
setelah kepergok oleh pacarnya somadpun menyesal dengan apa yg ia lakukan,iapun mencoba untuk berusaha santai apabila didepan rosa
"selagi hari ini masih jam 7 : 30 lebih baik aku pulang terus ganti baju abis itu pergi ke penjara pak darmo" somad membatin
kemudian somad membuka jas yg sudah basah & mencuci muka agar orang tuanya tidak bertanya yg macam",lalu iapun naik ke mobilnya & bergegas pulang
sesampainya dirumah
"assalamualaikum" ujar somad
"waalaikumsalam" jawab bu mirna
"cepat banget kamu pulang mad" tanya pak abdullah
"aku mau pergi ke penjara pa" jawab somad pada ayahnya
"ngapain" tanya bu mirna
"wawancara pak darmo,kemaren darman bilang katanya tolong kunjungi kakak saya" jawab somad
"oh" jawab kedua orang tuanya
kemudian somadpun selesai memakai jas reporternya & pamit pada orang tuanya
"ma pa aku berangkat dulu ya" ujar somad sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya
"kalo pulangnya cepat jemput adikmu ya" tanya bu mirna
"iya ma" jawab somad
setelah itu somadpun bergegas ke stasiun Tv Burung Dara untuk mengatakan pada santoso
"assalamualaikum,bos" ujar somad
"waalaikumsalam,ada apa mad" jawab santoso pada reporter andalannya
"gini bos saya mau jenguk darmo di penjara" ujar somad pada bosnya
"oh yaudah bagus deh kirim salam sama dia ya" jawab santoso
"yaudah berangkat ya" ujar somad
"iya" jawab santoso
somadpun bergegas ke lapas tempat darmo di penjara
sesampainya di lapas
"permisi pak saya somad,saya disuruh pak darman mengunjungi pak darmo" ujar somad pada polisi
"oh iya baik,saya akan membawa kamu pada darmo" jawab polisi
sesampainya di sel tahanan darmo
"pak darmo ada yg mau mengunjungi anda" ujar polisi pada darmo
"iya masuk saja" jawab darmo
"assalamualaikum pak" ujar somad
"waalaikumsalam,kamu ternyata mad" jawab darmo sambil memeluk somad
"apa kabar pak" tanya somad pada darmo
"ya beginilah mad,rela dipenjara karena kesalahan orang lain" jawab darmo
__ADS_1
"pantesan waktu itu pak darman bilang bapak itu gk bersalah tapi difitnah" ujar somad sambil mengerutkan dahinya
"gimana kabar darman mad" tanya darmo pada somad
"kemarin dia abis dipilih jadi walikota baru pak" jawab somad
"oh baguslah" ujar darmo
"saya mau tanya boleh kan pak" ujar somad pada darmo
"boleh" jawab darmo
"kalo boleh tau bapak itu dulu kenapa kok bisa difinah sama orang dan mendekam dipenjara" tanya somad pada darmo
"saya sebenarnya dulu mau mengamankan istri seseorang yg mau direbut sama laki2 lain tapi dia jatuh ke tangan saya,padahal saya mau menenangkan pertengkaran suami istri itu,terus istri orang yg jatuh ditangan saya itu bilang kalo saya itu pacar dia kemudian saya diseret sama suaminya kepenjara ini" jawab darmo sampai mengeluarkan air matanya
"ya ampun pak,ini gk bisa dibiarin pak kita harus segera mendapatkan si pebinor itu" ujar somad karena terharu dengan jawaban darmo
"tempo hari juga saya pernah meliput kasus bapak2 yg mau merebut istri orang tapi bapak2 itu gagal karena diancam pakai alat tebang pohon di jalan mangga,ini suami foto suaminya saya kasih tau,oleh karena itu pak darman mau bikin kartu dilarang merebut istri orang" ujar somad
melihat foto yg diberikan somad darmopun kaget
"ya ampun mad ini orang yg bawa saya kepenjara ini,istrinya itu adalah biang gosip di jalan mangga" bisik darmo pada somad
"yang benar pak,kalo begitu istrinya dia yg harus masuk kesini bukan bapak" jawab somad sambil melotot mendengarnya
"orang zaman sekarang susah yg mendukung keadilan mad,hanya karena uang,kalo bisa kamu tanya sama adik saya darman channel tv mana yg meliput saya masuk penjara ini" ujar darmo
"memang masalahnya jarang banget sekarang yg seperti itu,kalo soal itu pulang nanti saya akan langsung ke rumah pak darman" jawab somad
kemudian somad mengatur strategi
"oh iya pak saya boleh minta sesuatu" pinta somad pada darmo
"kalo ada reporter bernama rosa dr channel tv burung beo datang kesini,kalo bisa bapak menjelekkan saya aja kalo saya ini adalah reporter yg selalu bisa memikat hati wanita" pinta somad pada darmo
"baik akan saya lakukan" jawab darmo
"oh iya mad bukannya pacar kamu banyak" tanya darmo
"udah putus tadi pagi sama semuanya,tadi bos santoso kirim salam sama saya" ujar somad
"waalaikumsalam,bosmu itu memang baik mad" jawab darmo
"saya pulang dulu ya pak" pamit somad pada darmo
"iya hati2 dijalan" jawab darmo sambil melambaikan tangan pada somad
kemudian somadpun langsung mengunjungi walikota darman & sedangkan di arah berlawanan somad melihat rosa dimobilnya menuju lapas darmo
"rosa tuh,tutup kaca aja dah,ini juga semprot" somad membatin,lalu menyemprotkan air di kaca depan & menutup kaca pintu mobilnya
sementara rosa yg tak sadar bahwa mobil yg ada di sebelahnya adalah mobil somad,ia hanya fokus untuk ke penjara darmo
sesampainya dipenjara darmo
"permisi pak saya rosa reporter tv burung beo,saya ingin bertemu pak darmo" tanya rosa pada polisi
"baik saya akan membawa kamu ke selnya" jawab polisi
sesampainya di sel tahanan darmo
"permisi pak darmo ada yg mau bertemu dengan bapak" tanya polisi
"iya pak" jawab darmo
__ADS_1
polisipun segera meninggalkan rosa & darmo
"permisi pak saya rosa reporter tv burung beo,saya mau bertanya2 tentang mengapa bapak bisa masuk penjara ini" ujar rosa
"boleh" jawab darmo
"tapi saya didepan sel aja ya pak" tanya rosa
"yaudah gak apa2" jawab darmo
"awal2 bapak masuk penjara karena apa??" tanya rosa
"saya difitnah" jawab darmo
"kok bisa difitnah" tanya lagi rosa
"saya mau menolong orang tapi orang itu malah memfitnah saya" jawab darmo
"apa bapak kenal dengan somad reporter dr tv burung dara" tanya rosa
darmopun mulai mengatakan apa yg dikatakan somad tadi
"somad adalah reporter tv yg banyak pacarnya,dia adalah seorang reporter yg menang tampan & selalu dikelilingi wanita" jawab darmo
"oh,kalau begitu makasih ya pak infonya saya pulang dulu" ujar rosa
sedangkan rosa yg langsung ke gedung tv burung beo,sementara somad sudah berada di rumah darman & memberitahukan semuanya kondisi darmo
"assalamualaikum pak" ujar somad
"waalaikumsalam,masuk mad" jawab darman sambil menyuruh somad masuk kerumahnya
"saya mau nanya dulu kira2 channel tv yg viralin pak darmo itu channel tv apa pak" tanya somad pada darman
"kalo itu kalo gk salah,channel burung beo" jawab darman
"oh kalo begitu saya jadi tau semuanya,jadi tadi pagi saya ke cafe,saya sebenarnya mau kencan sama rosa tapi yg datang 10 pacar saya dengan gaun yg sama,rosa ingin menjatuhkan popularitas saya sebagai reporter" ujar somad pada darman
"kalo itu mungkin iya mad,si rosa ini kan reporternya bambang,bambang ini kan sebenarnya orang licik dia gk mau orang lain sukses" jawab darman
"yaudah coba setel channel burung beo di tv bapak" pinta somad
"iya ini saya hidupkan tvnya" jawab darman
setelah itu rekaman darmopun langsung disiarkan
setengah jam kemudian darmanpun mematikan lagi tvnya
"saya heran kok kakak saya bilang begitu pas diakhir berita tadi mad" tanya darman
"udah gk apa2 tenang aja,dia ngomong begitu kan karena saya yg minta" jawab somad
"kok gitu" tanya darman sambil mengerutkan dahinya"
"ini biar bambang senang pak kalo bukti saya itu sudah jatuh popularitasnya" jawab somad
"betul juga yg kamu bilang mad" ujar darman
"kan jawaban pak darmo itu cuma singkat sama rosa,sedangkan penjelasannya pak darmo sama saya semua" jawab somad
"yaudah saya pulang dulu ya pak,mau jemput adik saya pulang sekolah" ujar somad
"iya mad,makasih infonya" jawab darman
sepulangnya somad dr rumah darman,somad langsung menjemput adiknya & tidak menjadi playboy lagi
__ADS_1