
Di depan pintu kelas Ninda sedang berbisik ke pada Renata dan juga Cindy , hingga di balas anggukan oleh mereka berdua.
Kini bel istirahat ke dua telah berbunyi Ninda segera bergegas menuju kantin berharap Ia akan menemui sosok Arin, namun sayang sekali keadaan tidak berpihak padanya ,Ninda tidak mendapati Arin di Kantin sekolah, akhirnya ia hanya memesan sekaleng minuman dan langsung pergi meninggalkan Kantin di ikuti dengan dua temannya itu.
Saat berjalan di sepanjang koridor sekolah, Tak sengaja mata Ninda melihat dua sosok gadis dan yang satu sesuai dengan kriteria yang di ceritakan oleh Tasya, karena menurut Ninda hanya gadis itu yang belum pernah ia lihat di sekolah ini berarti memang benar dia adalah murid baru pindahan itu.
"Eh..tunggu tunggu..!!" Ucap Ninda dengan menghentikan Renata dan juga Cindy
" Kayaknya cewek itu deh yang sedang kita cari " seru Ninda dengan menunjuk kearah sepasang gadis yang nampaknya ingin pergi menuju ke ruang perpustakaan.
"Lo yakin cewek itu ???" Tanya cindy
"Iya gue yakin ," jawab Ninda.
" Ya udah tunggu apalagi,samperin lah" ajak Renata
Kini mereka bertiga berjalan menuju Arin dan Jessy, namun di saat mereka tepat berhadapan tiba tiba sekaleng minuman yang di bawa Ninda tumpah membasahi baju milik Arin.
"Eh..sorry sorry !!!gue gak sengaja,sini biar gue bersihin" ucap Ninda
"ga usah , ga papa kok kak... Nanti biar aku aja yang bersihin di toilet"
" Gue anterin ke toilet yuk Ar.." tawar jessy
" Gak Usah Jess..gue ga papa kok mending lo buruan ke kelas soalnya bentar lagi bel masuk, Trus bilangin juga sama guru misal gue telat masuk bilang aja masih di toilet" kini Jessy mulai berjalan menunggalkan Arin.
" Yakin ga papa??? Ya udah biar gue anterin ke toilet gak enak gue , gue ngerasa bersalah banget ini"Ucap ninda
Arin mulai berjalan menuju kamar mandi dengan di ikuti oleh Ninda ,Cindy dan juga Renata . Sesampainya di kamar mandi Arin langsung bergegas masuk dan menutup pintu untuk segera membersihkan seragam miliknya yang kena tumpahan minuman.
" Maaf ya..gue tinggal ke kelas dulu soalnya udah bel masuk" teriak Ninda
" Iya kak.." jawab Arin dari dalam kamar mandi
Namun di saat hendak membuka pintu kamar mandi ,pintunya sulit untuk di buka sepertinya telah terkunci. Arin mencoba meminta bantuan namun sayang sekali tidak ada orang di luar sana.
" Tolong....Tolong . ..."
" Tolongin gue..pintunya tiba tiba kekunci sendiri" teriak Arin dengan wajah yang sudah terlihat pucat pasi.
__ADS_1
Di dalam kelas nampak Jessy yang sudah cemas karena tak kunjung melihat Arin datang begitupun dengan Daryl yang tengah celingukan mencari keberadaan Arin ,
"Kenapa Arin belum masuk kelas??" Daryl mengirim pesan secara diam diam ke pada jessy,
" Tadi sih dia ijin ke toilet, tapi gue khawatir soalnya udah lumayan lama" Jessy mengirim balasan pesan untuk Daryl. Kini Wajah Daryl nampak bingung dan cemas.
Ia mencoba mengirim pesan untuk Arin namun tak kunjung dapat balasan,
" Daryl...kenapa wajah kamu kelihatan pucat??" Tanya bu hilda
"E-m..ijin ke toilet bentar ya bu??" Jawab Daryl
" Baik silahkan" setelah mempersilahkan Daryl bu hilda mulai menjelaskan pelajaran kembali
Daryl nampak khawatir dan segera berlari menuju toilet wanita ,namun sayangnya dia tidak mendapati ada orang di sana, hanya saja dia melihat sebuah ponsel berada di atas westafel depan toilet,dan ternyata itu ponsel milik Arin, pantas saja dia hubungi tidak ada jawaban.
Kini Daryl mulai mencari cari keberadaan Arin hingga ia mendapati sebuah pintu kamar mandi dengan tulisan " TOILET RUSAK".
tanpa berfikir panjang Daryl langsung mendobrak pintu kamar mandi dan mendapati sosok Arin yang badannya sudah terkulai lemas tak berdaya.
"Sialan !!!siapa yang ngunciin pintunya dari depan " umoat daryl
Daryl segera menggendong Arin dengan gaya bridal style untuk di bawa menuju ruang UKS
"Tenang udah ada gue di sini.. lo akan baik baik saja" ucap Daryl yang tampak begitu khawatir.
Sesampainya di UKS Daryl langsung memangil perawat dan meletakkan tubuh Arin di atas ranjang pasien.
" Kenapa dia..bukannya sebelumnya dia juga pernah pingsan ya waktu itu??" Tanya sang perawat
" Dia kekunci di toilet , Bu" jawab Daryl singkat ,dan mulai duduk de sebelah ranjang . Perawat mulai memeriksa kondisi Arin.
" Gi mana keadaannya bu ..???,"Tanya Daryl.
"Tenang dia gak papa kok, hanya saja dia mengalami syock, akibat terkunci tadi ,mungkin beberapa menit lagi dia akan sadar"jelas sang perawat dan mulai meninggalkan mereka berdua
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya Arin sadar,ia melihat Daryl yang sedang tertidur di samping ranjang dengan menggenggam tangan kanan nya ,dan sontak melepaskan genggaman itu membuat Daryl terbangun.
"Ihh...Modus lo ya..??" Ucap Arin dan menunjuk ke arah Daryl
__ADS_1
" Ngapain juga Modus sama lo, ngomong-ngomong gi mana keadaan lo??" Tanya Daryl
"Gue udah ga papa kok, jadi lo ya yang nolongin gue..?"jawab Arin
"Jangan GR dulu tadi gue gak sengaja aja , pas ke toilet denger ada yang teriak teriak . Makanya langsung gue tolongin"
" BTW makasih ya udah nolongin gue...besok gue traktir mau gak?? sebagai bentuk rasa Trimakasih gue buat lo" Tawar Arin
"Gak mau, tapi gue mau sebagai gantinya besok sepulang sekolah temenin gue ke rumah temen gue, gi mana???"
"Dasar anak konda,nolongin tapi gak ikhlas.." gerutu Arin
"Ya udah kalau gak mau, tapi ingat lo punya hutang budi sama gue.."
"Ya udah deh besok gue temenin, gue gak mau punya hutang budi sama cowok modelan kayak lo begini" ucap Arin
" Ehhh ..jangan salah gini gini gue di juluki most wanted di sekolah ini , hati hati lho ntar naksir sama gue" ucap Daryl menimpali.
"Widih...sombong nih ceritanya "
Di saat asyik berdebat rupanya bel pulang sudah berbunyi.
" Lo pulang bareng gue aja..!!" Ucap Daryl
" Gak bisa ...gue bawa motor tadi"
" Gak ada tolakan !!! Soal motor masalah gampang"
Karena tidak mau berdebat dan mengambil resiko akhirnya Arin menerima tawaran Daryl mengingat bahwa dirinya yang habis pingsan.kini mereka berdua mulai berjalan menuju parkiran
"Lo kenapa Ar gak masuk kelas???" Tanya jessy yang tiba tiba saja sudah ada di parkiran
" Ceritanya panjang ntar gue jelasin lewat telpon sesampainya di rumah" jawab Arin
" Lo pulang bareng Dia..?" Tanya Jessy serata menunjuk ke arah Daryl belum sempat menjawab tubuh Arin sudah di dorong masuk ke dalam mobil.
"Lo berdua bawa motor Arin dan ikutin gue di belakang!!" Titah Daryl ke pada Angga dan Nova
"Siap ..T-api..??" Jawab Angga yang sebenarnya penasaran
__ADS_1
" Gak ada tapi tapian lo ikutin apa yang tadi gue perintahin" ucap Daryl
Kini mereka semua mulai menjalankan kendaraan mereka masing masing saling beriringan.