
Di malam hari somad dan rosa yg sedang mengobrol di kamarnya
"sayang kalau anak kita nanti lahir kamu mau kasih nama siapa" somad bertanya pada istrinya
"siapa ya kira² kalau perempuan,dan siapa juga ya kalau laki²" rosa berpikir perihal nama anak keduanya
"kalau anak kedua ini kamu aja sayang yg kasih namanya,kan anak pertama aku yg kasih namanya" somad memberi saran pada istrinya
"kalau dia perempuan aku mau kasih nama SITI ANNISA kalau laki² MUHAMMAD RIZAL" rosa memberitahu suaminya
"bagus juga sayang" jawab somad pada istrinya
"oh iya bang aku nggak nyangka loh liat mantan pacar kamu itu bisa begitu nasibnya,apalagi si tika itu udah lebih dari 10 tahun menikah nggak bisa punya keturunan" ujar rosa pada suaminya
"aku juga nggak tau sayang tapi seperti yg silvi bilang tadi «nggak boleh ngecewain orang»,itu aja bisa membuat tika ngeluarin air matanya" jawab somad pada istrinya
"kamera di sana juga masih hidup ya pas silvi nasehatin roy" tanya rosa pada suaminya
"iya sayang,tapi roy juga nggak malu dia udah mencemarkan nama baik orang,udah gitu berhutang lagi sama ratih,sinta,dan vina" jawab somad pada istrinya
"padahal kalau kita mau berjanji sama seseorang harus dipersiapkan dulu semuanya,apalagi kalau pakai duit harus dikumpulin dulu" ujar rosa pada suaminya
"aku juga nggak tau sayang,padahal aku itu nggak benci sama roy tapi kenapa si roy ini mau banget menghancurkan karir aku" jawab somad pada istrinya
__ADS_1
"mungkin karena dia mau merebut aku dari kamu kali ya" tanya rosa pada suaminya
"jangan sampai ada yg berani rebut kamu dari aku sayang" somad yg menjawab pertanyaan itu lalu mencium dahi istrinya
"ternyata kamu itu memang setia ya bang,dan kamu itu termasuk suami idaman juga sampai mantan pacarmu yg lain masih menginginkan kamu di hati mereka" ujar rosa sambil mengelus wajah suaminya
"jangan bilang begitu bunga mawar🌹 milikku" somad menggenggam tangan istrinya
"bunga mawar??,kok kamu manggil aku bunga mawar??" rosa yg bingung itu bertanya pada suaminya
"iya sayang kamu itu mawar" jawab rosa pada suaminya
"maksudnya kamu manggil aku mawar apa bang??" tanya rosa pada suaminya
"ya ampun,romantisnya kamu bang,tapi bukan romantis kaya orang pacaran tapi romantisnya kamu itu romantisme pria sejati" jawab rosa pada suaminya
Mereka kemudian menyalakan tv dan melihat video roy yg adu mulut dengan somad
"ya ampun sayang ini kan video yg tadi??" somad kaget melihat videonya adu mulut dengan roy
"biarin aja bang!!,kamu kan nggak salah tapi si roy duluan yg memancing emosi kamu" rosa membujuk suaminya agar tenang
"iya sayang,silvi berani banget ya bikin si roy jadi seperti itu" somad yg sedang tertawa melihat acara itu menjawab pertanyaan istrinya
__ADS_1
"oh iya bang tadi kan pak santoso melihat kita di tv burung gagak dia bilang jangan masuk dulu dua hari,biar situasi agak aman dulu" rosa memberitahu suaminya
"iya dia juga tadi chat aku jangan masuk dulu 2 hari ini" jawab somad pada istrinya
"gara² 4 orang ini kerjapun kita harus begini ya" tanya rosa pada suaminya
"iya ros" jawab somad pada istrinya
"apa kamu bilang barusan???" tanya rosa pada suaminya
"iya ros" jawab somad pada istrinya
"selama ini belum ada loh yg pernah manggil aku ros" ujar rosa pada suaminya
"masa sih???" tanya somad pada istrinya
"iya bang serius,baru kamu yg pertama kali manggil seperti itu" jawab rosa pada suaminya
"mawar🌹 kalau bahasa inggris tulisannya kan ROSE tapi kalau dibaca ROS ya kamu itulah mawar dalam hidupku,bukan kamboja" ujar somad pada istrinya
"kamboja kan bunga kuburan" jawab rosa pada suaminya
"ya makanya itu kamu adalah mawar yg selalu tumbuh di hatiku" ujar somad pada istrinya
__ADS_1
"iya suamiku" jawab rosa pada suaminya