Berita Cinta

Berita Cinta
Rosa melahirkan


__ADS_3

2 bulan 3 minggupun berlalu,somad yg sudah berada di jalan menuju kantornya tiba" mendapatkan telpon dari adik perempuannya


"ini jalanan tumben sepi biasa rame pagi2 begini,baru jam 06 : 30" gumam somad sambil melihat arlojinya


Drrtt (dering telpon)


"siapa lagi ini yg nelpon,keisha ngapain dia nelpon" somad membatin dan memberhentikan mobilnya di pinggir jalan


"halo ada apa dek" tanya somad pada adiknya


(bang air ketuban kak rosa udah pecah,perutnya juga udah mules sepertinya udah mau melahirkan) jawab keisha


"oke dek abang segera pulang" ujar somad


(cepat ya bang) tanya keisha


"iya" jawab somad


kemudian somad menelpon santoso untuk memberitahukan berita tersebut


"halo bos" ujar somad pada santoso


(ada apa mad) tanya santoso


"jadi gini bos saya udah di jalan tapi saya dapat kabar dari adik saya katanya rosa mau melahirkan" jawab somad


(oh yaudah urus saja istrimu dulu mad) ujar santoso pada somad


"yaudah makasih ya bos" tanya somad pada santoso


(iya sama sama) jawab santoso


kemudian somad langsung putar balik dan kembali ke rumah


"sayang kamu yg sabar ya" somad yg sedang panik itu berbicara sendiri


tanpa pikir panjang somadpun langsung menambah kecepatan mobilnya


"biar cepat sampai harus ditambah gasnya" somad membatin lalu menginjak pedal gas sampai ke 100


sesampainya di rumah somad langsung turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam


"aduh sakit" pekik rosa yg sudah mules itu


"sayang tahan ya,ayo semuanya ikut ke rumah sakit" ujar somad sambil menggendong istrinya dan mengajak semuanya masuk ke mobil


setelah mengunci pintu rumah bu mirna langsung masuk ke mobil


"udah semuanya" tanya somad pada yg lainnya


"udah" jawab semuanya


somadpun langsung menghidupkan mesin mobilnya dan meminta ibunya untuk menelpon ibu mertuanya


"ma tolong telpon mama ningrum bilang kalau rosa udah mau melahirkan" pinta rosa pada ibunya

__ADS_1


"aduh sakit" ujar rosa yg kesakitan


"sabar ya kak nanti juga sampai" tanya keisha pada kakak iparnya


"hmm" jawab rosa yg mengangguk


di mobil bu mirnapun menelpon bu ningrum untuk memberitahukan kabar ini


"halo bu ningrum" ujar bu mirna pada besannya itu


(iya ada apa bu mirna) tanya bu ningrum pada besannya


"begini buk hari ini rosa sudah mau melahirkan ini kami lagi di jalan mau ke rumah sakit" jawab bu mirna


(oh iya ini saya akan siap2 kalo boleh tau di rumah sakit mana ya) tanya bu ningrum


"rumah sakit jalan mangga asem buk" jawab bu mirna


(oke ini saya akan kesana) ujar bu ningrum


"iya" jawab bu mirna


sesampainya di rumah sakit somad langsung menuju parkiran dan mengangkat sang istri sampai ke ruangan dokter


"dokter dokter tolobg istri saya dia mau melahirkan" pinta somad pada dokter


"iya saya akan menanganinya" jawab dokter


somad menemani rosa yg berjuang untuk melahirkan


"ayo sayang kamu harus bisa" ujar somad pada istrinya


"ayo terus buk" pinta dokter pada rosa


"huhu arggh" teriak rosa yg masih mengejan keluarlah bayi perempuan


"owekk owekk" tangisan bayi


"selamat ya pak buk bayinya perempuan" ujar dokter


"alhamdulillah" jawab keduanya lalu somad mencium dahi istrinya


setelah itu somad mengadzani bayi cantiknya


kemudian bu ningrumpun sampai ke rumah sakit


"assalamualaikum" ujar bu ningrum pada semuanya


"waalaikumsalam" jawab semuanya


"gimana buk pak apa udah lahir" tanya bu ningrum pada kedua besannya


"udah buk barusan" jawab pak abdullah & bu mirna pada besannya


"laki laki atau perempuan" tanya bu ningrum pada besannya

__ADS_1


kemudian somadpun keluar dari pintu untuk memberitahukan kabar baik ini


"ma pa,dek" ujar somad pada kedua orang tuanya dan mertuanya lalu adiknya


"gimana nak somad,anaknya laki laki apa perempuan" tanya bu ningrum pada menantunya


"perempuan ma" jawab somad sambil tersenyum pada ibu mertuanya


"alhamdulillah" jawab semuanya


kemudian mereka semua masuk ke dalam ruangan


"hai rosa gimana sayang apa kamu baik2 saja" tanya bu ningrum pada putri tunggalnya


"alhamdulillah baik ma" jawab rosa sambil tersenyum


"bayimu cantik sekali wajahnya seperti kamu waktu kecil dulu,matanya persis sekali ayahnya" ujar bu ningrum yg melihat cucunya berada di sebelah putrinya


"semua karena bang somad ma,dari 2 bulan yg lalu dia berikan aku buah yg segar makanan yg bergizi dan bilang jangan makan yg berkolestrol" jawab rosa sambil memuji suaminya di dekat sang ibu


"ya ampun makasih ya nak somad sudah memberikan rosa makanan yg teratur,sama mama aja gk mau nurut disuruh jangan makan pedas tapi dia makan juga" ujar bu ningrum pada menantunya


"gak apa2 ma,seharusnya aku yg terima kasih sama mama karena sudah memberikan putri mama ini kepada aku" jawab somad pada mertuanya


"rosa dulu cuma nurut sama papanya doang,tapi semenjak papanya meninggal dia jadi gk mau nurut" ujar bu ningrum pada semuanya


"emang papanya rosa meninggalnya kenapa buk" tanya pak abdullah pada besannya


"dia dulu waktu stroke di bunuh sama perawatnya,saat itu saya lagi kerja terus pas rosa pulang sekolah melihat perawatnya mendorong papanya dari tangga lalu kabur dan disitu rosa mulai benci sama orang dan gak mau kalah dari orang lain" jawab bu ningrum


"perawat papanya rosa ini laki2 atau perempuan" tanya pak abdullah pada besannya


"laki laki dulu" jawab bu ningrum


"saya pernah dulu dengar beritanya di tv,seorang pria stroke diduga di dorong oleh seorang perawat pria dari tangga sampai meninggal,dan kabur" ujar pak abdullah pada besannya


"iya pak,memang sempat saya masukkan ke media" jawab bu ningrum


"iya,waktu itu saya juga ikut menonton bersama suami saya ketika saya sedang mengandung keisha,kalo boleh tau siapa nama perawatnya buk" tanya bu mirna pada besannya


"namanya bambang saputra" jawab bu ningrum pada besannya


mendengar nama itu somad & rosa kaget


"astagfirullah hal adzim" ujar somad dan rosa


"abang sama kak rosa kenapa kaget" tanya keisha pada abang dan kakak iparnya


"jadi si bambang brengsek itu biang keladinya" ujar somad pada semuanya


"aku gak nyangka ma ternyata orang yg bunuh papa itu adalah mantan bos aku sendiri" ujar rosa pada mamanya


"ya ampun nak ternyata bambang pemilik channel burung beo itu,mama kira dia itu bambang yg lain,masalahnya nama bambang banyak" jawab bu ningrum pada putrinya


"pantesan dia menyuruh aku untuk menghancurkan popularitas kamu bang,karena dia iri melihat rating channelnya ambruk" ujar rosa pada suaminya

__ADS_1


"iya gak apa2,yg penting kalo kamu besok udah boleh pulang,biar seminggu lagi aku menumpas semuanya dan langsung memenjarakan si bambang itu" jawab somad


kemudian keesokan harinya mereka semua pulang ke rumah dan bu ningrum menginap seminggu di rumah bu mirna untuk menolong sang putri & cucu


__ADS_2