Berita Cinta

Berita Cinta
Meninggalnya pak surya


__ADS_3

saat sedang mengobrol bersama temannya di studio burung dara,somad mendapatkan telpon dari nomor tak dikenal


"oh iya mad kemarin anak kamu yg baru lahir itu laki² atau perempuan" farid bertanya pada somad


"perempuan" jawab somad pada farid


"sorry ya kemarin aku nggak bisa jenguk" ujar farid pada somad


"santai aja,lagipula kamu juga kan sibuk" jawab somad pada farid


Drrt!!!!!!


"telepon bunyi tuh" farid memberitahu somad


"siapa ini kira² yg nelpon,nomor nggak dikenal lagi" somad meraih ponselnya dan bertanya²


"angkat aja dulu,siapa tau penting" ujar farid pada somad


(halo assalamualaikum) somad menyapa penelpon


(waalaikumsalam,apa ini dengan bapak somad,ini kami dari pihak kepolisian) polisi bertanya pada somad


(iya betul saya sendiri) jawab somad pada polisi


(apa pak somad sedang sibuk hari ini atau tidak,saya mau bilang ke pak somad bahwa saudara roy ingin berbicara dengan anda) ujar polisi pada somad


(kebetulan sekarang saya lagi istirahat dan sebentar lagi saya pulang,kalau ada yg mau di bicarakan oleh roy pada saya ya udah nggak apa²) jawab somad pada polisi


"saudara roy!!,silahkan anda berbicara pada pak somad" polisi memberikan telponnya pada roy


"terima kasih pak" roy menerima telpon dari polisi


(halo somad) roy menyapa somad


(ada apa roy) somad bertanya pada roy


(jadi begini somad kemarin mantan istri saya datang menjenguk saya dan memberitahu saya kalau papanya sedang sakit parah,untuk bernafas juga sulit) jawab roy pada somad


(inalillahi wa innailaihi raji'un) somad kaget mendengar ucapan roy


(saya minta tolong sama kamu,tolong jenguk dia ya kalau dia kenapa² kamu bisa kasih tau saya lewat telepon atau nggak kamu datang kesini) roy memohon pada somad


(iya roy saya akan kesana sebentar lagi,assalamualaikum) somad mengakhiri pembicaraan


(waalaikumsalam) roy menutup telepon


"siapa yg meninggal mad??" farid bertanya pada somad


"bukan meninggal rid,mantan mertuanya si roy itu katanya lagi sakit parah dan bernafas aja susah" jawab somad pada farid


"terus hubungannya sama kamu apa mad??" farid bertanya pada somad


"si roy minta tolong sama aku buat jenguk mantan mertuanya itu" jawab somad pada roy


"kalau aku jadi kamu,aku pasti tolak permintaannya si roy itu,lagipula si roy kan orang yg arogan" ujar farid pada somad


"si roy udah tobat dia waktu itu udah minta maaf sama aku setelah menculik anakku silvi" somad memberitahu farid


"serius kamu mad" farid mengerutkan dahinya


"iya kalau kamu mau lihat dia nanti malam kita ke penjara aja kasih tau dia tentang kondisi mantan mertuanya!!!!" jawab somad pada farid


setelah itu meri menghampiri mereka berdua


"kamu mau kemana mas??" meri bertanya pada suaminya


"aku mau pergi sama somad,pulangnya paling malam dan ini mobil kamu aja yg bawa ya" farid memberikan kunci mobil pada istrinya


"iya hati² ya di jalan" meri menerima kunci itu lalu mencium punggung tangan suaminya


mereka semua berangkat menggunakan mobil somad


"kamu aja rid yg bawa mobilnya" somad memberikan kunci mobilnya pada farid

__ADS_1


"iya" farid meraih kuncinya


"kenapa sih kamu itu perhatian banget sama keluarga mereka (roy),bukannya keluarga mereka udah jahat sama kamu" farid bertanya pada somad


"aku sih nggak masalah rid,meskipun dulu mereka itu jahat sama aku tapi nggak seharusnya aku balas dengan kejahatan lagi justru aku balas dengan kebaikan" somad menjawab pertanyaan farid


"gimana rezeki kamu nggak lancar terus,kalau yg kamu lakukan ke semua orang itu kebaikan semua" farid memuji somad


Beberapa jam kemudian


"ini ya mad rumahnya,tapi kenapa ada bendera kuning" farid mematikan mesin mobil


"innalillahi wa inna ilaihi ra'jiun" somad kaget melihat bendera dan pelayat


"ayo rid turun" somad mengajak farid turun


"iya mad" farid ikut turun


Somad dan farid menghampiri tempat itu


"assalamualaikum" somad dan farid masuk ke dalam


"waalaikumsalam" jawab para pelayat


"innalillahi wa inna ilaihi ra'jiun" somad membuka kain penutup wajah pak surya dan menutupnya kembali


"kalau boleh tau beliau sakit apa buk??" farid bertanya pada pelayat lain


"dua hari yg lalu dia pegang dadanya terus,kemarin nafasnya sesak sampai akhirnya tadi pagi jam 6 udah meninggal mas" jawab pelayat pada farid


"benar buk??" farid bertanya pada pelayat


"benar mas" pelayat meyakinkan farid


setelah itu para pelayat memandikan jenazah pak surya


"kamu yg sabar ya tika,semoga beliau khusnul hotimah) somad menenangkan tika


Selesai dimandikan jenazah dibawa ke peristirahatan terakhirnya


"laa illaha illallah" orang² mengangkat jenazah sampai ke tpu


"kamu masukin jenazahnya mad" farid bertanya pada somad


"iya rid" jawab somad pada farid


"ya udah aku ikut juga" farid ikut masuk ke liang lahat


kemudian jenazah selesai dikebumikan dan mereka langsung pulang


"oh iya tika kalau begitu aku dan farid pulang dulu ya" somad pamit pada tika


"iya" jawab tika pada somad


"ayo rid pulang" somad mengajak farid


"iya mad" jawab farid


sesudah berangkat somad mengantar farid pulang


"makasih ya mad tumpangannya" ujar farid pada somad


"iya rid,aku juga pulang dulu ya" jawab somad sambil memutar setir


"besok aku aja yg ke penjara rid" ujar somad pada farid


"terserah kamu aja mad" jawab farid pada somad


Setelah itu somad sampai ke rumahnya


"assalamualaikum" somad membuka pintu rumah


"waalaikumsalam" jawab semua penghuni rumah

__ADS_1


"mad kok kamu pulang lama banget" bu mirna cemas dengan keadaan anaknya


"aku habis pergi ma" jawab somad pada ibunya


"pergi dari mana sampai jam 8 begini" rosa bertanya pada suaminya


"oke aku kasih tahu,jadi sebenarnya aku tadi abis melayat" jawab somad pada istrinya


"kamu habis melayat dimana mad??" pak abdullah bertanya pada anak sulungnya


"surya meninggal dan rencananya besok pagi aku mau kasih tau roy kabar ini" jawab somad pada ayahnya


"innalillahi wa innailaihi ra'jiun" semuanya kaget mendengar jawaban somad


"kamu nggak bohong kan" rosa bertanya pada suaminya


"buat apa aku bohong,masa berita duka cita aku anggap lelucon" somad meyakinkan istrinya


"kalau boleh tau dia meninggalnya karena apa mad" bu mirna bertanya pada anak sulungnya


"sakit parah sampai sesak nafas dan tadi pagi meninggal dunia" jawab somad pada ibunya


"ya udah kamu mandi dulu habis itu makan" ujar bu mirna pada anak sulungnya


"iya ma" jawab somad pada ibunya


Keesokan harinya!!!


Somad dan Rosa berangkat mengunjungi roy


"sayang kamu udah siap² berangkat" ujar somad pada istrinya


"udah,tinggal si kecil doang yg belum di bedakin" jawab rosa pada suaminya


"papa,mama aku berangkat dulu ya,oh iya sayang ini uang jajan kamu" somad pamit dan memberikan uang jajan pada anaknya


"makasih ayah" jawab silvi pada ayahnya


"iya" somad tersenyum


"dada ayah dada mama dada nisa" silvi melambaikan tangan pada orang tua dan adiknya


"dada kakak" rosa melambaikan tangan annisa


Setelah itu mereka bertiga berangkat ke penjara bersama


beberapa jam kemudian


"akhirnya kita sampai juga sayang" somad mematikan mesin mobilnya


"iya" rosa turun dari mobil


"assalamualaikum" somad dan rosa menyapa para polisi


"waalaikumsalam,silahkan masuk pak somad,bu rosa" polisi menyambut kedatangan mereka


"ada keperluan apa pak somad dan bu rosa datang kemari" polisi bertanya pada kedua suami istri itu


"jadi begini pak saya mau bicara dengan roy wicaksono pak" jawab somad pada polisi


"baik akan saya panggil" polisi menghampiri sel tahanan roy


"tahanan atas nama roy ada yg mau bertemu dengan anda" ujar polisi pada roy


"baik pak" roy menurut dan mengikuti polisi


"alhamdulillah akhirnya saya ketemu sama kamu somad bagaimana keadaan mantan mertua saya" tanpa pikir panjang roy langsung bertanya pada somad


"jadi begini roy,kamu harus tabah ya om surya sudah meninggal kemarin pagi jam 6" somad memberitahu roy


"innalillahi wa innailaihi ra'jiun" roy kaget dengan kata² somad


somad menceritakan kejadian itu sampai selesai lalu pulang

__ADS_1


__ADS_2