BETWEEN LOVE AND HATE

BETWEEN LOVE AND HATE
Bab 19


__ADS_3

Ketika tiba didepan Mall Omega Lucy langsung turun dari mobil Alex


" Jelek.." Panggil Alex cepat sebelum Lucy sempat menutup pintu mobil.


"Apa..!??" sahut Lucy ketus melihat wajah Alex dengan sebal.


Tapi Alex tak terpancing dengan sikap Lucy.


" Kamu tak ingin mengucapkan terima kasih..?"


" Buat apa??" Lucy bertanya bingung.


" Karena Aku sudah meluangkan waktu untuk mengantarmu.." Sahut Alex lugas.


Lucy tertawa sinis.


" Kamu yang memaksa aku, apa kamu Lupa!??,. Oh ya, Tuan Alexander black, Kalo bisa ya, Anda itu jangan datang- datang lagi kerumahku, Jangan cari Alasan buat dekat - dekat denganku, kau tahu tidak?, Melihat kau ada di sekelilingku membuat tekanan darah ku naik, Lama- lama aku bisa menderita tekanan darah tinggi, dan fatalnya Aku bisa terkena stroke, anda tahu stroke kan??, dan itu sangat menjengkelkan


tahu tidak?"


Tanpa menunggu balasan Alex, Lucy segera menutup pintu mobil dengan membantingnya sekuat tenaga.


Kemudian berlari masuk kedalam Mall tanpa menoleh lagi pada Alex.


Alex bukannya merasa jengkel atau pun marah dengan sikap Lucy, dia malah tertawa.


Seumur hidupnya dia dihormati oleh setiap orang, tak ada yang berani membantah atau meremehkannya.


Namun Lucy begitu sering mengoloknya dengan santai, Anehnya Alex menikmati sikap keras kepala Lucy terhadapnya.


Semakin hari Ia semakin nyaman berada didekat Lucy.

__ADS_1


Wajah puas menghiasi wajah imut Lucy, setelah meluapkan emosinya pada Alex,


" Mau apa pria itu terus mengganggu aku?" Dia mengomel sendiri.


Alex melajukan mobilnya menuju kantornya yang sederhana. Uncle johny tersenyum hangat menyambut.


" kemana kau semalam? kenapa tak pulang,tak memberi kabar, membuat khawatir saja!" gerutu Johny.


" Uncle menungguku?" Tanya Alex polos tak merasa bersalah.


" Anak kurang Ajar, tentu saja! Aku khawatir Albert menyakiti mu lagi.."


Alex merasa terharu dengan perhatian johny.


" Maaf uncle, aku menginap dirumah teman.."


" Ya sudahlah, apa rencana selanjutnya dengan perusahaanmu ini? kau bahkan belum mencari pegawai untuk membantumu" tanya Johny serius


" Saya sudah menemukan satu orang yang sesuai dengan keinginanku, tapi belum tau apakah dia bersedia bekerja diperusahaan sekecil ini."..


Alex mengangguk


" Hari ini aku akan menemui para pemegang saham terbesar di Omega setelah Albert aku akan berusaha membujuk agar mereka mau bekerja sama dengan kita."


" Baguslah kalau begitu, semoga kita bisa menghancurkan Albert secepatnya!" Uncle johny menjawab Antusias.


Jam setengah satu siang didalam sebuah ruangan Vvip restoran jepang, beberapa pria berpakaian jas berbincang serius, salah satu nya adalah Alexander.


Mereka duduk secara lesehan diatas bantal- bantal empuk buatan timur tengah.Sebuah Meja panjang berisi makanan khas Jepang porsi untuk 6 orang tersaji indah diatas meja menggugah selera. Ke enam orang tersebut duduk berhadapan.


Uncle Johny duduk dengan wajah kejamnya disisi Alex membuat ke empat rekan bisnis Alex merasa enggan dan takut.

__ADS_1


Bagaimana pun Johny adalah Boss besar para mafia dikota mereka. Dan dia adalah pelindung Alexander black.


" Sejak Papaku hidup, kalian adalah pemegang saham terbesar diperusahaan Omega sekaligus sahabat dan rekan bisnis Andrean black.." Ucap Alex sambil menatap satu persatu pria- pria berumur di dalam ruangan itu.


" Dan sekarang kalian bekerja untuk Albert, Seorang pelayan yang telah kuangkat derajatnya tapi dia justru menikungku dibelakang, bisakah kalian percayakan perusahaan dan uang kalian padannya?"


ke empat rekan bisnis Alex tertegun, merenungi ucapan Alex.


" Kurasa Anda benar tuan Alex, selama ini kita masih setia pada Omega karena Tuan Alex yang memimpin, Tapi Albert, bisakah dia memimpin dan menjaga uang kita?" Sahut salah satu Pria berumur yang dahinya licin dan lebar karena kebotakan, tubuhnya pendek dengan perut buncit. Dia tampak seperti boneka panda.


"Saya mengundang Tuan -. tuan sekalian untuk makan siang disini mengajak kalian Agar mencabut saham di perusahaan Omega dan mengalihkan keperusahaan saya yang baru."


Saya berencana memulai bisnis properti, rumah kecil bagi masyarakat kelas menengah seperti karyawan, Pns, dan buruh, saya akan menddirikan perusahaan yang melayani perkreditan rumah, dengan harga Dp yang sangat murah dan terjangkau, sehingga memudahkan siapa pun memiliki rumah."


" Apakah Anda yakin dengn niat anda Tuan Alex..?, lalu kami pastinya akan mendapat untung yang sangat kecil daripada perusahaan Omega."


" Saya mau jujur soal keuntungan. Memang benar keuntungannya kecil, namun itu adalah kamuflase saja, perusahaan ini hanyalah jalan bagiku untuk merebut Omega kembali..Apakah tuan - tuan tidak khawatir Albert yang serakah akan mengorupsi dana perusahaan pada akhirnya membuat kalian bangkrut?" Jelas Alex dengan wajah tenang.


Mereka tampak berpikir.


Alexpun melanjutkan, melihat para pemegang saham Omega mulai terpengaruh ocehanya.


" Banyak perusahaan kecil yang dirugikan oleh Albert beberapa bulan belakangan dan mereka bersedia membantu, lagipula saya tidak meminta jumlah modal yang banyak, kalian bahkan tak akan rugi apa pun karenanya.."


Hening sesaat.


" Baiklah.." sahut pria yang mirip panda, karena dialah pemilik saham terbesar kedua diperusahaan Omega. Di ikuti ke tiga rekannya yang lain.


" Kalo begitu deal?!?, kita bekerja sama.." Alex mengulurkan tangan kekarnya ke arah para pria berumur itu yang sebaya dengan papanya, Andrean black.


Mereka pun saling berjabat tangan, Alex dan Johny saling melempar pandang puas dan lega Akhirnya usaha mereka mulai menampakan hasil.

__ADS_1


Setelah Acara makan siang selesai.Alex sebagai tuan rumah yang mengundang, mengantarkan para tamunya untuk pulang hingga mereka menaiki kendaraan.


Dia sangat lega Rencana dan usahanya sudah mulai berjalan, Alex berharap semua mudah dan mulus hingga dia mencapai tujuan, membuat Albert jatuh dan bertekuk lutut dibawah kakinya.


__ADS_2