Berita Cinta

Berita Cinta
Hukuman Gantung untuk sudarmo di hari kemerdekaan & kejutan untuk somad


__ADS_3

setelah 3 bulan somad yg sudah selesai berbulan madu dengan rosa,somad tetap aktif bekerja sebagai reporter sedangkan rosa aktif membantu ibu mertuanya & membantu adik iparnya


somad yg sedang menonton tv bersama rosa tiba" heran dengan berita hukuman gantung untuk sudarmo


(berita hari ini siapa yg tidak kenal sudarmo mantan walikota jalan mangga yg sempat melecehkan istri orang itu hari ini akan dihukum gantung,sekian dari saya berita dari saya susi dr tv burung beo sampai jumpa) ujar pembawa acara channel tv burung beo


"ya ampun ini gk bisa dibiarin aku harus bertindak" ujar somad


"kok bisa bertindak bang" tanya rosa pada suaminya


"ya harus aku mau berangkat dulu" jawab somad lalu bergegas menuju kamar dan bersiap2 mengganti bajunya


setelah itu somadpun turun dr kamar


"mau kemana bang" tanya keisha pada abangnya


"ada urusan" jawab somad


setelah itu somad langsung naik ke mobilnya dan menuju tempat kerjanya dengan membawa rekaman video sudarmo dipenjara


"semoga rekaman ini bisa membebaskan sudarmo dr penjara itu" somad membatin lalu menambah kecepatan agar cepat sampai


Di perjalanan somad ditelpon oleh darman adik darmo


Drrrrttt (suara telpon)


"ada yg nelpon lagi siapa ini" ujar somad kemudian lalu menepi di pinggir jalan


"halo assalamualaikum" ujar somad


(waalaikumsalam,mad apa kamu sudah lihat berita di tv tadi) tanya darman


"sudah pak saya masih di jalan ini lagi mau ke kantor" jawab somad


(oh tapi saya takut mad kakak saya itu dihukum gantung benaran) ujar darman yg sudah panik


"nggak pak tenang aja saya yg akan ngurusin semuanya" jawab somad dengan yakin seyakin2nya


setelah darman mematikan telponnya somadpun melanjutkan perjalanannya


"setelah membebaskan darmo sabaiknya aku ke rumah wanita yg sudah menuduhnya dan memasukkan dia dan suaminya ke penjara" gumam somad


setelah itu somad menyalakan musik di mobilnya,yaitu Dj Izinkan Namamu


"ini baru lagu perjalanan" ujar somad di mobilnya


kemudian somad bernyanyi di mobilnya,mengikuti lagu dari Dj Malam


"kuturutkan cahaya dihadapan berliku keyakinan di dada mengiringi langkahku jalinan bahagia iringan doa restu di dalam jiwa cinta yg satu,jalanan yg berduri tetap aku gagahi biar gunung yg tinggi pasti kan kudaki" somad yg sedang menyanyikan lirik lagu itu


setelah itu somadpun sampai ke channel tv burung dara,tempat kerjanya

__ADS_1


"assalamualaikum" ujar somad sambil masuk ke dalam


"waalaikumsalam" jawab santoso


"bos udah liat belum berita darmo" tanya somad pada bosnya


"sudah saya aja bingung" jawab santoso


kemudian somad menuju ruangan untuk mengganti siaran televisi,dan memasukkan kaset rekaman itu


"setel dulu ini kaset biar semua orang sadar bahwa darmo itu tidak bersalah" somad membatin


orang" yg sedang menonton channel tv burung dara kaget mengapa siarannya diganti dan melihat video sudarmo yg berdurasi 10 menit itu


sedangkan di rumah somad rosapun melihat video pengakuan darmo itu selesai kemudian melihat suaminya yg berbicara di tv


(Ini adalah kisah nyata dr sudarmo,siapa sih sudarmo itu dia hanya seorang walikota yg difitnah,orang yg mau menolong seorang wanita tetapi malah dituduh melecehkan wanita itu,negara ini negara hukum masih ada ternyata seorang yg mau memfitnah pria parubaya yg tidak bersalah seperti dia,bayangkan saja jika kalian yg seperti ini mungkin kalian bisa langsung bunuh diri,negara ini butuh toleransi apapun yg engkau pilih seperti memilih pemimpin contohnya "kalau engkau pilih si A sedangkan temanmu memilih si B pendukung si A jangan hujat si B pendukung si B juga jangan menghujat si A" apa gunanya hujat menghujat di dunia ini coba,kalian pasti tau sila kelima dr pancasila yg berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,apa dengan memfitnah sudarmo itu termasuk keadilan,jelas saja bukan ini adalah pencemaran nama baik seseorang,jika kamu manusia mari kita semua bersama membebaskan sudarmo dari ketidak adilan ini kumohon,kumohon,kumohon demi kemerdekaan negara kita ini) ujar somad di tv sambil menangis


melihat apa yg diucapkan somad semua orangpun tersentuh dan berusaha menuju ke penjara darmo


somadpun melihat semua orang berkumpul di depan channel tv burung dara dan melihat kedua orangtuanya,ibu mertuanya serta istri dan adiknya ikut berkumpul


"papa,mama,dek,sayang kalian semua juga ikut" tanya somad pada kedua orangtuanya ibu mertuanya adik serta istrinya


"demi keadilan kita pasti ikut bang" jawab rosa pada suaminya


setelah itu somadpun bergegas dan masuk ke mobil


"iya" jawab semuanya


setelah itu somadpun menyalakan mesin mobilnya lalu berangkat menuju penjara darmo dan diikuti oleh semua orang dibelakang


sesampainya di penjara darmo


somad melihat darmo yg sudah mau digantung lalu berlari untuk menangkap darmo agar tidak digantung


"hei" teriak somad pada algojo yg hendak menggantung darmo dan berlari secepat mungkin


kemudian hukuman gantung itupun gagal karena tangkapan dr somad


"apa saya sudah mati" tanya darmo yg kepalanya masih ditutup oleh kain hitam itu


"nggak pak bapak masih hidup lihat semua orang itu mereka datang semua untuk bapak" jawab somad yg membuka kain hitam lalu menunjuk ke arah keramaian semua orang pada darmo


"minta tolong ada microfon gak" tanya somad pada wartawan


"nih" ujar salah satu wartawan kemudian melemparkan microfon pada somad


"oke makasih,nih pak ada kata2 yg perlu disampaikan" jawab somad sembari menangkap microfon wartawan lain dan memberikannya pada darmo


"baik terima kasih untuk kalian yg rela membela saya disini karena ini adalah hari kemerdekaan negara kita ini saya ingin menyampaikan bahwa kita ini hidup untuk keadilan bukan untuk keburukan,jadi orang harus baik jangan jahat,sekali lagi selamat untuk negara yg sudah 77 tahun merdeka di dunia ini,nih mad" ujar darmo pada semua orang lalu memberikan microfon pada somad

__ADS_1


"oke terima kasih pak darmo" jawab somad


"eitss tunggu dulu" rosapun menyela perkataan suaminya lalu berjalan menuju ke arah suaminya


"ada apa" tanya somad pada istrinya


"oke saya rosa istri dari bapak somad disini saya akan memberikan kejutan pada suami saya" ujar rosa sambil mengambi microfon di tengah kerumunan itu


"apaan tuh bu rosa" tanya semua warga


"ada sesuatu untuk kamu bang di hari kemerdekaan ini" ujar rosa pada suaminya


"ada apa" tanya somad sambil mengerutkan dahinya


kemudian rosapun mengambil sesuatu dr sakunya dan memberikannya pada somad


"nih kejutan dari aku di hari ulang tahun negara ini" ujar rosa sambil memberikan sebuah Test Pack yg sudah bergaris 2 itu pada suaminya


"coba lihat,kamu hamil sayang" tanya somad sambil mengambil alat tes kehamilan berwarna putih yg menunjukkan 2 garis itu


"iya" jawab rosa yg mengangguk dan menangis bahagia


"alhamdulillah,istriku hamil,udah berapa usianya" tanya somad lalu memeluk istrinya


"8 minggu alias 2 bulan" jawab rosa


"ye aku mau punya keponakan" ujar keisha


"kita akan menjadi nenek buk" tanya bu mirna pada besannya itu


"iya buk" jawab bu ningrum sambil tersenyum


setelah itu santoso dan darman datang membawa kedua orang yg sudah memfitnah darmo,dan memenjarakan kedua suami istri itu


"pak hukum dia seberat mungkin" ujar darman & santoso pada kedua suami istri itu


"baik hukuman yg pantas mereka dapatkan adalah hukuman mati,karena apa sudah ditolong bukannya terima kasih malah memfitnah,ingat ya ini baru hukuman di dunia kalau di akhirat kamu pasti direndam di neraka,karena fitnah lebih kejam daripada pembunuhan" jawab komisaris polisi


setelah itu darman menghampiri kakaknya dan mengajaknya pulang


"ayo bang kita pulang,terus terima kasih ya mad atas pembelaan kamu terhadap saudara saya ini" ujar darman pada saudaranya lalu berterima kasih pada somad


"sama sama pak demi keadilan di hari kemerdekaan ini dan juga saya punya kejutan dari istri saya kalau dia sudah hamil" jawab somad lalu memberitahukan kejutan dr istrinya itu


"wah selamat ya rosa" ujar darman pada rosa


"iya makasih pak" jawab rosa


"selamat ya rosa & jaga kandungan kamu" ujar santoso pada istri somad itu


"iya pak makasih juga" jawab rosa

__ADS_1


kemudian mereka semua pulang kerumahnya masing"


__ADS_2