Beauty Girl Is Mine

Beauty Girl Is Mine
Membuat Khawatir


__ADS_3

Saat jam pelajaran olah raga selesai Daryl dan juga murid murid yang lain akan segera mengganti pakaian seragam mereka.


Di saat itu tiba tiba Daryl menanyakan soal keadaan Arin


" Ehh keadaan cewek yang tadi terkena bola volly gi mana,dia baik baik aja kan???"


"OMG demi apa ...????sejak kapan seorang Daryl maharenda peduli dengan seorang perempuan" ucap Angga


" Brisik lo!!! ... Gue itu nanya harusnya di jawab " Dqryl menimpali.


" Lha lagian pertinyiin lu gak masuk akal, ya mana kita tau lo kan tau sendiri dari tadi juga kita bareng sama lo" ucap Angga yang menirukan gaya biicara dari seorang komedian tukul arwana.


" Emng lo pikir kita paranormal yang bisa mengetahui hal sesuatu tanpa melihatnya"Nova menimpali sambil membenarkan kancing seragamnya.


"Kalian mah bukan Paranormal, tapi kurang normal" lawak Daryl di iringi gelakan tawa lalu berjalan pergi menuju kelas di ikuti dengan angga dan nova.


Sesampainya di kelas pandangan Daryl nampak mencari seseorang yang ternyata tidak ada di dalam kelas


" Apa mungkin dia belum sadar ya..??" Gumam Daryl namun dapat di dengar oleh angga.


" Siapa yang belum sadar , ohh gue tau nih ...pasti lo nyari Arin ya ??? Ayo ngaku..." Goda angga dengan menyenggolkan pundaknya.


" E-nggak ...salah denger kali kuping lo!! maksud gue , lo itu jadi laki laki kok sabar banget sih" Daryl mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Owh ..ya jelas dong siapa dulu dong.!!, Angga " balas angga dengan mengusap pucuk rambut dan menaikkan turunkan sebelah alisnya bergaya seolah olah menjadi cowok tampan dan cool


" Oh iya gue mau ke UKS dulu bentar mau minta plester tadi gak sengaja kaki gue ada yang luka dikit." Ijin Daryl Padahal sebenarnya Dia hanya mau memastikan bahwa Arin sudah sadar ataukah belum.Namun di saat di saat dia mulai beranjak dari tempat tidur datanglah dua gadis yang rupanya Arin dan Jessy , hingga akhirnya Daryl mengurungkan niatnya dan kembali duduk.


" Eh Ryl..katanya lo mau ke UKS kok malah balik duduk lagi" Tanya Nova


" Nggak jadi lukanya udah sembuh" cengir Daryl.

__ADS_1


" Owh gitu cepet banget sembuhnya "Angga menimpali


" Ya iyalah emang otak lo lama , lama buat loading" balas Daryl dengan menoyor kepala angga


Di bangkunya kini Arin mendapat cecaran pertanyaan dari teman temannya


"Lo ga papa kan Ar..??" Tanya Nia teman satu kelasnya.


" Iya gue ga papa kok Ni." Jawab Arin


" Iiihhh...so sweet banget ya kak Daniel,Gue jadi pengen gantiin lo waktu pingsan deh Ar...biar bisa di gendong sama kak Daniel" Beo Reni


" Kalau misalpun lo yang pingsan juga belum tentu kak Daniel mau gendong kaleng rombeng kayak lo" Dito menimpali


" Eh ..tapi gue takut kalau kejadian tadi sampai terdengar ke telinga kak Ninda, " Jessy nampak khawatir.


Tasya yang mendengar ucapan itupun menatap dengan tatapan licik.


" Siang bu" jawab murid serempak


" Oh iya kalau gak salah kalian ada PR ya dari ibu , gi mana ada kesusahan dalam ngerjainnya???" Tanya bu tutik


" Susah semua bu"jawab Angga.


"Kring.."


Setelah beberapa menit jam pelajaran berlangsung bel pulang sudah berbunyi


" Baik anak anak kita lanjutkan lagi dipertemuan berikutnya"


Semua murid mulai berbaris untuk bersalaman dengan bu tutik, sehingga Daryl menarik bagian baju Dito ke belakang untuk bertukar posisi karena Dito berdiri tepat di belakang Arin.

__ADS_1


" Lo Pulang bareng gue !!!, " bisik Daryl tepat di telinga Arin


" Gue bisa naik taksi online kok" balas Arin


" Gak ada penolakan ini perintah dari om taufik "


Setelah mereka berdua selesai bersalaman, Daryl langsung memegang pergelangan tangan Arin dan menariknya untuk segera menuju mobil miliknya. Dengan oleh Angga dan Nova yang mengekor Momen itu banyak di saksikan oleh beberapa siswa sehingga membuat mereka mulai berbisik bisik satu sama lain .


" Sekarang masuk mobil" Titah Daryl dan di Turuti oleh Arin apalagi itu menyangkut soal Papanya.


" Trus gue sama Nova gi mana..??" Tanya Angga di balas anggukan oleh nova


" Lo berdua naik taksi" ucap Daryl


" Terus yang bayar siapa..??" Tidak mau berdebat terlalu banyak akhirnya Daryl menyodorkan dua lembar uang ke pada Angga dan Nova.


" Nah gitu dong..!! " jawab Angga dan Nova serempak.


Nampak Daryl sudah menjalankan mobil meninggalkan area parkir SMA Garuda.


" Ehh...Tadi lo bilang papa yang nyuruh ,emng papa tau ya kalau gue habis pingsan??"arin Nampak heran


" Ya mana gue tau..mungkin pihak sekolah ada yang hubungin bokap lo " ucap Daryl dengan pandangan yang fokus ke jalanan.


sepanjang perjalanan sampai rumah Arin, tidak ada percakapan lagi . kini mobil sudah berhenti tepat di depan gerbang rumah Arin di saat Arin hendak turun tiba tiba pergelangan tanganya di tahan oleh Daryl


" gue minta nomor ponsel lo" ucap Daryl dengan nada dingin


" Buat apa ???" Arin bertanya dengan nada ketus


"Om taufik bilang mulai sekarang lo pulang pergi sekolah bareng gue jadi misal gue mau jemput lo ,gue bisa tanya ke lo dulu udah siap atau belum jadi gue gak kelamaan nunggu" ucap Daryl yang sebenarnya itu semua hanya alasan dan kemaunnya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2