
(acara wisuda berakhir)
Mereka yang sudah lulus, berkumpul dilapangan bersama keluarga yang datang melihat mereka.
Masing masing dari mereka mendapatkan bucket bunga dan beberapa hadiah kecil dari sanak saudara, sahabat, mau pun kekasih mereka.
Berfoto bersama dan saling mengucapkan selamat atas kelulusan.
Beberapa dari mereka yang lulus juga saling bertukar hadiah dan berfoto ria bersama sebagai kenangan suatu saat nanti.
Ke empat sahabat lina pun sama. Masing masing dari mereka mendapat bucket bunga dan beberapa hadiah kecil dari sanak saudaranya. Dengan orangtua lengkap, bibi, paman dan adik adik mereka yang ikut melihat acara tersebut. Senyum bahagia terlukis di bibir indah mereka.
Namun, lina hanya ditemani oleh kak jhon seorang. Sang ayah masih sibuk bekerja diluar negeri dan belum bisa kembali ke negara tercintanya, sedangkan sanak saudaranya berada jauh diluar kota dan tidak dapat hadir menemani lina.
Raut wajah sedih tergambar jelas di wajah nya.
"dek, kenapa? Ada yang salah?" tanya kak jhon padanya
__ADS_1
Dia pun menjawab dengan nada bergetar "aku sedih aja kak"
"kenapa sayang, kok malah sedih? Harusnya kan kamu bahagia udah lulus" ucap kak jhon, sembari mengandeng tubuh mungil adil kesayangannya itu
wajah nya masih tampak sedih. Bagaimana tidak? Tak ada seorang pun sanak saudara jauh yang datang ke acara wisudanya, bahkan ayah tercinta nya pun masih jauh di negeri orang.
"aku sedih aja kak. Papa gak bisa datang, keluarga yang lain juga gak datang. Cuma kaka doang yang nemenin aku. Lihat yang lain, orangtua nya lengkap, ada bibi, paman, pacar, rame banget kak." ucap nya dengan mata yang berkaca kaca
"kamu gak boleh sedih. Nanti kalau sahabat sahabat kamu liat kamu kayak gini, mereka ikutan sedih loh. Biar gimanapun, semua sahabat kamu selalu ada kok buat kamu. kamu harus bangga sama diri kamu, udah lulus, ipk tertinggi lagi. Gak boleh ada sedih sedih dihari bahagia gini. Mendingan lita foto foto aja, yukk"
Ucapan kak jhon membuat lina menjadi sedikit lebih tenang, dengan pelukan hangat sang kaka, dia mulai tersenyum bahagia. Mereka berdua pun berforo bersama
Sebelum sampai ditempat tersebut, Agnes menghubungi rian yang juga sedang melaksanakan wisuda untuk bergabung bersama mereka.
Satu per satu stand foto mereka datangi, dan tak melewatkan satu pun.
Masing masing dari mereka menunjukkan gaya yang berbeda, dengan senyum dan tawa yang indah di bibirnya.
__ADS_1
Beberapa foto indah pun berhasil diabadikan.
foto yang mereka ambil, akan mereka cetak dan di bingkai untuk dibawa pulang sebagai kenang kenangan.
Puas dengan hasil foto yang terlihat bagus dan pemandangan yang indah, mereka pun berhenti di sebuah meja dengan enam kursi kosong. Mereka duduk disana, dan memesan beberapa makanan yang menjadi menu favorit di restaurant tersebut.
Tanpa malu malu mereka menikmati hidangan yang tersedia dengan lahapnya. Tak ada yang tersisa di piring mereka, semua sudah dilahap habis oleh mereka.
"duuhh kenyang banget ahh, gak bisa gerak" Ucap laras, kekenyangan karna terlalu banyak makan.
"aduh gue juga, kenyang banget. Emang bener ya makanan disini enak enak." sambung rara
"iya enak, tapi gak gitu juga kali. Makannya sampai berantakan, maludiliatin orang hahaha" Ucap rian, terheran melihat tingkah mereka
"ya nama nya juga makan enak, mana tadi pagi belum makan. Laper banget beb" ucap agnes, menjawab perkataan kekasih nya itu.
Puas dengan hasil foto dan hidangan nikmat yang mereka makan, mereka memutuskan untuk kembali kerumah.
__ADS_1
Lina, tia dan rara pun berpamitan pada yang lainnya untuk kembali ke kota masing masing. Memang sudah saatnya mereka kembali dan berpisah satu sama lain.
Walau dalam hati sebenarnya sedih, mereka tetap tersenyum.