
saat pagi hari rosa sedang menjemur bayinya di bawah terik matahari dan ia melihat ada seorang wanita yg datang ke kontrakan kosong di depan rumahnya
"anisa,anak mama hari ini jemur dulu ya" rosa menggendong bayinya keluar
"siapa ini orang,kemungkinan orang yg mau ngontrak disitu kali ya" rosa melihat wanita yg menuju ke salah satu kontrakan depan rumahnya
"misi mbak,mbak penghuni baru di kontrakan ini ya" rosa menyapa wanita itu
"iya mbak,mbak siapa ya??" wanita bernama siska itu bertanya pada rosa
"perkenalkan saya rosa yg tinggal di rumah depan" rosa mengajak siska berjabat tangan
"saya siska,saya baru pindah dari luar kota" siska membalas jabatan tangan rosa
Kemudian somad keluar menghampiri istrinya
"rosa kemana ya,nah itu dia" somad mencari istrinya
"sayang kamu ngapain" somad berjalan menghampiri istrinya
"ini lagi jemur dia" jawab rosa pada suaminya
"oh iya mbak siska kenalin ini suami saya" rosa memberitahu siska
"ganteng juga suaminya dia,meskipun baru bangun tidur tapi pesonanya luar biasa" siska memandangi somad dari ujung rambut sampai kaki
"oh iya,perkenalkan nama saya siska" siska mengajak somad berjabat tangan
"saya somad" somad membalas jabat tangan siska
"telapak tangannya halus banget jadi nggak pengen lepasin tangannya" siska ketagihan berjabat tangan dengan somad
"maaf ya,kamu mau jabat tangan saya atau ada maksud tertentu" somad melepaskan tangannya dan menegur siska
"nggak kok masalahnya tangan kamu halus banget" jawab siska pada somad sambil mengedipkan sebelah matanya
"ya udah sayang ayo kita masuk ke dalam" somad mengajak istrinya masuk ke rumah
__ADS_1
"iya,ayo sayang kita masuk" rosa menurut lalu berbicara pada bayinya
setelah somad dan rosa masuk siska juga masuk ke kontrakan yg ia tempati
"ya ampun,laki² itu ganteng banget tapi sayang udah punya istri dan anak" siska membayangkan wajah somad
"mama,mama,aku mau nanya dulu dong" ujar silvi pada ibunya
"nanya apa sayang??" jawab rosa pada anaknya
"kan mama udah ngelahirin adik bayi kira² mama langsung kerja apa nggak???" silvi bertanya pada ibunya
"ya belum dong sayang,mama harus selesaikan masa nifas dulu" jawab rosa pada anaknya
"tapi aku kasian sih ngeliat ayah berangkat sendirian terus dan nggak ada temannya" silvi murung lalu bersandar di bahu ibunya
"mama juga kasian sama ayah sendirian terus kalau berangkat kerja tapi kan kondisi mama lagi begini jalan juga masih belum leluasa banget" rosa memberitahu anaknya
saat rosa dan silvi berbicara somad diam² mendengar apa yg mereka katakan lalu mengeluarkan air matanya
"mendengar mereka berbicara seperti itu membuat aku jadi terharu,ya allah terima kasih atas apa yg engkau berikan selama ini padaku mempunyai istri dan anak yg sangat pengertian seperti mereka" somad mengeluarkan air matanya di depan pintu kamar
siska yg baru saja selesai memasukkan pakaiannya ke dalam lemari kontrakan itu kemudian menciumi telapak tangannya
"ya ampun ini telapak tangan ini bikin aku kangen aja dengan suaminya si rosa itu" siska menciumi telapak tangannya
"main aja kali ya ke rumahnya,siapa tau si ganteng itu makin cakep" siska beranjak dari kasur lalu keluar
Setelah keluar dari dalam kontrakan
"itu ada ibu² baru masuk pager rumahnya,mungkin pembantunya kali ya" siska melihat bu mirna yg baru saja membuka pager rumah
kemudian siska menyebrang dan menghampiri bu mirna
"permisi buk" siska menyapa bu mirna
"iya ada apa" bu mirna bertanya pada siska
__ADS_1
"majikannya ibu lagi ngapain??" siska menjawab pertanyaan bu mirna
"maksudnya majikan apa ya??" bu mirna ragu dengan ucapan siska
"bukannya rosa itu majikannya ibuk ya" siska bertanya pada bu mirna
"jangan ngomong sembarangan kamu ya!!!,rosa itu menantu saya dan somad itu anak saya" pekik bu mirna pada siska
mendengar bu mirna bicara seperti itu siska diam tak berkutik,somad menghampiri ibunya
"ya ampun ternyata wanita ini mertuanya rosa,bisa mati aku disini" siska membatin
"ada apa sih ma,kok ribut²" somad menghampiri ibunya
"ini loh masa wanita ini bilang mama pembantu" jawab bu mirna pada anak sulungnya
"apa?? kamu bilang mama saya pembantu??" somad bertanya pada siska
"ya maaf!! saya kira kamu majikannya ibu ini" siska memelas
"ya udah saya maafin kamu soal ini,lain kali jangan ngomong begitu tanya dulu" bu mirna memaafkan siska
"itu ada apa ya samperin dulu dah" silvi yg sedang melihat dari depan pintu menghampiri ayah dan neneknya
"ayah sama nenek lagi ngapain" silvi bertanya pada ayah dan neneknya
"ini ada tetangga yg baru pindah ke kontrakan depan rumah" jawab somad pada anaknya
"oh,halo tante apa kabar nama aku silvi" silvi menyapa siska
"halo juga,nama tante siska,tante baru pindah dari kota manggis" jawab siska pada silvi
"somad ini tadi pas belum mandi ganteng pas udah mandi tambah ganteng lagi jadi suka aku melihatnya" siska melamun dan memandangi wajah somad
"tante kenapa bengong ngeliatin ayah aku" silvi bertanya pada siska
"nggak apa² kok" jawab siska pada silvi
__ADS_1
"sepertinya tante siska ini suka sama ayah,dari cara dia ngeliatin ayah itu beda banget gitu"