BETWEEN LOVE AND HATE

BETWEEN LOVE AND HATE
Bab 15


__ADS_3

Dengan bantuan finansial dari Johny, Alex mendapatkan fasilitas mewah kembali,


Dia juga mulai bangkit dan mendirikan sebuah perusahaan kecil dengan memakai nama samaran. Tujuannya hanya satu dia akan merebut kembali perusahaan- perusahaan yang sudah dikuasai oleh Albert.


Alex akan melakukan dengan cara licik dan kejam. Tak ada lagi kasih sayang pada Albert ataupun kroni - kroni yang berusaha melindunginya.


" Apa rencanamu selanjutnya Alexander?" Tanya Johny semangat, dia merasa tak sabar melihat kehancuran Seorang Albert.


" Aku akan mendekati perusahaan kecil berkerja sama dengan mereka, terutama yang telah dirugikan oleh Alex kemudian meraih kepercayaan pemegang saham besar diperusahaan omega dan mebuat mereka mengalihkan semua sahamnya pada perusahaan kita yang baru.


Sesungguhnya pemegang saham selalu berada dipihak ku, Kita lihat saja nanti Uncle, semoga aku berhasil."


" Baiklah Alex semoga sukses, jangan segan meminta bantuan Uncle jika kau membutuhkan."


" Terima kasih Uncle.."


Alex mendatangi Rumah jean, dia sudah sangat merindukan kekasihnya tersebut.


Dengan mengendarai salah satu mobil mewah milik Johny, tibalah Alex dirumah di jean.


Mami jean menyambut Alex dengan wajah Kurang suka dia menatap Alex dengan pandangan menghina.


" Masih punya muka mencari jean..!" ketus dia berkata.


Alex merasa janggal dengan sikap wanita itu.


Wajah bulenya yang biasanya ramah dan hangat menghilang entah kemana berganti dengan wajah dingin dan jutek.


" Mami! saya Alexander, pacar jean, Bukankah kita sudah pernah bertemu sebelumnya, apakah mami lupa?' Alexander berpikir Mami Jean lupa padanya karena tampilanya yang tak semaskulin biasanya.


Wanita itu tertawa mengejek dengan suara agak keras.


" pacar!? Saya tak mengijinkan kau berhubungan lagi dengan jean, bukankah kau sudah bangkrut Alexander black..!"


Alex agak terkejut mendengar sakarmes Mami jean.


" Apa maksud mami, kenapa mami berubah sikap begini?, biarkan saya bertemu jean dahulu." dia merasa sangat sakit hati pada sikap ibunya jean, belum pernah ditolak dan diperlakukan sehina itu selama hidupnya.


" Kami melarang jean berhubungan dengan mu lagi, dia akan kami jodohkan dengan pria kaya Lainya, jadi jangan buat keributan disini, saya mohon pergilah!" Usir ibu jean secara terang- terangan.


Wanita itu dengan Angkuh menutup pintu meninggalkan Alex yang mematung didepan pintu.


Dia mengepalkan tangannya, hingga tangannya memutih, bertapa hinanya ia sekarang, bahkan perilaku ibu jean berubah 360 derajat padanya, dulu mereka akan menjilat kaki Alex dengan senang hati jika Alex memintanya.


Ternyata Uang dan kekuasaan memegang peran penting dalam tatanan sosial manusia serakah.


Alex baru menyadari ternyata semua orang yang menghormatinya selama ini karena uangnya.


Dengan Langkah lesu Alex meninggalkan rumah jean,.

__ADS_1


Didalam mobil Alex banyak merenung, Dia tak ingin kehilangan jean lagi. dia tak mau menahan rasa rindunya seperti dua belas tahun lalu, dia sangat mencintai jean dan tak bisa hidup tanpa jean.


Gadis itu adalah semangat hidup Alex dia tak rela bila harus melepaskan jean hanya karena dia jatuh miskin.


Alex merasa harus segera merebut kembali semua uang dan perusahaan miliknya yang dirampas Albert secepat mungkin, sebelum jean menikahi pria lain.


Namun sebelum itu dia harus menemui jean, dia ingin melihat ketulusan jean serta karakter asli jean ketika kondisi Alex terpuruk Masih adakah cinta dihati jean untuknya.


Atau ia bersikap seperti Ibunya?


Sementara Lucy mendatangi rumah desty, Orang tua Desti menyambutnya penuh keramahan dan mempersilahkan Lucy agar langsung masuk ke kamar Desti.


Lucy pun segera masuk ke kamar Desti, dia melihat Desti yang masih tidur nyenyak diatas kasur.


Terlintas keinginan untuk menjahili Desti.


Lucy mendekati bibirnya ke kuping Desty dan dia berteriak dengan suara keras.


" Kebakaraaann!!!!, tolooong kebakaraaaaaaan!!"


Gubrak..!!, Desty melompat dari atas tempat tidur dan jatuh dilantai.


Dengan panik dia melihat sekeliling, kupingnya samar menangkap tawa cekikikan dan melihat si empunya suara.


Wajahnya berubah cemberut dia bangkit dan menyerbu Lucy mulai menarik rambut ekor kudanya dengan gemas.


" Sialan loe.. bikin jantungan Aja..!" maki Desti kesal.


" Aku kena shift malam, biar gak ngantuk ntar malam, makanya tidur dulu.."


" iya maaf,.." Sahut Lucy, menahan senyumnya.


" Ngapain loe dimari..?" tanya Desti sambil duduk dihadapan Lucy.


" Aku mau ngutang , pinjamin gue duit dong,.."


" Tumben? ya udah berapa loe butuh?"


" Lima ratus ribu des, bulan depan gue bayar ya.."


" iya, iya, gak papa, pakai aja dulu, balikinnya boleh kapan - kapan gue juga lagi gak butuh- butuh amat." Desti bangkit dan mengambilkan lima lembar duit ratusan ribu dari tasnya.


kemudian menyerahkan pada Lucy.


" Makasih Des..."


" Atm ku dibawa Alex black..."


" hah..ko bisa!??"

__ADS_1


" iya, padahal semua uang ayah ada disana dan aku gak tahu harus cari dia dimana.."


" Aduh Lucyyyy...! loe kok bodoh banget sich, datangi aja rumahnya loe kan tau.."


" sudah! tapi...dia sudah nggak tinggal disana, Alex black bangkrut des, "


" What are you talking about, Alex bangkrut???"


" hhmmm.iya.."


"poor Alex, itulah kena karma dia kan, udah semena mena sama loe sih, biar tau rasa tu orang..." Desti berkata puas.


" gelandangan- gelandangan dah..!"


" Tapi uang gue des, mana gue udah ngerawat dia selama dua minggu, dan dia hidup dirumahku layaknya raja.."


Dsety kaget mendengar pernyataan Lucy.


" Apa maksudnya kau merawat Alex?, dirumahmu?"


.


Lucy pun bercerita pada Desti kejadian yang menimpa Alex dan perilaku pria itu selama berada dirumahnya.


" Loe itu antara beruntung dan sial luc?"..


" Maksudnya??" tanya Lucy tak mengerti


" Beruntung karena bisa berduaan dengan pria seganteng dan sekeren Alex, bayangkan semua cewek bakal senang dekat dekat sama dia, biar dia miskin tak mengurangi kegantenganya kan.."


" lalu sialnya?" tanya Lucy lagi.


' Sialnya loe kehilangan duit loe karena terbuai rayuan maut si Alex..hhhh"


Desti tertawa terpingkal pingkal karena geli.


Lucy tak menaggapi dia hanya melihat Desty dengan wajah cemberut.


" Udah puas ketawanya.." sindir Lucy setelah Desty berhenti tertawa.


" Udah makasih ya, senang gue bisa ketawain derita loe."


" sialan loe Des, gue pecat jadi teman Apes loe, gue bukan ditipu, tapi dasar gue aja yang baik tau.!!"


" iya, Iya gue tahu kok, udah jangan dipikirin klo loe perlu bantuan gue datang aja kemari, rumah gue selalu terbuka buat loe Luc" Tiba - tiba wajah desti berubah serius dia langsung memeluk Lucy penuh kasih sayang.


" Maaf Luc, gue becanda kelewatan ya.."


Lucy mwnggeleng

__ADS_1


" nggak apa Des, aku tahu."


Setelah menikmati makan malam bersama keluarga Desty, Lucy segera pulang kerumah, karena Desty juga harus bekerja.


__ADS_2