Berita Cinta

Berita Cinta
Istri Yang Hamil,Suami Yang Ngidam


__ADS_3

Di siang hari somad dan rosa sedang membawa acara liputan burung dara siang


"baik selamat siang pemirsa masih bersama saya somad syaefulloh dan rekan hidup saya" sapa somad pada pemirsa


"saya siti rosalinda di liputan burung dara siang" rosa melanjutkan kata² suaminya


"baik pemirsa kali ini di jalan manggis ada sebuah kecelakaan maut yg menimpa seorang pengendara sepeda motor dengan truk bermuatan sampah" ujar somad pada pemirsa


"ya dan dikabarkan supir truk ini mengantuk,lalu menabrak pengemudi sepeda motor itu hingga tewas" rosa melanjutkan ucapan suaminya


(video kecelakaan maut itupun diputar di layar)


setelah 5 menit video itu selesai diputar


"lagi² supir mengantuk,kebanyakan pasti seorang supir itu kalau mengemudi celakanya pasti kalau nggak ngantuk pasti rem blong,jangan seperti itu ya pemirsa" somad memberitahu pemirsa


"benar tuh pemirsa,kalau kita mau berkendara itu kita harus siapkan tubuh yg fit,sekalipun kalau kita mengantuk alangkah baiknya kita berhenti di pinggir jalan,dan juga jangan pernah memainkan ponselnya saat berkendara" rosa menambahkan nasihat untuk pemirsa


"baik pemirsa di jalan nanas ada seorang suami yg dilaporkan oleh istrinya ke kantor polisi dikarenakan tersangka telah melakukan KDRT pada korban" somad memberitahu pemirsa


"ya pemirsa dan dikabarkan juga tersangka ini mengaku kepada polisi bahwa istrinya sudah tidak cantik lagi dan tertarik dengan tetangganya yg janda itu" rosa melanjutkan perkataan suaminya


(video tersangka dan korban kdrt diputar di layar)


7 menit kemudian video selesai diputar


"ingat ya pemirsa jangan sekali²nya kita melakukan KDRT terhadap pasangan kita hanya karena tetangga sebelah lebih menggoda tetapi kita harus menjaga nafsu kita" ujar somad pada pemirsa


"benar pemirsa sekalipun istri kita sudah tidak cantik lagi biar bagaimanapun dia tetap istri yg sudah kita nikahi secara sah,meskipun kita tergoda pada tetangga tapi jangan sampai juga kita berbuat yg tidak senonoh pada dirinya walaupun dia yg mengajak kita berbuat tetap harus kita tolak" rosa melanjutkan perkataan suaminya


"baik kalau tadi ada KDRT tapi sekarang di jalan jeruk ada pasangan kakek dan nenek yg masih langgeng di usia mereka yg sudah senja" ucap somad pada pemirsa


"benar pemirsa dan mereka ini dikabarkan tak pernah ditimpa oleh gosip dan isu miring lainnya,sekarang kita sambungkan ke rekan kita meri yg sudah bersama mereka di jalan jeruk,oke bagaimana keadaan di sana meri " rosa yg menghubungkan meri


(iya terima kasih rosa,baik pemirsa sekarang kita sudah bersama kakek munir dan nenek siti,oh iya kalau boleh tau kakek umurnya sudah berapa ya) meri yg bertanya pada kakek munir


(kalau umur sudah 89 tahun) jawab kakek munir


(kalau nenek umurnya sudah berapa) tanya meri pada nenek siti


(umur saya sudah 86 tahun) jawab nenek siti


(kalau boleh tau apa sih kuncinya kek,nek,bisa langgeng seperti ini) meri bertanya pada kakek munir dan nenek siti


(kalau kuncinya nggak ada yang penting kita itu harus saling menyayangi dikala suka maupun duka) kakek munir menjawab pertanyaan meri


(oh,tapi kalau waktu menikah masih ingat nggak umur berapa???) tanya meri pada kakek munir dan nenek siti


(kalau itu kita sudah lupa,dulu kita masih muda banget menikah dan sekarang gigi aja kita sudah habis semua,cucu saja sudah punya anak mbak) jawab nenek siti


(luar biasa,oke kita sambung kembali ke rosa dan somad) meri menghubungkan kembali pada rosa dan somad


"iya meri terima kasih" jawab rosa pada meri


"kalau sudah cinta memang tak bisa dipisahkan lagi kecuali maut" ujar somad pada pemirsa

__ADS_1


"benar sekali pemirsa,karena kalau orang yg menikah pestanya besar tetapi sebulan atau dua bulan cerai bagaimana??,itu yg ditakutkan" rosa menambahkan pesan untuk pemirsa


"oke pemirsa,30 menit sudah kami menemani anda saya somad syaefulloh dan rekan hidup saya" somad menutup acara


"saya siti rosalinda dalam liputan burung dara siang sampai jumpa" rosa melanjutkan kata² suaminya


somad dan rosa kemudian keluar dari gedung lalu menuju parkiran


"sayang kamu bisa telpon papa atau mama nggak" somad yg sudah di depan mobilnya bertanya pada istrinya


"bisa,emang kenapa" jawab rosa pada suaminya


"bilang sama silvi kalau kita pulangnya sore" ujar somad pada istrinya


rosapun menghubungi ibu mertuanya


"halo assalamualaikum ma" sapa rosa pada ibu mertuanya


(waalaikumsalam,ada apa rosa tumben nelpon) tanya bu mirna pada menantunya


"silvi ada ma??,kalau ada tolong kasih telponnya ke dia ya" tanya rosa pada ibu mertuanya


(ada,tunggu sebentar ya biar mama panggil,silvi,silvi) jawab bu mirna lalu memanggil cucunya


"ada apa nek??" tanya silvi pada neneknya


"ini mama kamu nelpon" jawab bu mirna pada cucunya


(halo ma,ada apa) tanya silvi pada ibunya


"gini sayang,ayah sama mama pulangnya sore nggak apa² kan???" jawab rosa pada anaknya


"iya sayang kalau begitu mama tutup telponnya ya,assalamualaikum" rosa pamit pada anaknya


(waalaikumsalam hati² ya,ma,yah) jawab silvi pada kedua orang tuanya


"ini anak tau aja kalau orang tuanya mau pergi" ujar somad pada istrinya


"kan kamu yg nyuruh,aku ma ikut² aja" jawab rosa pada suaminya


Kemudian mereka berdua masuk ke mobil dan berangkat pergi


"sebenarnya kamu mau ajak aku ke mana bang??" tanya rosa pada suaminya


"ini untuk anak kita juga sayang" somad yg baru menjalankan mobilnya itu menjawab pertanyaan istrinya


"perasaan,aku nggak mau apa² tapi kenapa dia mau ajak aku pergi" rosa membatin dan melihat suaminya yg sedang menyetir itu


"mungkin kalau rambut dia di gerai cantik kali ya" somad yg melihat istrinya dari kepala hingga kakinya


"kok kamu lihatin aku nggak ke jalan" rosa yg melihat tingkah yg aneh itu bertanya pada suaminya


"iya,iya,masalahnya kamu makin cantik aja sih aku lihat" jawab somad pada istrinya


"jangan begitu ah,nanti aku baper tau" ujar rosa pada suaminya

__ADS_1


"nggak apa² baper yg penting sama suami sendiri" jawab somad pada istrinya


Kemudian somadpun sampai di tempat tujuannya yaitu tahu gejrot


"ini kan tempat tahu gejrot,tapi aku lagi nggak mau" rosa bertanya pada suaminya


"tapi aku yg mau" somad menjawab pertanyaan istrinya


mereka berdua masuk ke tempat tahu gejrot itu


"bang tahu gejrot cabenya 30 ya" pinta somad pada penjual


"siap pak" jawab penjual tahu gejrot


melihat somad memakan tahu gejrot level mak lampir rosa hanya enek melihatnya


"nih pak pesanannya tahu gejrot level mak lampir" penjual yg memberikan tahu gejrot itu pada somad


"oke terima kasih bang ini uangnya,ayo sayang kita makan bareng" somad mengajak istrinya untuk menyantap tahu gejrot itu


"nggak bang makasih" rosa yg menolak ajakan suaminya itu hanya diam saja


"yaudah kalau begitu aku aja yg makan" somad yg mulai memakan tahu gejrot itu


"perasaan dulu waktu aku mengandung silvi,aku yg doyan tapi kenapa semenjak mengandung anak kedua ini nggak kenapa²,malah dia yg doyan" rosa yg melihat suaminya memakan tahu gejrot super pedas itu


"sayang ini enak banget loh" somad yg berhenti sejenak memakan tahu gejrot itu memberitahu istrinya


"ya mungkin aku semenjak hamil anak kedua ini suamiku yg ngidam,bukan aku" rosa membatin lalu tersenyum pada suaminya


Setelah selesai memakan tahu gejrot itu somad menuju mobilnya dan meminta sesuatu pada istrinya


"oh iya sayang aku boleh minta sesuatu nggak sama kamu" ujar somad pada istrinya


"apa bang???" tanya rosa pada suaminya


"tolong ya jilbab kamu dibuka,untuk hari ini aja pliss" pinta somad pada istrinya


"ih malu ah,ini kan aurat masa diperlihatkan di umum begini" rosa menolak permintaan suaminya


"hari ini aja ya,pliss" somad yg masih memohon pada istrinya


"iya,iya,nih udah apalagi" rosa yg sudah membuka jilbabnya di depan suaminya


"kamu cantik banget sayang" somad yg melihat rambut ikal panjang istrinya


kemudian hujan🌧️ turun


"udah hujan bang gimana ini" rosa yg sudah panik karena hujan turun


"tenang sayang kamu nggak usah takut,karena ini adalah momen romantis seorang jatuh cinta di derasnya hujan" rayu somad lalu mencium leher istrinya


kemudian rosa merasakan momen itu juga dan mereka berdua berdansa di derasnya hujan


"ya ampun apa kamu nggak mau menambahkan sesuatu yg lebih romantis dibandingkan ini" tanya rosa pada suaminya

__ADS_1


"dansa yuk" bisik somad di telinga istrinya


"hmm" rosa mengangguk lalu berdansa dengan suaminya


__ADS_2