
"i like ur bitc* face"
"baco* lu tolo*" maki nya.
"lah, kata siapa gue pendiem?" tanya eca dengan nada meledek. tak lupa, wajah tengil khas nicholas pun ia pasang di wajah nya.
sedangkan, perempuan yang di ledek oleh eca, hanya bisa mengepalkan tangannya.
"sabar vin, inget jangan sampe kelewatan"
"udahlah, dia masih polos"
eca yang mendengar itu pun, menyatukan kedua alisnya.
"vin?" batin eca bertanya. sedetik kemudian, ia pun mengangguk mengerti.
"woy woy, kata bos, kita harus bikin luka di muka dia. ntar di poto trus di kirim ke nicholas" ucap salah satu orang yang baru saja masuk.
eca pun menelan ludah saat mendengar hal itu. eca melirik ke arah vin, orang yang ia ledek tadi.
"mampuss! mati gue" batin eca saat melihat vin, yang sudah gemas. eca merasa dirinya akan di hancurkan habis, berkeping keping.
eca tersenyum kikuk saat semua orang menatap nya.
"jadi kita harus gebukin dia? biar nicholas ke pancing ya?" tanya yang lain.
"gua gak mau ikut gebukin dia. lu aja dah gua kaga" kata seorang laki laki.
"gua juga kaga" ucap laki laki bertubuh besar.
"lu aja dah yang cewe cewe, tapi jangan terlalu kasar. kasian" ucap yang lain.
"oke" balas salah satu perempuan yang sudah sangat gemas dengan eca.
tiga perempuan mulai bangkit dari duduk nya. mereka bertiga menghampiri eca yang sedang terduduk lemas.
__ADS_1
"woy!!! kalo lo berani nyentuh gue, gue pastiin lo semua bakal abis" teriak eca.
"berisik lu bocil" jawab vin.
eca kembali menelan ludah nya secara kasar. eca melihat ketiga perempuan itu dengan takut.
"mampusss!" batin eca pasrah.
kedua orang dari ketiga perempuan yang menghampirinya, langsung membawa eca menuju ke sebuah ruangan kecil.
"lepasin gue bangst!" pinta eca.
"diem lu" kata vin yang berjalan di belakang nya. sedangkan kedua orang yang membawa nya hanya tersenyum miring.
BUGH
eca di dorong masuk ke dalam ruangan dan langsung di ikat di kursi.
"LEPASINNN GUE JANCOQ!!" teriak eca sambil meronta ronta.
"lo pilih muka lo yang ancur, ato seluruh anggota tubuh lu gue ancurin?" bisik vin dengan tersenyum miring.
"mimpi lo jangan ketinggian" sinis nya.
"anjng! gue pastiin, kalo lo nyentuh gue, hidup lo bakal ancur" kata eca sambil ngos ngosan.
"sebelum hidup gue ancur, gue ancurin dulu tubuh lu! modal muka cakep aja belagu." ucap nya.
eca melihat, ia meraba saku baju nya lalu mengeluarkan pisau lipat. eca pun menelan ludah nya secara kasar.
vin mengangkat dagu eca dengan telunjuk nya. lalu mengarahkan pisau nya ke depan wajah eca.
"nikmatin aja sayang, sakit nya gak seberapa kok. paling cuma butuh waktu 2 minggu di rumah sakit" ledek nya sambil bersiap siap menggambar di wajah eca dengan pisau kebanggannya itu.
"Ehh,, stopp,, bos berubah pikiran. nicholas udah dateng" teriak seorang lelaki dari belakang nya.
__ADS_1
vin menengok dengan kesal. "maksud lo? trus ini orang gimana?" tanya nya sebal.
"bawa ke bos. lu juga siap siap ye.. kita bakal perang hari ini" ucap nya lagi.
vin hanya mengangguk lalu kembali menatap eca dengan kesal.
"hari ini lo selamat. tapi gak besok" bisik vin kepada eca.
vin menjauh dari eca lalu memerintahkan kedua orang yang membawa eca tadi, untuk segera membawa eca kembali kepada bos nya itu.
...
"lo kalo mau ribut, gausah bawa bawa eca segala jing" kata nicholas dengan nada yang tinggi.
sedangkan jonathan hanya tersenyum sambil mengangguk.
"woah.. bucin banget ya anda. demi menyelamatkan sang pacar, anda rela datang ke sini" ledek jonathan.
"bngst, dimana eca?!!" teriak nicholas sambil menarik kerah baju jonathan.
"lo mau tau? dimana eca?" tanya jonathan balik.
"gausah banyak bacot *****!!!" teriak leon dari belakang nicholas.
"cinta segitiga ternyata" kata jonathan sambil mengangguk.
nicholas yang mendengar perkataan jonathan pun melirik ke arah leon. sedangakan leon hanya diam sambil menatap jonathan dengan dingin.
nicholas kembali melirik ke arah jonathan.
"banci lu" kata nicholas sambil menunjuk muka jonathan.
"nich... tolong gue nic... leon...jefri... fathirr plisss.... juliooo tolongin gue... nicholass... hiks hiks" teriak eca dari arah belakang jonathan.
"eca!" teriak nicholas.
__ADS_1
"eca" teriak leon secara bersamaan dengan nicholas.
"tolongin guee... plisss" teriak eca kembali.