Bidadari Pilihan Mamah

Bidadari Pilihan Mamah
.......


__ADS_3

Tidak lama kemudian seperti perkataan Bara, Mila pun sadar.


" M - Mas... ". Ucap Mila pelan. Ia merasa takut, karena begitu Ia sadar Ia melihat wajah Leo ada di depan wajahnya.


" Maaf... ". Ucap Leo sendu pada Mula.


Cupp...


Tanpa Leo sadari Ia mengecup bibir Mila. Mila yang tak siap dan masih merasa lemah hanya bisa membelalakan matanya kaget.


Selama beberapa saat keadaan kamar hening....Mila hening dengan perasaanya yang tak menentu, sementara Leo hening merasai kecupanya. Kecupan yang pernah Ia rasakan, namun entah dengan siapa Ia lupa.....


CEKREK.....


Pintu kamar Leo tiba - tiba terbuka. Bibi masuk membawa nampan yang berisi sarapan Leo dan Mila. Acara cuiman pun menjadi berhenti.


BRAKKK!!!


Bibi yang tak sengaja melihat adegan itu langsung menjatuhkan nampan yang barisi makanan.


" Maaf Tuan, Saya tidak melihat ". Ucap Bibi sambil menutup matanya dengan kedua tangannya.


" Ada apa Bi? ". Tanya Angel yang tiba - tiba sudah berada di belakang Bibi berdiri.


" Masuk aja Mah! ". Ucap Leo dari dalam.


Bibi pun menyingkir, memberikan akses jalan masuk pada Angel.


" Loh makananya kok tumpah Bi? ". Tanya Angel yang melihat makanan berceceran.


" Anu - Anu Nyah, Maaf. Tadi Saya jalannya kurang hati - hati makannya Saya jatuh ". Ucap Bibi terbata.


" Ya sudah kalau begitu cepet di bersihin habis itu bawa bubur lagi buat sarapan Anak dan Menantu Saya! ". Perintah Angel.


Angel Berjalan mendekati ranjang milik Leo.

__ADS_1


" Udah siuman Kalian? ". Tanya Angel. Ia mendudukkan dirinya di kursi yang berada tidak jauh dari tempat Mila berbaring.


" Udah Mah ". Jawab Leo. Mila hanya menjawab pertanyaan Angel dengan senyuman.


" Mah! kayaknya pagi ini Aku harus ngantor. Soalnya jam 09:00 Aku ada meeting sama klien yang penting ". Ucap Leo sambil berusaha berdiri.


" Tapi Yo, kayaknya tubuh Kamu masih lemah deh. Mamah takut nanti sakit Kamu bisa jadi tambah parah ". Ucap Angel khawatir.


.


" Tapi meeting kali ini penting banget Mah dan nggak bisa ditunda. Lagian Aku juga cuman kecapean aja nggak serius - serius amat sakitnya ". Ucap Leo sambil berjalan menuju lemari pakaian untuk mengambil pakainnya.


" Baiklah, tapi sebelum berangkat ke kantor sarapan dan minum obat dulu! ". Perintah Angel.


" Iya ". Jawab Leo siangkat.


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Sementara itu di sekolah Mila.....


" Kira - kira Mila sakit apa ya? ". Tanya Zulfa pada Dina sambil memainkan sendok di mangkuk baso.


" Kok Kamu gitu sih jawabnya ". Ucap Zulfa.


" Ya habisnya dari tadi Kamu nanyain kayak gitu terus. Kan Aku jadi bosen dengernya. Kalau Kamu emang khawatir kenapa nggak Kita jenguk Mila kerumahnya ". Ucap Dina


" Ide bagus itu, tapi apa Kamu tahu tempat tinggal Mila sekarang dimana. Kan kata Mila sekarang Dia tinggalnya ikut Tantenya ". Ucap Zulfa berpikir.


" Iya juga sih. Ya udahlah Kita do'ain aja semoga Mila bisa cepat sembuh ". Ucap Dina.


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


" Zul, Mila sakit apa sih? ". Tanya Lando pada Zulfa saat Mereka berpapasan di depan gerbang sekolah.


" Ngapain sih Kamu tanya - tanya sakit Mila! kayak mau jenguk aja! ". Ucap Dina ketus.

__ADS_1


" Oh iya, kenapa Aku nggak kepikiran buat jenguk Mila ya. Din thanks idenya ". Ucap Lando lalu meninggalkan Dina dan Zulfa.


" Dasar playboy cap kaleng krupuk ". Ucap Dina sambil menggelengkan kepalanya


Setelah lama berkeliling mencari tempat tinggal Mila akhirnya Lando bisa menemukan rumah Mila juga. Awalnya Lando ingin menyerah, karena setiap kali Ia bertanya pada warga di mana rumah Mila, tidak ada satupun warga yang yang tahu bahkan mengenlnya. Sampai akhirnya ada orang yang biasa melihat anak remaja perempuan yang setiap hari keluar masuk komplek tersebut.


TING....TONG....


Lando memencet bel rumah Leo. Cukup Lama Lando berdiri di depan gerbang rumah Leo sampai ada sebuah mobil berjalan ke arahnya lalu berhenti tepat di sebelahnya. Sang pemilik mobil pun keluar dari dalam mobil dan berjalan mendekati Lando.


" Cari siapa? ". Tanya Leo yang baru pulang dari kantornya.


" Mmmm....anu Om cari Mila. Apa benar ini rumah Mila? ". Jawab Lando.


" Iya, benar. Tapi Kamu siapanya Mila? ". Tanya Leo lagi.


" Saya pacarnya Om ". Ucap Lando terus terang seperti orang tak punya dosa.


Tbc....


*


*


*


*


*


๐ŸJangan lupa buat Vote nya walaupun dikit - dikit nggak papa kok yang penting dukung Author. Tapi kalau nggak mau juga nggak papa Author nggak maksa kok....Kalian baca cerita Author aja Author juga udah seneng๐Ÿ


Jangan lupa buat Vote, Like n Comment sebanyak - banyaknya ๐Ÿ’•


Terimakasih๐Ÿ™

__ADS_1


**Love,


@Shinta_28๐Ÿ˜˜**


__ADS_2