Beauty Girl Is Mine

Beauty Girl Is Mine
Jadi pusat perhatian


__ADS_3

Pagi yang cerah di sambut dengan mentari yang indah nampak seorang pria tengah bersiap-siap untuk masuk sekolah. Tidak seperti biasanya yang setiap kali mau berangkat sekolah harus di bangunin dulu oleh Bi Asih kali .


"Tok...Tok...Tok... Den...bangun sudah siang" terdengar di balik pintu kamar Bi asih sedang mencoba membangunkan Daryl.


"Klek...iya Bi ..Daryl sudah siap kok," seraya membuka pintu.


"Astagfirullah...JABANG BAYI INALILLAHI" terdengar latah Bi asih menjawab karena kaget.


" Hehe...maaf bi ...Daryl bikin kaget ya.." cengir Daryl


"Tumben ..tumbenan ini si Aden sudah rapi dan ganteng jam segini .biasanya ge juga masih molor ."


" Hehe iya dong bi,kalau ganteng mah sudah dari dul,.sekali-kali pengen jadi anak yang disiplin..." Ucap daryl di iringi dengan menaik turunkan kedua alis nya


" Iya lah ...udah ayo mnding turun buat sarapan , Bibi sudah siapin Nasi goreng sepesial kesuakaan Den Daryl "


" Let's Go Bi...Dary ambil tas dulu bentar" setelah mencomot tas sekolahnya daryl segera turun dan membututin Sang ART nya


" Hemmmmm...wangi banget bi" puji daryl


"Ya iya dong siapa dulu yang bua BI ASIH..."


" Bibi paling The Best pokoknya mah..ngmong-ngmong papa sama mama udah berangkat ya bi..???"


"iya ..Tuan sama nyonya sudah berangkat pagi-.pagi tadi emng kenapa tumben den daryl nanyain tuan sama nyonya??"


" Ga papa kok bi...cuma pengen nanya aja lagian juga dari dulu mereka gak pernah peduli sama Daryl cuma bibi yang peduli dan selalu ada buat aku, mereka sibuk dengan pekerjaan mereka" sahut Daryl sambil menyuap sesendok nasgor.


" Ihhh ...gak boleh nomong gitu atuh den..mereka sperti itu juga demi kebaikan dem Daryl"


" Ya udah lah bi biarin aja...aku udah selesai sarapannya berangkat dulu ya bi ....ASSALAMUALAIKUM " daryl berpamitan dengan bi asih sebelum berangkat sekolah karena baginya bi Asih sudah dia anggap seperti ibunya sendiri karena beliaulah yang selalu ada dan merawatnya sejak kecil.


" Walaikumsallam...Iya den...hati- hati di jalan"


" Brrrrooooommm..." Daryl mulai melajukan motor sport miliknya berhubung cuaca cerah , Daryl memutuskan untuk mengendarai sepeda motor saja sambil menikmati udara pagi yang masih segar.


****

__ADS_1


Di sisi lain nampak Arin sedang sarapan dengan keluarganya , setelah meneguk satu Gelas Air ia memutuskan untuk segera berangkat sekolah .


" Glekk..gleekkk...glekk...sudah selesai Pah ayo berangkat,Arin berangkat dulu ya mah ." arin menyalami mama Arumi .


karena satu minggu kedepan Arin tidak bisa bareng sama Adrian karena tugas di campus akhirnya dia berangkat sekolah di anter Taufik


" Iya sayang hati- hati " balas arumi dan mengecup anak gadisnya.


" Mah...papa berangkat ke kantor dulu ya.." ucap papa taufik berpamitan


" Iya pah..hati-hati di jalan"


Kini Arin nampak sedang membukakan gerbang rumah agar mobil bisa keluar karena kebetulan juga sopir nya sedang pulang kampung. Akan tetapi saat Arin hendak masuk mobil ada seorang pria yang tiba- tiba berhenti dan menyapa Taufik.


" Pagi Om...mau berangkat ke kantor ya..??" Tanya daryl serta membuka helm nya


" Ehhh .. Daryl..pagi juga, iya ini tapi harus anterin Arin dulu soalnya adrian lagi ada tugas di campus jadi gak ada yang anterin kebetulan sopir juga lagi pulang kampung anaknya sakit"


" Ya udah biar Bareng Daryl aja kebetulan kita satu sekolah kok"


" Emang gak ngrepotin..??" Tanya taufik


" Ya udah ....Arin kamu berangkat bareng sama nak Daryl ya lagian papa juga udah kesiangan" Taufik membujuk Arin agar mau berangkat dengan putra soibnya itu .


"Iya pah...arin berangkat dulu assalamualaikum" Karena tidak mau papahnya telat ke kantor akhirnya arin menerima tawaran Daryl


" Walaikumsallam..Iya hati-hati di jalan ya kalian berdua papa berangkat dulu"..


" Ayo naik.." Titah daryl


" Iya" arin menjawab dengan singkat.


"Brroooommmm" moto mulai melaju


" Kenpa gak bawa motor sendiri aja ..??" Ucap Daryl memecah keheningan.


" Motor nya lagi di bengkel "

__ADS_1


"Owh.. "


Setelah beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya mereka berdua tiba di sekolah, tak lepas dari pandangan semua Murid SMA GARUDA karena tidak biasanya saat sekolah Daryl memboncengkan seorang perempuan.


Bisa di bilang ini pertamnya .


" Udah biasa aja " Daryl mencoba menenangkan Arin yang kelihatan sangat panik karena jadi pusat perhatian murid murid SMA GARUDA.


"Hemmm ..iya..." Arin membalas dengan anggukan.


" Eehhh...Nov...tumben tumbenan tuh soib kita boncengin cewek biasanya juga nganggur mulu tuh jok belakang" ucap Angga seraya menunjuk ke arah Daryl dan Arin.


" Iya bener...ceweknya aja gak pernah ada yang di boncengin sama di" jawab Nova


Arin berjalan menuju kelas dengan mendahului Daryl.


Karena tidak mau semua orang berfikiran yang bukan-bukan.


Sesampainya di kelas Arin langsung menuju bangku kosong di sebelah jessy


" Pagi Ar..." Sapa jessy


" Pagi juga jess.." dengan menyunggingkan senyum manisnya


" Lo jadi bahan omongan tau...gara-gara berangkat bareng Daryl "


" Udah lah biarin lagian tadi gue gak sengaja aja ketemu dia "


"Trus-trus kok bisa sih ..??" Tanya Jessy sedikit penasaran.


" Nanti pas istirahat gue jelasin" jawab Arin.


" Selamat pagi anak anak.." Sapa bu Ranum selaku guru seni Budaya di SMA garuda.


"Pagi bu..." Jawab murid serentak.


" Sebelum kita memmulai pelajaran alangkah lebih baik kita berdoa dulu, menurut agama dan kepercayaan masing -masing berdoa di mulai"

__ADS_1


" Baik Anak-anak hari ini ibu akan mengambil nilai praktikum jadi ibu kasih waktu 20 menit untuk mempersiapkannya , tugas kali ini adalah menyanyi dengan lagu bebas."


"Baik bu..." Jawab murid- murid serempak..


__ADS_2