapi hubby aku tidak apa-apa masih ada Nana yang menemani aku"


"tidak usah biar aku saja yang menemani kamu lagi pula aku terlalu bosan untuk berada di kantorku lebih baik aku melihat wajah cantik istriku yang sedang serius bekerja."


Sementara itu Alex sedang menemani Alice di Perusahaan EDALICE Alex mengajarkan Alice bagaimana cara menjalankan sebuah Perusahaan. David sengaja menyuruh Alex untuk mengajarkan David karena ini adalah kesempatan Alex untuk berhubungan dengan Alice.


Alice pun melihat dan mendengarkan penjelasan dari Alex tapi dia malah fokus dengan tatapan Alex dalam hatinya Alex sangat tampan dan cerdas dia tidak kalah dengan adiknya.


Alice pun terus melamun melihat wajah Alex dia pun sampai berbicara sendiri "andai saja aku menikah denganmu Alex aku akan merasa sangat bahagia" ucap Alice dalam lamunannya.


Alex yang mendengar hal itu pun langsung berpura-pura bertanya. "maaf Nona tadi apa yang Nona bicarakan."


Alice pun tersadar dari lamunannya. "hah memangnya apa yang aku bicarakan aku tidak mengerti sama sekali"


Alex pun hanya menghela nafas Alex kira bahwa alice mengetahui apa yang dia katakan.

__ADS_1


Alex dengan berani kemudian sedikit menggoda Alice "Nona tadi kamu berkata bahwa jika Nona menikah denganku kamu akan merasa sangat bahagia" ucap Alex.


mendengar perkataan Alex pipi Alice pun langsung memerah Wanita yang dijuluki Queen Mafia harus malu-malu ketika di tanya seperti itu Wanita yang sudah menghabisi seluruh anggota Mafia sekarang harus berhadapan dengan laki-laki yang dia cintai.


"hah memangnya aku bertanya seperti itu"


"betul tadi Nona bertanya seperti itu"


"aku tidak merasa bertanya seperti itu pun mungkin kamu salah dengar" ucap Alice.


"mungkin benar apa kata kamu Nona aku salah dengar."


"kenapa dia tidak terus memojokkan diriku bahwa aku berkata ingin menikah dengannya" gumam Alice.


"oh ya Nona besok adalah ulang tahun Bos hadiah apa yang ingin kita berikan" ucap Alex.


"benar juga Lex besok adalah ulang tahun adiknya dan dia belum membelikan hadiah apa pun untuk adiknya."


"Alex nanti kamu temani aku untuk membeli hadiah ulang tahun untuk Adikku"


"baik Nona" Alex pun merasa sangat senang karena bisa terus berduaan dengan Nona Alice dia benar-benar merasa sangat bahagia di hatinya.


Alex juga tidak lupa untuk membelikan hadiah ulang tahun untuk Alice karena ulang tahun Alice sama dengan ulang tahun bosnya.


Kini Alex pun kembali menjelaskan tentang Sistem Perusahaan setelah Alex mengajarkan Alice untuk menjalankan Perusahaan Alex pun kemudian mulai menyusun rencana untuk memberikan hadiah kepada Alice dihari ulang tahunnya besok.


Sebelum menyusun rencana Alex pun menyelesaikan masalah pekerjaannya terlebih dahulu lalu setelah selesai dia meminta bantuan Bosnya agar bisa memberikan surprise untuk Alice.


David pun membaca pesan dari Alex kemudian dia pun tersenyum-senyum sendiri melihat Suaminya tersenyum sambil bermain ponsel istrinya pun mengerenyitkan dahinya.


"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri sini berikan ponselnya"


"Sayang kamu kenapa? kenapa kamu terlihat sangat marah"


"cepat berikan hpnya"


David pun kemudian memberikan Ponselnya dan dia pun melihat isi pesan dari Alex melihat isi pesan tersebut dan membacanya Alice pun langsung kaget dan tidak percaya.


"gimana apa kamu sudah membacanya?" Alice pun mengangguk sambil kaget dan tak percaya apa yang di tulis di pesan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2