
Hari dan minggu telah berlalu dengan cepat. Kini tiba saat dimana pengumuman kelolosan untuk masuk ke unversitas tunas bangsa. Pengumuman dijadwalkan akan diupload pada pukul 3 sore hari. Namun disaat jam dinding masih menujukkan waktu jam 12 siang, seorang cowok yang tak asing telah datang bertamu di rumah ratna. Siapa lagi dia kalau bukan naldi sahabat ratna. Naldi datang dengan menenteng laptop dan wajah yang menunjukkan ketidak siapannya menerima kanar untuk sore hari ini. Namun, bagi ratana wajah naldi yang seperti ini justru membuatnya sangat ingin tertawa. Ratna sedari tadi menahan tawanya untuk lolos dari bibirnya. Ratna dan naldi beriringan berjalan menuju kamarnya. Tiba di kamar ratna, naldi langsung menaruh laptopnya di meja belajar ratna dan melemparkan tubuhnya di sofa yang ada dikamar ratna. Ratna terkekeh melihatnya.