
Di sisi lain Daryl sudah sampai di depan rumah milik papanya ,Daryl mulai membantu menurunkan barang-barang belanjaan Tania , Meskipun Terkadang Mamanya sibuk mementingkan dunia bisnis bukan berarti mengurangi rasa Hormatnya karena bagaimanapun juga Tania lah yang mengandung dan melahirkannya selama 9 bulan.
Namun terkadang ada sisi rasa kecewa Daryl ke pada ke dua orang tuanya yang sibuk dengan dunia bisnis.
Setelah membantu Tania Daryl segera berpamitan untuk menuju Apartemen miliknya yang di fasilitaskan oleh surya sekaligus kado ulang tahun .
"Udah beres Ma,Daryl pamit ke apartmen mau nginep di apartemen aja" ucap daryl seraya mencium punggung tangan Tania.
" Lho..kenapa gak nginep di rumah aja, mumpung mama ada di rumah" bujuk Tania
" Maaf ..Daryl ada janji sama Angga dan Nova mereka mau nginep juga di sana"
" Ya udah deh...hati hati ya sayang!!" Tania nampak mencium kening putranya dengan penuh kasih sayang.
"Iya mah ...see you" Daryl membalas dengan mencium pipi sang ibunda.
Daryl mulai memasuki mobil dan mulai menginjak pedal gas mobil untuk menuju Apartemen .
Selang beberapa menit sampailah ia di Apartemen miliknya,namun siapa sangka di sana sudah ada Angga dan Nova yang menunggu di depan pintu Apartemen padahal mereka janji akan ke sana pukul 20.00 malam.
sedangkan sekarang baru pukul 19.30
__ADS_1
" Gila..bisa kutuan di sini gue nunggu si Daryl. Mentang mentang anak orang kaya " beo angga dengan menopang dagu ala ala cherrybelle sembari jongkok di depan pintu Apartemen.
"Mending sampai kutuan..kalau sampai Berjamur di sini dan gak ada yang mau nikah sama lo gara gara jamuran baru tau rasa lo " timpal Nova dengan menoyor kepala Angga
" ****...Eh semut Rangrang Doa lo jelek amat " umpat Nova
" Mending semut rangrang lo laler ijo , Ehh...mungkin si Daryl ke sini naik kuda pony,atau engga kudanil atau mungkin kaki seribu makanya dia lama sampainya"
Di saat mereka tengah sibuk berdebat tiba tiba terdengar suara yang tidak asing bagi mereka sehingga mereka berdoa menengok .
" Woy..kutu kupret, kalian udah di sini aja" teriak Daryl yang masih berjalan menuju apartemen.
" Bosen gak ada kegiatan di rumah makanya cepet-cepet kesini, untung kita berdua nggak lumutan nungguin lo" ucap Angga.
Mereka semua sebenarnya hanya ingin menonton pertandingan sepak bola dengan damai dan tentram sebab acara di mulai pukul 23.00 jika mereka menonton di rumah pasti ada aja yang mengganggu mengingat mereka esok harus berangkat sekolah.
Sembari menunggu acara mulai mereka bertiga mulai menyiapakan cemilan yang akan menemani mereka nanti.
Karna kebetulan mereka belum makan malam akhirnya mereka membuat indomie yang menurut mereka gampang dan parktis bikinnya.
" woy..cecunguk,Mumpung acara belum mulai nih mending kita siapin cemilan dulu" ucap daryl.
__ADS_1
" Kebetulan nih,gue sama Nova juga lagi laper belum makan malam " ucap angga dengan mengelus perut miliknya.
" Tapi gak ada apa apa di kulkas adanya cuma indomie" Daryl mulai berjalan menuju dapur dan mengambil 3 biji indomie kuah.
"Ga papa indomie juga yang penting cacing cacing kremi yang ada di perut gue bisa tenang " ucap nova yang mulai mengekor di belakang Daryl di ikuti oleh angga.
"Lha .. kok 3 biji kan cuma kita berdua yang laper trus yang satu buat siapa???buat tikus penjaga apartemen lo ya Ryl???" Beo angga sambil celingukan mencari keberadaan si tikus.
"Buat kuntilanak yang ada di kamar mandi noh!!! Ya buat gue lah masak lo berdua makan gue yang nyuapin" balas Daryl dengan memukul pantan Angga dengan panci yang akan mereka gunakan buat bikin indomie
" Hehe...kirain, " cengir angga dengan memegangi pantatnya.
"Serius ada kuntilanak di kamar mandi Ryl ???" Tanya nova dan bergidik ngeri.
"Bawel ya lo berdua.. buruan bikin tuh indomienya" daryl menyodorkan panci untuk nova.
" Lha kok gue." Nova menerima panci dan mulai mengambil air untuk di rebus.
" Eh kecebong ..lo tau kan kalau Daryl gak bisa masak apalagi gue , bikin telor ceplok aja jadi egg eye cow black"
" Apaan tuh egg eye cow black" tanya Daryl penasaran.
__ADS_1
"Telur mata sapi gosyongng...ha..ha.." lawak angga