
hari kamis 22 desember adalah hari bahagia untuk rosa dan somad karena tepat di tanggal itu rosa melahirkan anak keduanya yg berjenis kelamin perempuan
"alhamdulillah akhirnya anak kita lahir juga sayang" ujar somad pada istrinya
"iya bang,alhamdulillah lahirnya juga tepat di hari ibu,sebagai seorang ibu sesakit apapun aku harus perjuangkan dia sampai lahir ke dunia ini walaupun bertaruh nyawa" jawab rosa pada suaminya
"assalamualaikum" silvi dan yg lainnya masuk ke ruang rawat rosa
"waalaikumsalam" jawab somad dan rosa pada anaknya
"mama,kondisi mama gimana udah mendingan apa belum??" silvi bertanya pada ibunya
"alhamdulillah udah mendingan,tapi mama harus di infus dulu" rosa yg sedang diinfus itu menjawab pertanyaan anaknya
"ayah,adik bayinya mana??" silvi bertanya pada ayahnya
"dia lagi ada di ruangan bayi sayang" jawab somad pada anaknya
"mad kamu masih mau disini atau mau pulang dulu??,biar mama yg jagain rosa" ujar bu mirna pada anak sulungnya
"aku mau disini aja ma sampai dia pulang" jawab somad pada ibunya
"maaf pak somad,saya mau kasih buah ini buat kakak saya" ujar rima pada abang iparnya
"kok kamu panggil saya pak,saya ini abang ipar kamu rima kenapa masih kamu panggil pak" tegas somad pada rima
"iya,bang" jawab rima pada somad
__ADS_1
"oh iya rima mama mana" rosa bertanya pada adiknya
"mama lagi di apotik kak" jawab rima pada kakaknya
"emangnya kamu kenapa rima kok selalu canggung di depan anak saya,lagipula dia gak mungkin gigit kamu" ujar bu mirna pada rima
"nggak apa² buk" jawab rima pada mertua kakaknya itu
"tau nih tante kenapa setiap ketemu sama ayah pasti canggung,padahal ayah nggak jahat sama tante" ujar silvi pada tantenya
Mendengar ucapan silvi rima mengingat kejadian dulu
"benar silvi,ayah kamu memang bukan orang jahat,tetapi saya yg pernah jahat sama ayah kamu" rima membatin
"assalamualaikum" bu ningrum masuk ke dalam ruang rawat rosa
"nenek kok lama banget di apotik" silvi yg sudah kelas 2 sd itu bertanya pada neneknya
"kasirnya lama banget" jawab bu ningrum pada cucunya
"mama adik bayinya masih lama di ruangan bayi" silvi bertanya pada ibunya
"ntar juga dibawa sama perawatnya kesini" jawab rosa pada anaknya
"sepertinya enak ya jadi kak rosa,punya suami siaga dan anak² yg lucu" rima memuji keluarga kakaknya
"makanya kamu nikah lagi siapa tau nanti kamu bisa punya anak" ujar bu ningrum pada anak keduanya
__ADS_1
"tapi aku nggak bisa punya anak ma" keluh rima pada ibunya
"itu hanya alasan suami kamu doang,memangnya kamu udah tes kesuburan siapa yg nggak bisa punya anak??? siapa tau dia yg nggak bisa,jangan pesimis jadi orang banyak diluar sana yg sudah 8 tahun menikah belum dikaruniai anak tetapi mereka masih langgeng itu karena apa,karena cinta mereka itu kuat,sekarang zaman udah beda rima orang yg sudah lama menikah tapi belum dikaruniai anak di hujat sedangkan yg menikah karena hamil duluan dibanggakan" tegas somad pada adik iparnya
"benar yg dibilang sama suami kakak kamu itu,pilih suami yg sabar dan penyayang di youtube juga banyak pejuang garis 2" ujar bu ningrum pada anak keduanya
"iya ma" jawab rima pada ibunya
"assalamualaikum" 2 perawat membawa bayi somad dan rosa
"waalaikumsalam" jawab mereka yg di dalam
"selamat siang bu rosa pak somad,ini kami membawa bayinya" ujar perawat 2 yg mendorong bayi mereka
"siang juga sus,ya ampun annisa anak ayah udah datang" somad melihat anak kedunya yg sedang tidur itu
"dan ini tanda tangani ya pak,untuk administrasinya" perawat 1 memberikan dokumen pada somad
"baik,saya tanda tangani dulu ya" somad menanda tangani dokumen itu
"makasih ya pak somad bu rosa,sekali lagi selamat ya atas kelahiran bayinya,kami pergi dulu ya,mari pak,buk" kedua perawat itu pamit pada mereka semua
"iya" jawab semuanya
"papa lihat nih cucu papa" ujar somad pada ayahnya
"lucu juga ya,nggak kakaknya nggak adiknya lucu² dulu waktu baru lahir" pak abdullah melihat cucunya
__ADS_1
sore harinya merekapun pulang ke rumah dengan membawa SITI ANNISA ke rumah