Berandalan Sekolah (KIM SJ BTS)

Berandalan Sekolah (KIM SJ BTS)
Episode 41


__ADS_3

eca dan ririn sama sekali tidak berbicara satu sama lain. sampai bel pulang pun, mereka berdua tidak mengeluarkan sepatah kata pun. sama seperti orang asing yang tidak ada niatan untuk berkenalan. itu karena, mereka berdua sama sama gengsi.


kini, eca sedang berada di gerbang sekolah. ia sedang menunggu supir nya untuk menjeput dirinya. ia menunggu sambil memainkan ponsel nya. jujur, ia hanya gabut karena terlalu lama menunggu supir nya yang tidak kunjung datang.


eca kembali memasukan ponsel nya ke dalam saku saat melihat supir nya datang menghampiri nya.


"duh non.... maaf ya non... mobil nya tadi mogok..." ucap supir nya, asepria.


"gapapa pa, sekarang mobil nya di mana?" tanya eca.


"ada di parkiran non" jawab pa asep.


"oh, yaudah ayo" ajak eca sambil tersenyum. pa asep pun mengangguk.


eca jalan menuju parkiran sekolah sambil menundukan kepala nya. eca merasa bersalah karena tidak berbicara kepada ririn. ia justru mengabaikan ririn tanpa ingin meminta maaf. pa asep yang melihat itu pun merasa bersalah.


"non, maaf ya non, udah nunggu lama, saya ceroboh banget non" ucap pa asep.


"iya gapapa kok" jawab eca sambil menengok ke arah pa asep sambil tersenyum.


"sekali lagi maaf ya non" kata pa asep yang masih merasa bersalah. eca pun mengangguk.


tiba tiba saja, eca harus menghentikan langkah nya, yang membuat pa asep kebingungan.

__ADS_1


"non?" panggil pa asep heran.


"mobil kita di sana non" tambah nya.


namun eca hanya mengambaikan supir nya itu. karena merasa terabaikan, pa asep pun mengikuti pandangan eca yang mengarah lurus ke depan, tempat dimana parkiran khusus motor berada.


eca mematung di tempat. tubuhnya bergetar saat melihat ririn berada di motor nicholas. ia yakin betul, kalau motor yang ririn tumpangi adalah motor nicholas. ia pun tidak tau harus berbuat apa lagi. dan di saat itu juga, leon datang dengan menenteng helm nya lalu segera menaiki motor nya tanpa menyadari keberadaan eca.


di saat motor leon sudah menghampiri motor nicholas, mereka pun segera menancap gas. eca dapat melihat persis siapa di balik helm yang sedang menumpangi ririn itu. sampai pada akhirnya mereka berhadap hadapan dengan eca. leon yang pertama menyadari kehadiran eca pun, segera menghentikan motornya. dan diikuti oleh nicholas yang terlihat terkejut dari mata nya.


eca menatap ketiga orang itu dengan tajam. perasaan kecewa, marah, sedih di campur aduk menjadi satu. eca melihat ririn yang sedang gemetar ketakutan saat melihat eca. kemudian ia melirik nicholas yang sedang menatap nya dengan terkejut. selanjutnya ia melirik leon yang segera melepas helm nya.


ia kembali melirik nicholas dengan kecewa. ia menuduk sambil menyadari. "untuk apa gue cemburu? gue jadi pacar nya kan karena hukuman doang. gak berdasarkan perasaan dari hati. jadi, untuk apa gue harus cemburu dan mengharapkan cinta nya dia?" batin eca sambil mengangguk.


eca kembali menatap mereka lalu kembali melanjutkan langkah nya dan masuk ke dalam mobil, tanpa ingin menyapa atau melihat mereka kembali. begitu juga dengan pak asep yang ikut masuk ke dalam mobil.


"baik non" jawab pa asep tanpa ingin bertanya tentang keadannya sekarang.


sedangkan, nicholas, leon, juga ririn hanya bisa menatap mobil nya yang mulai menjauh. mereka juga sempat melihat eca melalui kaca mobil nya yang tembus pandang itu.


"dia.. belom pulang ternyata" kata ririn. nicholas pun hanya melirik ririn dari spion nya kemudiam melirik leon.


"lanjut aja" kata nicholas.

__ADS_1


"lo yakin?" tanya leon tidak percaya. nicholas pun mengangguk dan langsung menancap gas.


leon pun hanya bisa pasrah. ia kembali memakai helm nya dan segera menyusul nicholas.


di sepanjang perjalanan, leon memasang wajah datar khas nya. jujur saja, leon tidak rela jika adik nya harus menjadi selingkuhan atasannya itu. jika nicholas bukan atasannya, ia pasti sudah menghabisinya tanpa ampun. bagaimana bisa nicholas memacari eca bersamaan dengan ririn.


dua orang tercinta dalam hidup nya, direbut oleh nicholas. leon tau, nicholas memang lah seorang plaboy papan atas. tapi, ia tidak rela jika nicholas memacari keduanya di saat yang bersamaan.


apalagi, nicholas tau bahwa leon adalah sahabat nya dari kecil. apakah ia tidak bisa memikirkan perasaanya sebagai seorang kakak. kini, leon harus menerima bahwa adik nya menjadi selingkuhan dari atasan sekaligus sahabat nya itu.


leon menatap nicholas dan juga ririn yang sedang memeluk nicholas dari belakang.


"liat aja lo nic, gua pasti bikin lo menderita seumur hidup. kita liat aja tanggal mainnya" batin leon sambil menatap nya dengan dingin.


jika seandainya ia tidak melihat nicholas yang sedang meminta ririn untuk menjadi pacar kedua nya di lorong itu, ia pasti tidak akan tau kalau adik nya menjadi selingkuhan nicholas.


...


sedari tadi, eca hanya melihat ke luar jendela dengan pikiran yang kosong. hati nya  terasa rapuh sekaligus kebingungan.


"sebenernya mereka berdua itu ngapain? dan kalau  misalnya ada sesuatu yang perlu jalan berbarengan, kenapa ririn harus naik di motornya nicholas? bukannya leon ada di sampingnya. leon itu kaka nya ririn kan?!! trus, pasti nicholas harusnya gak ngebiarin ririn ada di belakangnya kan. dia kan udah punya pacar" batin eca.


"trus, mereka kan ngeliat gue, kenapa mereka gak nyamperin gue buat ngejelasin biar gak salah paham?!! mereka cuma diem di tempat doang. kenapa???? gue kan pengen nya di kejar gitu." tambah nya kesal.

__ADS_1


eca melirik ponsel nya untuk mlihat apakah ada notif yang masuk. tapi nyata nya tidak ada notif dari mereka.


"gue yakin, pasti ada sesuatu yang mereka sembunyiin dari gue" batin eca kesal.


__ADS_2