Berandalan Sekolah (KIM SJ BTS)

Berandalan Sekolah (KIM SJ BTS)
episode 24


__ADS_3

"ca, lo pulang bareng gue ya" ajak ririn dengan bersemangat.


"em.. gimana ya.. sorry ya rin.. gue ga bisa" tolak eca dengan ragu ragu.


"yaela ca, mang ngapa si" ucap ririn kecewa.


"maaf ya rin, gue lagi pengen pulang sendiri aja" ucap eca.


"ga mungkin kan kalo gue bilang, gue mau jenguk nicholas. bisa panjang deh cerita nya" batin eca.


"yaudah deh, tapi lain kali, pulang bareng ya" pinta ririn sambil mengeluarkan jari kelingking nya.


eca pun senyum dan mengangguk. eca juga mengeluarkan jari kelingking nya dan menyatukan nya dengan jari ririn.


"janji"


setelah itu eca menaruh kepalanya di atas meja. dari awal masuk pun, eca sudah tidak bersemangat. eca masih dag dig dug dengan perkataan leon kemarin.


"huft.. gue bakal di hukum apa ya sama nicholas" batin eca bertanya.


"coba aja kalo gue ga pulang bareng nicholas waktu itu. pasti sekarang hati gue lagi damai damai aja" batinnya kembali.


"woyyy... kucing garong.. lemes amat hari ini" teriak tobi, mengageti eca.


eca mengangkat kepalanya dan menarik nafas yang panjang lalu berteriak ke pada tobi. "TOBIIIIII, LO NYARI MATI YA?!!"


"hehe.. sorry.. btw ngantin yu" ajak tobi.


"AYO" balas ririn.


"heh, kutu kuda. gue ga ngajak lo ya.. sorry sorry aja nie" kata tobi.


"gue engga dulu deh" jawab eca.


"lo ngapa si ca? kayak nya lemes banget gitu" tanya tobi.

__ADS_1


"kepo lu badut" ucap eca.


"yeuh.. dia lagi pms ya?" tanya tobi kepada ririn.


"engga, mang napa?" tanya ririn balik.


"abis nya, galak banget" kata tobi.


"yeuh, si eca teh lagi pms sama ga pms sama aja" ucap ririn.


"sama sama galak" tambahnya sambil berbisik.


"gue bisa denger lo rin" ucap eca dengan memasang muka malas.


"hehehe, sorry" kata ririn sambil cengengesan.


"ca, lo beneran gak mau ke kantin nie?" tanya tobi balik.


"engga tobi!!!" jawab eca dengan nada menahan emosi.


"yaudah kalo gitu gue sama ririn aja ye" ucap tobi.


"Ayo rin" ajak tobi. ririn pun mengangguk.


.....


sepulang sekolah, eca berjalan menuju rumah sakit. alasan eca berjalan dari sekolah ke rumah sakit adalah, eca ingin menghemat uang. dan di pikir pikir jarak antara sekolah dan rumah sakit tidak terlalu jauh.


sepanjang jalan, eca hanya memikirkan apa yang akan terjadi jika nicholas sudah bangun dan akan menghukumnya. eca bisa membayangkan bagaimana ketua geng akan menghukum seorang gadis.


eca merinding saat membayangkan nya. ia mengeleng untuk mengusir pikiran itu jauh jauh.


BRUM BRUM


eca menengok saat melihat sebuah motor ninja berwarna hijau mendekat ke arah nya.

__ADS_1


"naik" ucap seorang yang memakai helm full face.


"dih siapa lagi, sokap banget" batin eca.


eca kembali berjalan dan mengabaikan laki laki itu.


"ck.. naik ca" ucap nya lagi.


eca pun menoleh dan mendapati leon yang sudah membuka helm nya.


eca pun mematung di tempat. ia masih ingat betul bagaimana ucapan dingin nya kemarin. ditambah lagi eca mengetahui kalau laki laki ini adalah seorang psikopat.


"le.. leon" ucap eca terbata bata.


"cepet naik" perintah leon. eca pun mengangguk dengan ragu.


"turutin aja lah. dari pada nyari masalah" batin eca.


ia naik ke belakang leon dengan bantuan pundaknya.


"udah?" tanya leon.


"em.. i.. iya" balas eca.


"pegangan" perintah leon.


"HAH?!" tanya eca dengan nada tinggi.


"ga denger?" tanya leon balik.


"ah.. i.. iya" jawab eca dengan ragu ragu.


eca pun memeluk pinggang leon dengan ragu.


"anjirr lah" batin eca.

__ADS_1


sedangkan leon tersenyum dengan penuh kemenangan saat merasakan tangan hangat eca melingkar pada pinggang nya.


eca dapat merasakan wangi khas tubuh leon dengan jelas. eca menyukai wangi tubuh leon. sangat menenangkan. begitu juga sebalik nya dengan leon.


__ADS_2