Beauty Girl Is Mine

Beauty Girl Is Mine
Penyebab Terjadinya permusuhan


__ADS_3

FLASH BACK ON.


Malam yang begitu Indah di hiasi dengan gemerlapnya cahaya bintang bersama sang Rembulan .


DI Malam itu merupakan malam di mana sekelompok remaja akan mengadakan party di sebuah caffe untuk merayakan hari persahabatan mereka yaitu THE JAGUAR CAFFE.


Di lokasi itu kini sudah hadir Tiga orang laki laki dan satu perempuan yaitu, Daniel,Aldi,Nova,dan Ninda. Namun kini mereka masih menunggu kedatangan dua orang lagi Yaitu Angga dam Daryl .


"Eh Nov!!!..si Angga sama Daryl belum sampai ya???" Daniel bertanya ke pada Nova.


" Belum , mungkin sebentar lagi sampai .tadi dia habis ngabarin kalau kejebak macet di jalan" jawab Nova


" Ya udah mending kita pesen minum aja dulu sambil nunggu mereka sampai" ucap Ninda menyela perbincangan antara Daniel dan Nova


" Ya udah Nin, kamu yang pesen ya" Titah Daniel.


" Oke , kalian mau minum apa???"


" Gue Orange soda" ucap Aldi

__ADS_1


"Gue lime citrus soda." Daniel menimpali di ikuti Nova.


"Gue cooffe latte aja"


" Mbak...mbak !!!! pesen Strawberry milkshake 1, coffe latte 1,lime citrus soda 1 dan Orange soda 1"


" Tambah lagi blue lagoonnya 2 mbak" timpal Daryl


Setelah menunggu Beberapa menit akhirnya Angga dan Daryl datang mereka langsung berjabat tangan dan saling berpeluk satu per satu.


" Baik kak kami akan siapkan dulu , " ucap pelayan caffe.


" Ini kak pesenannya...selamat menikmati" ucap sang pelayan sambil meletakkan minumannya satu per satu di meja..


Kini mereka sedang mengobrol satu sama lain di iringi dengan gurauan, nampak raut wajah mereka yang sama sama terlihat bahagianya.


Namun di saat semua tengah asik berbincang bincang Daniel membuka sebuah obrolan yang terdengar amat serius.


" OH iya...berhubung ini merupakan hari yang sepesial ada sesuatu yang mau gue sampein, terutama pada ke elo Ninda" ucap Daniel yang saat ini pandangannya telah tertuju ke pada Ninda.

__ADS_1


" Nin..gue mau jujur soal perasaan gue ke lo .mungkin gue bukan laki laki yang baik bahkan jauh dari kata kata sempurna , tapi gue mau jadi orang yang bisa membuat lo tertawa dan tersenyum setiap hari, Tempat di mana untuk berbagi kesedihan dan juga kebahagiaanmu. Gue suka dan gue cinta sma lo sejak pertama kali kita masuk SMA Nin kamu mau kan jadi cewek gue????" Daniel memegang dan menggenggam kedua tangan Ninda penuh harap..


"Tapi maaf Dan.. gue gak bisa terima cinta lo karena lo sudah gue anggep seperti sodara gue sendiri" Ninda perlahan melepaskan genggaman tangan Daniel


" Tapi kan selama ini lo care sama gue, lo baik dan perhatian ke gue ? Atau lo mau mungkin Kita bisa jalanin dulu aja, gue yakin dengan berjalannya waktu lo bisa cinta sama gue"


" Maaf gak bisa Dan !!! Di hati gue udah terlanjur ada orang lain. dan itu elo Daryl" kini mata Ninda sudah berkaca kaca beralih menatap Daryl. Belum sempat Daryl angkat bicara sebuah bogeman keras sudah mendarat di pipi kiri,hingga sudut bibirnya mengalir darah segar.


"Buuugghhhhh"


" Oh, Gue gak habis pikir!!! J adi selama ini yang gue anggep sebagai teman baik adalah musuh dalam selimut,lo nikung gue dari belakang kan mulai sekarang jangan pernah anggap gue sebagai teman baik lo lagi!!!" Ucap Daniel tepat di depan muka Daryl dengan suara meninggi.


"Stop Daniel.!!!! Jangan kayak anak kecil gini deh, lo ga malu apa jadi tontonan gratis mendadak di Caffe ini " Ninda mencoba melerai


" Eehh Daniel!!! gue rasa lo itu udah cukup dewasa buat ngadepin situasi yang kayak gini, dan sebelum lo bertindak harusnya otak lo,lo gunain agar bisa berfungsi dengan baik gi mana konsekuesinya jika lo di terima atau tidak supaya gak bikin malu harga diri lo sendiri. Padahal kita berteman sudah sejak SD tapi apa??? cuma gara gara perempuan lo berubah sikap kayak gini. Ini bukan Daniel yang gue kenal. Lo yang mau untuk gue tidak lagi anggap lo teman baik,OK mulai sekarang jangan pernah anggap gue sebagai teman lo lagi." Daryl mengusap sudut bibirnya yang terasa nyeri dan mengeluarkan darah segar , kini akhirnya Daryl angkat bicara dengan ucapan yang menohok tepat di depan wajah Daniel.


" Dan lo Ninda!!! Gue hargain perasaan lo, tapi maaf lo udah gue anggap seperti teman baik gue , jadi gue harap lo bisa hargain itu semua" timpal Daryl yang setelah itu langsung pergi meninggalkan Daniel ,di ikuti oleh Angga dan Nova,namun nampaknya tidak dengan Aldi dia lebih memilih berpihak ke pada Daniel. kini hati Ninda tarasa perih mendengar ucapan Daryl .


FLASH BACK OFF

__ADS_1


Jadi kejadian itulah yang menyebabkan Permusuhan antara Daniel dan Daryl.


__ADS_2