
DI Saat Arin sedang berjalan menuju ruang kelas tiba tiba Daniel menghampirinya.
" Hay Ar..!" Sapa Daniel.
" Hay juga kak, kak Daniel mau ke mana??" Tanya Arin
"Ar..gue ke kelas duluan ya " Ucap Jessy seraya menepuk pundaknya.
" Ok jess" jawab Arin.
"kan gue lagi nyamperin lo, BTW pulang sekolah pulang bareng gi mana.??" Ucap Daniel
" Emtz...boleh " jawab Arin.
" Ya udah nanti pulang sekolah gue tungguin di depan gerbang ya"
"Ok kak, ya udah Arin pamit mau ke kelas dulu ya kak" ucap Arin dan mulai beranjak meninggalkan Daniel.
"Lo itu emang spesial Ar.." gumam Daniel sembari memandangi punggung Arin yang kian menjauh.
Setelah jam pelajaran sekolah usai Arin langsung menuju parkiran dan menunggangi motornya.
Arin langsung menuju depan gerbang sekolah tepat di mana ia membuat janji dengan daniel. Di depan gerbang sudah ada Daniel yang stay di sana.
"Kak..jadi kan pulang bareng???trus Motor kak Daniel mana??"Tanya Arin
" Iya nih Ar, kebetulan Motor gue rusak ,jadinya gue suruh orang bengkel buat ngambil motornya." Jawab Daniel, yang merupakan alasan semata, karena sebelum Arin Datang sebenarnya motornya ia titipin ke aldi.
" Gue nebeng lo aja ya!!" Ucap Daniel Menimpali.
"Ok kak,yuk !!" Jawab Arin
" Ya udah biar gue aja yang nyetir,Oke!!" Pinta Daniel dan Arin segera pindah posisi ke belakang.
__ADS_1
Daniel mulai melajukan motor menuju sebuah tempat di mana bukan arah jalan menuju rumahnya.
"Kita mau ke mana kak??" Tanya Arin sedikit berteriak agar Daniel yang memakai helm mampu mendengarnya
" Gue mau ajak lo ke suatu tempat,pasti lo bakal suka"jawab Daniel.
Setelah beberapa menit perjalanan sampai lah mereka di sebuah tempat di mana banyak sekali anak anak nongkrong dan berkumpul untuk melepas ke galauan mereka.
Ada,yang bermain Track Cycling,skeatboard,bermain gitar, Bermain sepatu roda dan masih banyak aktivitas yang lain.
Arin yang melihat semua itupun sontak kaget,
" Gi mana??lo suka gak??" Tanya Daniel.
"Suka banget kak, " Jawab Arin yang matanya tak luput memandangi seseorang yang dengan hebatnya bermain Track cycling.
"Ar!!! Lo tunggu sini ya gue mau beli minum dulu." Ucap Daniel pada Arin yang masih fokus dengan Track cycling
" Oh..iya iya kak"jawab Arin, Daniel membawakan dua botol air mineral dan dua ice cream di dalam kantong plastik transparant .
" Kak Daniel gak papa kan??" Ucap Arin memecah keheningan.
" Oh .iya sorry sorry gue gak papa, Btw makasih ya lo udah nolongin gue" ucap Daniel.
" Iya kak sama sama" jawab Arin
"Ini minuman satu buat lo dan ice cream satu lagi buat lo juga" Ucap Daniel seraya menyodorkan air mineral dan ice cream secara bergantian.
" Wuiih...thanks ya kak"Arin segera meletakkan Air mineral dan membuka bungkus Ice cream untuk ia nikmati,begitupun juga Daniel.
" Kayak anak kecil lo!!" Ucap Daniel dan tiba tiba tangannya terulur untuk menghapus sudut bibir Arin yang belepotan terkena ice cream.
Kejadian kali ini membuat hati Daniel maupun Arin jadi tidak singkron.
__ADS_1
Tak terasa waktupun kian sore, akhirnya Arin Dan Daniel memutuskan untuk segera pulang.
" Kak! udah sore nih kita pulang yuk" Ajak Arin yang sedang memandangi jam tangan yang melekat di tangannya
" Ya udah yuk" jawab Daniel.
Daniel dan Arin mulai menaiki motor, dan Daniel mulai melajukan motor menuju rumahnya , setelah beberapa menit akhirnya mereka berdua sampai di depan rumah Daniel .
" Ar!! Makasih ya udah mau anterin gue"ucap Daniel
" Iya kak sama sama, Arin juga makasih banget udah di tunjukin sama tempat yang tadi" ucap Arin.
" Ya kalau lo suka kapan kapan kita bisa ke sana lagi" ucap Daniel.
" Siap!!!" Jawab Arin.
" Ya udah Arin pamit pulang dulu ya kak takut mamah khawatir" ucap Arin kembali.
" Emtz..tunggu Ar gue boleh minta no Hp lo gak??" Ucap Daniel.
" Owh..no hp ,ya udah sini kak HP nya" Jawab Arin ,Daniel segera menyodorkan ponsel miliknya dan Arin mulai mengambil ponsel milik Daniel serta mengetik 12 angka digit di hpnya
" Udah kak tinggal save aja" ucap Arin seraya menyodorkan kembali Ponsel Daniel.
"Ok Thanks Ar" ucap Daniel
Arin segera melajukan motoornya meninggalkan pekarangan rumah Daniel karena takut Arumi mengkhawatirkannya mengingat waktu yang mulai sore.
Di sisi lain Daniel nampak senyum senyum sendiri,
"gue kasih nama apa ya " gumam Daniel yang masih memandangi 12 angka digit di ponselnya
Akhirnya Daniel menyimpan nomor itu dengan Nama Arin dan emot gambar hati di belakangnya.
__ADS_1
Daniel segera memasuki rumah dan langsung menuju kamarnya .
Arin yang masih di perjalanan menuju pulang, melajukan motornya dengan kecepatan di atas rata rata, setelah beberapa menit akhirnya Arin sampai juga di pekarangan rumahnya.