
Setelah somad pergi dari rumah tika,dia langsung pulang ke rumahnya dan menceritakan semuanya pada keluarganya
"gak masuk akal banget permintaan si surya ini" ujar somad pada istrinya sambil menyetir
"tapi kalo misalkan aku izinin kamu buat nikahin si tika kamu mau" tanya rosa pada suaminya
"ya nggak lah,nikahin si mery aja aku gak mau meskipun kamu suruh" jawab somad pada istrinya dengan wajah yg masih kesal
sesampainya di rumah
somad yg sudah memarkir mobilnya di garasinya langsung masuk ke rumahnya bersama rosa dan silvi
"assalamualaikum" sapa somad dan rosa sambil membuka pintu
"waalaikumsalam" jawab pak abdullah yg sedang duduk di sofa
"cepat banget mad pulangnya" tanya pak abdullah pada anak sulungnya
"gak apa2 pa" jawab somad pada ayahnya
"mama,sama keisha mana pa" tanya somad pada ayahnya
"lagi pergi ke rumah tetangga" jawab pak abdullah pada anak sulungnya
"oh jadi begitu" ujar somad pada ayahnya lalu bersandar di sofa
kemudian bu mirna dan keisha pulang
"assalamualaikum" sapa bu mirna dan keisha
"waalaikumsalam" jawab semuanya
"cepat banget rosa pulangnya" tanya bu mirna pada menantunya
"nggak apa2 ma,ada yg kesal tadi" jawab rosa pada ibu mertuanya
"kalo diliat2 kayanya abangku yg gantengnya melebihi Lee Min Ho ini lagi kesal" keisha menggoda abangnya
mendengar ucapan adiknya somad hanya diam tak berkutik
"kamu sebenarnya kenapa mad kok diam aja" tanya bu mirna pada anak sulungnya
"gimana gak kesal ma,itu si surya nyuruh aku nikahin si tika" jawab somad sambil beranjak dari sandarannya
"astaghfirullahhaladzim" kaget pak abdullah dan bu mirna
"terus abang mau" tanya keisha pada abangnya
"ya nggak lah jelas,meskipun kakakmu yg nyuruh abang tetap aja gak mau" jawab somad pada adiknya
"mungkin karena surya melihat mobilmu itu kali ya,makanya dia langsung ngomong begitu" tanya pak abdullah pada anak sulungnya
"benar yg papa bilang itu,waktu si tika ngasih minum ke aku sama rosa air putih,dia aja ngomong ke si tika kok air putih si kasih sirup dong gak enak tau" jawab somad pada ayahnya
"terus" tanya pak abdullah pada anak sulungnya
"ya aku jawab aja enakin aja om kaya yg dulu" jawab somad pada ayahnya
"kayanya abang nyindir papanya tika itu ya" tanya keisha pada abangnya
"iya dek,masalahnya semenjak menolak lamaran yg dulu abang udah malas melihat muka dia lagi" jawab somad pada adiknya
"papa tau alasan kenapa surya mau nikahin tika sama kamu mad" ujar pak abdullah pada anak sulungnya
"aku tau pa,karena dia mau punya cucu,itu juga karena dia ngeliat silvi tadi" jawab somad pada ayahnya sambil menunjuk putrinya yg masih tertidur di gendongan istrinya
"tapi kalo menurut aku bang,yg gak bisa punya anak itu si roy bukan tika" tanya rosa pada suaminya
"bisa jadi sayang" jawab somad pada istrinya
"mendingan begini aja bang besok kita ke pantai hitung2 lupain kekesalan kamu sama om surya" tanya rosa pada suaminya
"boleh juga tuh sayang kayanya seru" jawab somad lalu tersenyum
"kak ajak tante ningrum juga" tanya keisha pada kakak iparnya
"iya dek ini kakak telpon dulu" jawab rosa pada adik iparnya lalu mengeluarkan ponselnya dari sakunya
"halo ma assalamualaikum" sapa rosa pada ibunya
(waalaikumsalam,ada apa rosa??) tanya bu ningrum pada putrinya
"ini ma besok aku sama keluarga mau ke pantai mama ikut ya" ujar rosa pada ibunya
__ADS_1
(iya mama ikut) jawab bu ningrum pada ibunya
"kalo begitu besok pagi jam 07 : 00 tunggu di rumah ya" ujar rosa pada ibunya
(iya mama tungguin) jawab bu ningrum
"yaudah aku tutup ya assalamualaikum" ujar rosa pada ibunya lalu menutup telponnya
(waalaikumsalam) jawab bu ningrum pada putrinya
setelah percakapan selesai silvipun terbangun dari tidurnya
"mama,mama" tanya silvi yg mencari mamanya
"anak mama udah bangun" jawab rosa pada putrinya sambil tersenyum
"ciluk ba" ujar somad pada putrinya
"ayah,jangan malah" jawab silvi pada ayahnya
"nggak ayah gak marah sama silvi ayah marah sama kakek yg tadi" jawab somad pada putrinya sambil tersenyum
"kok dia bilang gitu bang" tanya keisha pada abangnya
"mungkin karena dia melihat,ayahnya tadi marah sama om surya kali" rosa menjawab pertanyaan adik iparnya
"tuh dengar sayang ayah gak marah sama kamu" ujar rosa pada putrinya
"janji" tanya silvi pada ayahnya
"iya janji,besok kita jalan2 ke pantai" jawab somad pada putrinya lalu mengangkatnya dari gendongan istrinya
keesokan harinya...!!!
saat jam 6 pagi semua keluarga sudah bangun dari tidurnya lalu mandi
"sayang aku apa kamu yg mandi duluan" tanya somad pada istrinya
"aku aja bang,sekalian mandiin silvi" jawab rosa pada suaminya lalu beranjak dari kasurnya
setelah itu somad mangambil ponselnya dan memberikan pesan pada bosnya
"bos hari ini saya gk masuk dulu,lagi ada acara keluarga" chatt somad untuk bosnya
(iya mad) santosi membalas chatt dari somad
"sayang,yg lain udah bangun apa belum??" tanya somad pada istrinya
"udah,kamu doang yg belum mandi" jawab rosa pada suaminya
melihat rosa yg hanya memakai handuk di tubuhnya somad mulai menggodanya
"sayang kamu cantik banget pakai handuk begitu,kita bikin adik buat silvi yuk" somad menggoda istrinya
"jangan dululah nunggu dia umur 7 tahun aja baru bikin lagi" jawab rosa pada suaminya sambil mengarahkan pandangannya ke putrinya
"bilang dulu ayah nakal" bisik rosa pada putrinya
"Ayah nakal" ujar silvi pada ayahnya
"ayah gak nakal tapi bandel" jawab somad pada putrinya
kemudian somad memberikan kunci mobil pada adiknya lalu mandi
"dek tolong panasin mobilnya dong" pinta somad pada adiknya sambil memberikan kunci mobilnya
"iya bang" jawab keisha pada abangnya sambil meraih kunci mobil
kemudian keisha menuju garasi dan memanaskan mobil abangnya
"ini mobil kan matic lain kali aku minta ajarin sama abang dah" keisha membatin sambil melihat2 spesifikasi mobil abangnya
setelah selesai mandi somad kembali ke kamarnya
"sayang kamu udah selesai" tanya somad pada istrinya
"udah bang" jawab rosa pada suaminya
somadpun bersiap2 dan memakai kemeja biru dengan corak bunga2 bersama keluarga lalu menjemput bu ningrum
"semuanya udah siap" tanya somad pada semuanya yg sudah di luar rumah
"udah" jawab semuanya
__ADS_1
"yaudah aku keluarin dulu mobilnya" ujar somad pada semuanya lalu berjalan menuju garasi
setelah somad mengeluarkan mobilnya ia langsung memanggil semuanya
"ayo" ujar somad dari mobil memanggil semuanya
kemudian semuanya menghampirinya
"papa di depan aja" ujar rosa pada ayah mertuanya
"yaudah" jawab pak abdullah pada menantunya
setelah semua masuk mobil somad menjalankan mobilnya
"udah masuk semuanya kan" tanya somad pada semuanya
"udah" jawab semuanya
"bismillahirrohmanirrohim" ujar somad lalu menjalankan mobilnya
seperapat jam kemudian somad sampai ke rumah ibu mertuanya
"sayang tolong masuk panggil mama" pinta somad pada istrinya
ketika hendak turun dari mobil rosapun melihat ibunya sudah keluar dari pintu
"itu mama udah keluar bang" ujar rosa pada suaminya
"yaudah tungguin aja" jawab somad pada istrinya
"ayo ma naik" ujar rosa pada ibunya
"iya" jawab bu ningrum lalu masuk ke mobil
"udahan kan ma" tanya somad pada ibu mertuanya
"udah" jawab bu ningrum pada menantunya
setelah itu somad menjalankan mobilnya
"mendadak banget buk perginya" tanya bu ningrum pada besannya
"sebenarnya ini cuma menghilangkan kekesalannya somad buk dengan cara ke pantai" jawab bu mirna pada besannya
"emang dia kenapa buk" tanya bu ningrum pada besannya
"jadi begini buk kemarin siang kan somad sama rosa pergi ke rumah roy dan tika terus papanya si tika yg gila materi ini menyuruh somad nikahin si tika supaya dia punya cucu,itu juga kan papanya si tika mau nikahin somad sama tika sekarang karena somad sudah punya mobil ini dan sukses daripada roy" jawab bu mirna pada besannya
"astaghfirullahhaladzim" kaget bu ningrum sambil menggelengkan kepalanya
"terus nak somad mau nikahin tika" tanya bu ningrum pada menntunya
"ya nggak lah ma,tadi aja aku ngomong sama anak mama yg cantik ini bikin adik buat silvi" jawab somad pada ibu mertuanya
"wow saingannya Lee Min Ho ternyata jago ngomong ya" keisha mengggoda abangnya dari bangku belakang
"ya iyalah daripada diam,berarti diam diam menghanyutkan wkwkwk😀😀😀" jawab somad pada adiknya lalu tertawa
2 jam perjalanan somadpun sampai di pantai lalu parkir di parkiran
"akhirnya kita sampai" ujar somad pada semuanya lalu mematikan mesin mobilnya
mereka semuapun keluar dari mobil🚐 dan melihat ombak pantai🏝️
"dek kakak minta tolong ya jagain silvi" pinta rosa sambil memberika silvi pada adik iparnya
"iya kak" jawab keisha pada kakak iparnya lalu menerima silvi
Tangan kanan somadpun meraih tangan kiri rosa lalu menariknya
"ayo sayang kita ke ombak itu" somad mengajak istrinya ke ombak pantai
"iya" jawab rosa pada suaminya
kemudian mereka saling bertatapan 4 mata
"cukup maut yg memisahkan kita berdua" ujar somad pada istrinya
"cukup orang seperti aku yg dulu ingin menjatuhkan kariermu dan sekarang kamu yg membantuku kembali menjadi news anchor terbaik,aku berterima kasih banget sama kamu bang berarti cintamu padaku itu sangat luar biasa" jawab rosa lalu mengeluarkan buliran bening😢 dari matanya
"jangan kamu keluarin air mata itu,dan ingat meskipun kau menyuruhku menikah dengan 10 mantan pacarku atau tika cukup nama kamu aja yg ada di hatiku,kamu juga sudah mengandung dan melahirkan silvi itu juga yg membuatku semakin jatuh cinta sama kamu" ujar somad lalu menyeka air mata istrinya
"tanda cinta itu bukan romeo juliet atau hari valentine tetapi tanda cinta itu adalah kita berdua" tanya rosa pada suaminya
__ADS_1
"ya tanda cinta itu adalah Somad 💖 Rosa" jawab somad pada istrinya lalu memeluknya
kemudian mereka semua bermain di pantai sampai sore lalu tiba di rumah malam hari