
Setelah 20 menit Berlalu kini tiba saatnya pelajaran di mulai. Setelah beberapa murid maju akhirnya tiba nama Arinda di panggil,arin nampak terlihat gugup dan malu namun apa boleh buat mau tidak mau dia harus tampil demi mendapatkan nilai.
Arin sudah berdiri di depan kelas dengan Gitar yang sudah di persiapkan bu ranum sebelumnya.
Nampak Arin mulai memainkan senar gitarnya dengan judul lagu
Kisah kasih di sekola (Chirsye)
"Resah dan gelisah
Menunggu di sini
Di sudut sekolah
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganku
Walau mencuri waktu
Berdusta pada guru
Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Di saat arin mulai menyanyikan lirik demi lirik lagu yang dia bawakan ternyata Daryl sedari tadi sudah menatap dirinya penuh kagum.
Seakan penuh tanya
"Sedang apa di sini?"
"Menanti pacar, " jawabku
Sungguh aneh tapi nyata
Takkan terlupa
Kisah-kasih di sekolah
Dengan si dia
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah-kasih di sekolah
Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya
"Sedang apa di sini?"
"Menanti pacar, " jawabku
Sungguh aneh tapi nyata
__ADS_1
Takkan terlupa"
Nampak semua murid tak percaya ternyata sosok seperti Arin mahir dalam memainkan gitar di iringi dengan suara lembut dan merdu yang ia nyanyikan.
"Kisah-kasih di sekolah
Dengan si dia
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah kasih di sekolah
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah-kasih di sekolah"
Karena terbawa suasana akhirnya banyak dari murid ikut serta menyanyikan lagu yang arin bawakan.
Masa-masa paling indah
"(Masa indah)
Kisah-kasih di sekolah
(Kasih kita)"
Banyak murid murid yang memuji suara Arin hingga ia merasa malu,di iringi tepuk tangan dari teman temannya .
"Wah bagus sekali Arin .ibu tidak menyangka kamu mahir dalam bermain gitar" puji bu ranum
"Nomer absen selanjutnya.!!"
Setelah beberapa murid maju ke depan kini tiba saatnya nama Daryl di panggil. Semua murid sudah sangat familiar dengan Daryl yang memang Sangat mahir dalam hal musik apalagi Daryl memiliki suara yang sangat merdu banyak siswi-siswi yang terkagum-kagum saat melihat atau mendengar Daryl bermain gitar
Kini Daryl sudah duduk di depan kelas dengan memegang sebuah gitar yang akan ia gunakan untuk menyanyikan sebuah lagu yang berjudul.
Suatu saat Nanti (Hanin dhiya)
"Sekian lamanya ku melangkah
Lewati cerita
Begitu jauh dan berwarna
Namun, tetap saja
Tak ada yang sanggup tandingimu
'Tuk membuatku luluh
Abadi di hati"
Saat baru beberapa lirik kini mata Daryl sudah tertuju pada gadis yang sedang duduk di sebelah Jessy.
Tatapan yang penuh arti,sehingga teman-teman memprediksi bahwa lagu yang dia bawakan merupakan ungkapan hatinya kepada gadis itu.
"Kau yang tak pernah hiraukanku
Tak pernah pedulikan
Aku yang s'lalu
__ADS_1
Kagumi dirimu
Meski perih kuterima
Meski sedih kunikmati
Tak mampu aku sedikit pun lupakanmu
Meski aku takkan mungkin milikimu
Satu doaku
Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku
Berbagai cara t'lah aku tempuh
'Tuk hapus dirimu
Namun, engkau lagi dan engkau lagi
Tetap engkau lagi
Cinta sejati yang enggan mati
Dan kokoh berdiri
Mungkin hingga mati, oh-oh
Kau yang tak pernah hiraukanku
Tak pernah pedulikan
Aku yang s'lalu (aku yang s'lalu)
Kagumi dirimu (kagumi dirimu)
Meski perih kuterima
Meski sedih kunikmati
Tak mampu aku sedikit pun lupakanmu
Meski aku takkan mungkin milikimu
Satu doaku
Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku
Ho-wo-oh-oh-oh-oh-oh-uh"
Di saat Daryl menatap penuh arti jantung Arin mulai berdegup kencang , ataukah ini hanya perasaannya saja bahwa lagu yang Daryl bawakan ini untuknya.
Namun di sisi lain nampak Tasya yang menatap intens tidak suka dengan kejadian ini.
"Meski perih kuterima
Meski sedih kunikmati
Tak mampu aku sedikit pun lupakanmu
Meski aku takkan mungkin milikimu
Satu doaku (satu doaku)
Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku
Satu doaku
Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku"
__ADS_1
Suara riuh tepuk tangan memenuhi seisi sudut ruang kelas sudah tidak heran karena memang Daryl sangat mahir dalam bidang ini.