
Kejadian ini justru membuat mereka menjadi canggung
" Lain kali hati hati.." ucap Daryl memecah keheningan dan mulai beranjak berdiri.
" Thanks ya udah mau nolongin gue" Arin mulai menalikan tali sepatunya yang tadi terlepas
"Ya udah yuk ke kelas kayaknya bentar lagi bel masuk"Daryl mulai berjalan meninggalkan lapangan basket di ikuti dengan Arin yang mengekor di belakang.
Baru juga beberapa langkah meninggalkan lapangan bel masuk sudah berbunyi Arin dan Daryl segera menuju ke dalam kelas.
" Habis dari mana lo Ryl..??tumben gak ajak ajak kita" tanya Angga
" Habis dari lapangan Basket" balas Daryl dengan nada datar.
Seorang guru sudah memasuki ruang kelas mereka, mereka melakukan kegiatan belajar dengan sangat disiplin hingga bel istirahat ke dua berbunyi.
"Kantin yuk jess..laper gue" Ucap Arin sembari mengelus perutnya.
" Yuk...BTW tadi lo sama Daryl pergi ke lapangan basket beneran,dia gak apa apain lo kan??" Jessy nampak Khawatir dengan Arin pasalnya dia habis pergi dengan Daryl yang terkenal dengan sisi negatifnya.
"Iya ..gue ga papa,lagian dia sebenarnya anaknya baik kok, mungkin sedikit kurang perhatian aja dari orang tuanya.makanya kadang sikapnya kayak berandalan" Jawab Arin.
" Lo kok malah muji dia sih...atau jangan jangan lo suka ya sama Daryl??ayo ngaku..." Ledek Jessy.
__ADS_1
"Ihh..apaan si jess..ya nggak mungkinlah gue suka sama Daryl secara gue aja baru kenal sama dia. Lagian gue juga gak muji. Emang sih awalnya gue ilfeel sama tuh anak, tapi setelah gue kenal dia gak seburuk itu kok."
"Serah lo deh Ar...yang penting hati hati aja sama Kak Ninda. Soalnya dia tuh suka banget ngebully orang apalagi sama Orang yang berurusan dengan Daryl ataupun kak Daniel." Jessy kembali mengingatkan Arin agar ia tidak menjadi bahan Bullyan Sang kakak kelas .
"Iya ..iya..lagian selama gue gak salah gue gak akan takut,oh iya Btw hari ini kayaknya Bangku tasya kosong deh apa tuh anak gak masuk sekolah ya????"
"Denger denger sih dia pindah sekolah tapi gak tau juga sih,lagian ngapain sih lo masih mau peduli sama dia emng gak inget dia pernah jahatin lo waktu di kantin"
"Yang lalu biarlah berlalu" jawab Arin dengan senyum simpul
"Ya deh..lo mau pesen Apaan Ar..??"
"Gue mau Bakso sama es jeruk tolong pesenin ya Jess.." Arin mulia duduk di deretan bangku yang kebetulan masih kosong.
" Pas banget!!! kita harus kasih palajaran sama tuh Anak ,karena berani beraninya dia deketin Daryl dan Daniel ,dia belum tau aja siapa gue"Ucap Ninda dengan senyum smirknya
Di saat Arin dan Jessy tengah menikmati makanannya tiba tiba sebuah es teh sudah mengguyur tubuh Arin.
" Kak Ninda apa apan sih..??" Pekik Arin yang kaget karena tiba tiba badanya di guyur dengan segelas es teh.
"Dengerin !!buat lo ya Anak baru ,lo gak tau kan siapa gue,jangan berani berani lo deketin Daryl ataupun Daniel ,kalau lo gak mau berurusan sama gue.ini pelajaran buat lo karena lo tadi pagi udah kegatelan sama Daniel"
" Cuma gara gara gila laki laki jadi buat lo sampe gak waras kayak gini" Ucap Arin yang seketika itu mulai geram karena ini sudah kedua kalinya Ninda menumpahkan Minuman di bajunya.
__ADS_1
" Berani lo ya sama gue!!" Teriak Ninda dengan membawa semangkok sambal yang akan ia tumpahkan di baju Arin namun dengan sigap tangan Arin menepisnya sehingga membuat sambal itu justru tumpah mengenai seragama milik Ninda.
"Aaauhhhh.. sialan lo!!baju gue jadi kena sambal"umpat Ninda.
"Jangan mentang mentang lo kakak kelas di sini jadi lo bisa seenaknya sama Adik kelas. Selama gue gak salah gue gak bakalan takut sama kalian semua ingat itu"Arin mulai tersulut emosi. Namun Jessy hanya diam dan kaget melihat sahabatnya yang ternyata mengerikan di saat ia tengah emosi
"Ternyata nyali lo besar juga ya.." ucap Ninda
"Lagian lo kan yang mulai, jadi kita impas. Seragam gue kotor seragam lo juga kotor" jawab Arin.
Arin sudah muak dengan kejadian ini, ia berniat untuk segera meninggalkan kantin namun di saat ia mulai melangkah tiba tiba tangannya di cekal oleh Ninda.
"Mau ke mana lo..!mau kabur??" Ucap Ninda dengan tangan yang satu memegangi tangan Arin dan yang satu Mulai meraih semangkok Bakso beserta kuahnya akan tetapi di saat Arin hendak menyiramkan semangkok bakso ke tubuh Arin tiba tiba ada sebuah tangan yang menampik mangkok tersebut sehingga membuat mangkok tersebut melayang jatuh ke lantai .
"Daryl lo Apa apaan sih..???kenapa lo malah belain dia di banding gue yang temenan sama lo sejak SMP"
" Lo yang Apa apaan!! sikap lo udah keterlaluan Nin,lo emang temanan lama sama gue, tapi bukan berarti gue harus belain lo di saat lo membuat kesalahan"sarkas Daryl
"Awas lo ya..!!"Ninda dan teman temannya mulai perrgi meninggalkan kantin sekolah.
" Btw thanks ya udah mau nolongin gue ."
" Lain kali gak usah di ladenin Orang kayak mereka"
__ADS_1
Kejadiaan ini tak luput dari pandangan semua siswa di sana sehingga beberapa siswa nampak heran dengan perubahan sikap Daryl akhir akhir ini.