Beauty Girl Is Mine

Beauty Girl Is Mine
Makan Malam Bersama


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 18.00 makanan makanan lezat sudah terjejer rapi di meja makan ruang tamu.


"Assalamualaikum..." Suara di balik pintu depan .


"Biar Mama aja yang bukain ..." Arumi dan Arin saling pandang dengan Arin yang yengah mengelap gelas minum.


" Walaikumsallam. "


" Klek..Papa sudah pulang, sini biar Mama yang nawain tasnya " Arumi membukakan pintu lalu mengulurkan tangan untuk menyalaminya.


" Gak usah Mah..Biar Papa sendiri aja yang bawa"


Mungkin karena merasa capek akhirnya Taufik segera menempatkan badannya di sofa Ruang tamu di susul dengan Arin putri kesayangannya itu.


" Malam Pa... Papa tumben jam segini udah pulang..?"Tanya arin yang sudah hafal karena tidak biasanya Taufik pulang di jam segini .


"Malam sayang ...iya,karena nanti malam Om Surya sama Tante Tania mau main ke sini"


" Emng keluarga Om Surya tinggal di daerah sini juga ya Pa. ..??"


"Iya Sayang .. makanya Mereka mau main ke sini,apalagi kita sudah lama banget kan gak pernah ketemu semenjak mereka pindah dulu"


"Owhhh ...pantesan aja Mama masak banyak hari ini katanya bakalan ada tamu datang"


" Ngomong-ngmong gi mana Hari pertama anak gadis papah sekolah????" Nampak taufik sedang mengelus rambut putri kesayangannya itu yang saat ini tengah duduk di sampingnya.

__ADS_1


" Ya ...gitu deh.. seneng juga karena fasilitasnya sangat mendukung, ya udah Arin naik ke atas dulu ya Pah.."


"Iya Nak... "


Setelah bertemu dengan Taufik kini Arin langsung naik ke atas menuju kamar dan bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Tap.."


" Tap ."


"Tap.."


Pijakan demi pijakan anak tangga yang harus Arin lalui untuk menuju kamar yang bertempat di ruang bagian Atas .


Setelah sampai di kamar, Arin langsung mengambil Handuk dan menuju kamar mandi .


Butiran demi butiran air kini mengalir dan menyegarkan badannya yang terasa sudah sangat penat. Tak lupa Arin mengambil Air wudhu .setelah selesai dengan ritual mandinya kini Arin segera mengambil baju ganti di lemari pakaiannya , saat hendak mengambil setelan piama berwarna biru muda kini dia mengalihkan dengan mengambil dress selutut berwarna putih karena mengingat kata ayahnya bakalan ada tamu yang datang untuk makan malam bersama di rumah .


Saat tengah memakai lip gloss dan besiap-siap tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar sana.


" Ar...udah di tungguin papa sama mama tuh di bawah jangan lama-lama kakak turun duluan ya.."


" Iya kak..bentar lagi Arin turun " jawab Arin yang masih sibuk di depan cermin.


Jangan di tanya lagi betapa cantiknya Gadis itu dengan baluran kain Dress putih selutut, rambut di ikat setengah dan riasan wajah yang tipis namun tetap membuat dia kelihatan anggun dan cantik.

__ADS_1


Kini Arin langsung berjalan menuju ke ruang tamu karena sperti yang kakak nya bilang Papa sama Mamanya sudah menunggu di bawah, Tak enak jika membuat mereka menunggu nya terlalu lama.


Di saat tengah menuruni anak tangga tak sengaja dua bola matanya menangkap sosok pria yang tak Asing Baginya.


Dia adalah laki-laki yang mengantarnya pulang sekolah Tadi siang. Tak mau terlalu banyak memikirkan hal yang tidak tidak, kini Arin langsung menuju dua orang yang umurnya tidak jauh beda dengan kedua orang tuanya yaitu Om surya dan tante tania .


"Malam Om...malam Tan..." Sapa Arin sambil menyalaminya.


" Malam nak..." Sahut mereka dengan kompak.


" Ya ampun Sayang... Ini beneran Arin kan..???" Tania memeluk dan tidak menyangka kalau Arin kini sudah tumbuh menjadi gadis remaja yang sangat cantik.


" Iya,Tan..." jawab Arin dan memasang senyum manisnya


" Ya..udah kita makan dulu yukk keburu gak enak nanti makannannya" suara Arumi menengahi


Kini suasana menjadi hening seketika selain suara dentingan sendok yang saling bersahutan .


Setelah mereka semua selesai makan mereka melanjutkan dengan berbincang-bincang dan ngobrol satu sama lain.


Apalagi Taufik dan Surya karena ini awal pertemuan mereka setelah bertahun-tahun lamanya tidak bertemu.


nampak arumi dan Tania saling berbagi cerita dan pengalaman sebagai seoarng istri .


Namun di sisi lain nampak seoarng laki laki dan gadis yang hanya diam dan memainkan layar ponsel dengan pikiran masing- masing.

__ADS_1


Jam dinding sudah menunjukkan pukul 21.00.


Akhirnya keluarga om Surya berpamitan untuk pulang .


__ADS_2