Berandalan Sekolah (KIM SJ BTS)

Berandalan Sekolah (KIM SJ BTS)
Episode 53


__ADS_3

"ini apaan pak?" tanya eca sambil membolak balik amplop berwarna coklat yang di berikan oleh kepala sekolah.


eca menatap kedua bola matanya sambil menyatukan kedua alisnya saat melihatnya hanya diam seribu bahasa. sedetik kemudian, ia baru tersadar akan sesuatu. ia pun langsung membuka isi amplop itu dengan gegabah. eca mengangguk sambil membuang muka nya saat melihat isi dari amplop itu.


"cih. jadi ini cara kalian biar saya tutup mulut?" tanya eca sambil mengepalkan jari jari tangannya. rahang nya pun ikut mengeras saking marahnya.


BRUK


eca melempar amplop itu di depan muka kepala sekolahnya secara langsung. ia kembali menatap kedua bola mata sambil berdiri dari kursi nya.


"bapak pikir saya apaan, bisa di sogok seenak jidat" teriak eca tanpa takut.


"saya kecewa sama bapak. saya juga nyesel sekolah di sini. saya capek pak." ucap eca sambil mengalihkan pandangannya.


"saya mau lepas jabatan saya pak" tambah eca yang kembali menatapnya.


"apa?!" tanya nya dengan berteriak.


"kenapa pak? bapak takut, kalo sekolah ini gak ada saya? dari awal saya jadi ketua osis, bapak selalu ngandelin saya mulu. apa apa, saya yang di suruh. sampe anak orang pun, jadi tanggung jawab saya. padahal gak ada kaitannya sama saya." kata eca dengan marah.


"saya selalu di daftarin lomba ke sana ke sini. tapi gak pernah tuh saya dapet apresiasi dari bapak. piala yang saya menangin pun, selalu di pajang di sekolah. bapak cuma mentingin nama sekolah. yang penting nama sekolah bagus aja. gitu kan jalan pikir bapak? bapak gak peduli kalo saya sakit, saya cape." tambah eca.


"udah lah ya pa. saya udah cape." kata eca sambil menatap kedua mata nya dengan tajam.


"saya pamit" tambah eca sambil berjalan meninggalkannya yang sedang mematung di ruangannya.


...


eca berjalan sambil membawa tas hijau kesayangannya. ia berjalan di tengah lapangan dengan perasaan yang buruk.

__ADS_1


"loh eca, ini kan belum jam pulang. kok kamu sudah bawa tas?" tanya guru yang melihatnya. namun, eca hanya mengabaikannya dan  tetap melanjutkan perjalanannya.


ia keluar sekolah dengan santai tanpa menghiraukan tatapan dari penjaga gerbang yang sedang bertugas.


"kalo sekolah ini yang punya bukan bapa nya nicholas, udah gue bakar sampe jadi abu. sumpah dah" dumel eca sambil mengeluarkan ponsel nya.


eca berjalan menuju rumah sakit dimana nicholas sedang di rawat. rumah sakit yang sama ketika nicholas di rawat saat mereka di ikuti oleh sekelompok orang. jarak nya lumayan dekat dengan sekolahnya berada.


bersamaan dengan itu, motor leon datang menghampiri nya. eca yang sadar akan itu pun sempat berhenti sejenak. tapi, ia kembali melanjutkan langkah nya tanpa mau menyapa leon.


"naik" perintah leon yang tiba tiba saja sudah berada di sampingnya. namun, karena eca masih kecewa dengan apa yang sudah di lakukan oleh leon, ia memilih untuk mengabaikannya.


"ca. ada yang mau gua omongin" kata leon.


"udahlah ca. jalan aja. anggep dia setan doang." batin eca.


"tapi kalo penting gimana ya?" tambah nya. kini eca pun menjadi bimbang.


"oke fine. mau ngomong apaan lo?" jawab eca sambil menghentikan langkahnya.


"ga di sini ca" kata leon.


"trus mau dimana? emang disini gak bisa. ayolah cepetan. gue gak punya banyak waktu buat lo" ucap eca.


"em.. gua.. gua mau minta maaf" kata leon dengan terbata bata.


"apa?!" tanya eca dengan berteriak.


"gua mau minta maaf" ucap leon.

__ADS_1


"munafik. basi lo" kata eca sambil kembali berjalan.


"caa! eca" panggil leon sambil turun dari motor nya.


"ca" panggil leon sambil menahan lengan eca. langkah eca pun kembali terhenti. eca menengok ke arah leon dan melihat lengannya yang sedang di tahan oleh nya.


"lepasin" kata eca dengan datar.


"ca. plis maafin gua ca" kata leon.


"lepasin gak?!!" bentak eca. leon yang mendengar itu pun langsung melepaskan lengannya. eca pun menatap leon dengan tajam lalu kembali berjalan.


"lo tau kan kalo gua suka sama lo?!" teriak leon dari belakang nya.


deg


eca pun langsung mematung di tempat nya.


"gua suka sama lo caa. guaa suka sama lo!" teriak leon kembali.


"enggak. ga boleh. enggak!" gumam eca sambil menatap ke bawahnya sambil menggeleng.


"guaaa sukaa samaa loo" teriak leon dengan penekanan di setiap katanya.


"enggaaa!!" teriak eca sambil membalik tubuh nya menghadap leon. kemudian, eca mendekati leon lalu menampar pipi nya dengan keras. bahkan orang orang yang ada di sekitarnya pun terkejut dengan apa yag di lakukan olehnya. bahkan sampai ada yang merekam kejadian itu.


"lo gak boleh suka sama gue. lo udah punya tunangan. lo harus inget itu" ucap eca.


eca menelan ludah nya secara kasar lalu berlari menjauhi leon dengan mata yang berkaca kaca.

__ADS_1


...


tim nicholas atau leon nih. komen ya


__ADS_2