Bisakah Aku Mencinta?

Bisakah Aku Mencinta?
Part 25: Dua hati menanti lina


__ADS_3

Lina yang lama bekerja di perusahaan ekpedisi tersebut, memiliki banyak kenalan baru yang sekarang cukup dekat dengannya.


Jika ada waktu luang, mereka menyempatkan diri untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama.


Salah seorang teman yang menurut nya spesial dan berbeda dari yang lain adalah Andi. Dia pria yang cukup tampan, tinggi, berkulit putih, dan bersifat humoris. Dia memiliki usaha sampingan, yaitu berjualan alat olahraga dan suplemen kesehatan.


Andi sering mengirimkan barang melalui perusahaan tempat lina bekerja.


Terkadang dia bukan hanya datang untuk mengirim barang, tapi juga mengajak lina ngobrol di sela sela kesibukan nya.


Dari sikap, cara berbicara, dan caranya menatap lina membuat orang orang berfikir bahwa andi menyukai lina.


Tak jarang rekan kerja lina menggoda nya bila melihat andi mengunjungi nya.


Saat jam istirahat makan siang..


"lin.."


andi datang tepat disaat lina akan beranjak istirahat makan siang.


"ahh andi, kamu ngapain? Tadi pagi kan udah kirim barang" tanya lina


"aku mau ngajak kamu makan di cafe sebelah. Makan bareng hehe" ucapnya sembari ternyum lebar


"ooh, gitu. Boleh yukk"


Mereka pun mampir ke cafe tepat disebelah tempat lina bekerja


Mereka duduk di meja yang hanya menyediakan dua buah kursi.


duduk berdampingan dan menikmati makan siang dengan lahap, lalu bergegas kembali ketempat lina bekerja

__ADS_1


Ditengah perjalanan saat hendak melangkahkan kaki menuju pintu kafe, lina berpapasan dengan rendy yang hendak memasuki kafe untuk makan siang.


"lina, makan siang disini?" ucap rendy


"iya ren, gak bawa bekal soalnya. Biasanya sih bawa, tapi tadi gak sempat" jawabnya


"ini pacar kamu lin?" ucap rendy sembari menunjuk kearah pria yang tengah berdiri disamping lina


"ini temen aku namanya andi, dan ini rendy temen baik aku waktu SMA"


Lina memperkenalkan kedua nya dan mereka pun berjabat tangan dan saling melempar senyuman.


"kalau gitu, aku duluan ya ren, mau balik kerja lagi." ucap lina


"oke oke lin, selamat bekerja ya lin. Semangat ya lu kerjanya"


"iya ren. Kamu juga ya"


Jam kerja berkhir, lina bergegas kembali kerumahnya dengan tumpangan dari andi.


setibanya dirumah, dia terkejut melihat rendy yang tengah duduk di teras rumahnya dengan membawa bingkisan berisi makanan ringan untuk dia berikan pada lina.


"Rendy.. kamu kok bisa disini?" ucap nya, menghampiri rendy.


"i.. Ini lin, gua cuma mampir doang lin, tadi kebetulan lagi nyari cemilan, seklian aja lewar sini mampir. Ni lin, tadi gua beli disana" (*menyerahkan bingkisan kecil yang sedari tadi ada di genggamannya)


(mengambil bingkisan tersebut*)


"oh iya kalian mau minum apa, biar aku buatin" tanya lina pada keduanya


"gak lin, aku langsung balik aja ya. udah mau malam" ucap andi.

__ADS_1


"gua duluan ya. Kalian ngobrol aja, buru buru soalnya." ucapnya


Andi pergi meninggalkan mereka berdua.


beberapa menit hanya diam membisu tanpa kata. rendy yang tampak ragu ragu untuk memulai percakapan, menggaruk garuk kepalanya.


"hmp" suara lina terdengar seperti memberi kode pada rendy


"ehm.. lu, itu ya lin, pacaran sama andi?" tanya nya dengan malu malu


"gak kok. Kita cuma temenan doang, gak lebih. Kenapa ya ren?"


Raut wajah rendu mulai memerah


"e.. Enggak cuma nanya doang. Soalnya kalian kayaknya deket banget, makan bareng, pulang bareng"


"gak cuma temen kok."


"syukur deh cuma temenan doang" ucap rendy dengan nada pelan dan samar samar terdengar oleh lina


"kamu bilang apa ren?" tanya lina


"ehh itu.. Itu" ucapan nya terbata bata karna salah tingkah.


"apaan?


" ehh itu.. Gua mau balik. Udah mau gelap, gua balik dulu ya. sampai ketemu besok" ucap rendy


Rendy yang tampak malu malu dan salah tingkah berada dekat dengan lina, bergegas beranjak dari tempat duduk nya. Lalu berlari menuju sepeda motornya dan pulang tanpa mengucapkan kata kata lagi


Walau lina tak sadar akan apa yang terjadi, kini terlihat jelas bahwa ada dua hati yang tengah berdiri dihadapannya menanti hati lina terbuka lebar untuk mereka miliki.

__ADS_1


Ntah itu rendy atau rian, keduanya jelas memiliki rasa cinta yang cukup besar pada dirinya.


__ADS_2