Bisakah Aku Mencinta?

Bisakah Aku Mencinta?
Part 33: Ketakutannya kembali


__ADS_3

Esok harinya, kak jhon beranjak dari tidurnya. Bergegas menuju kamar lina untuk melihat kondisi lina saat ini.


Dia duduk disamping lina yang masih tertidur lelap. Mengambil kembali kotak PPPK, dan mengobati luka memar yang ada ditangan dan pipinya.


Seketika, Lina terbangun dari tidurnya, hendak menyandarkan tubuhnya ke sandaran tempat tidurnya.


"kamu udah bangun?" tanya kak jhon


"akkhh.. pergi, pergi kamu dari sini.. pergi"


lina tampak histeris melihat kak Jhon yang ada dihapannya. Dia membungkuk ketakutan dan mengusir kak jhon


"kamu kenapa dek, kenapa?" tanya kak jhon. dia heran melihat reaksi lina yang ketakutan melihatnya


"pergi.. pergi.."


"Lin, kamu kenapa dek?"


"pergi.."


"hey, buka mata kamu, lihat kakak. ini kakak dek. lihat muka kakak"


(kak jhon mengangkat dagu Lina, agar dia dapat melihat orang yang ada dihadapannya)


Lina memeluk tubuh kak Jhon, dan menangis dalam pelukannya.

__ADS_1


"kaka.. aku takut kak, dia jahatin aku kak.. aku takut kak" ucap Lina


Airmata nya mengalir deras dipipinya. Dia terus menangis ketakutan.


"siapa yang ngelakuin ini ke kamu. bilang ke kakak, biar kakak hajar dia. bilang ke kakak dek" ucap kak jhon


melihat adik kesayangannya itu menangis ketakutan, dia pun ikut menangis. Hatinya teriris melihat kondisi lina yang tampak ketakutan dan syok atas apa yang terjadi dengan dirinya.


"Andi kak, andi orangnya. Dia yang jahatin aku, dia pukul aku, dia tampar aku, dia.."


"cukup, cukup sayang. Jangan dibahas lagi. kamu jangan nangis lagi ya. Kakak akan balas perbuatan dia."


(Lina tetap menangis dipelukannya)


"udah jangan nangis sayang. Kakak gak sanggup liat kamu kayak gini"


Dia sudah melakukan kesalahan besar, menyakiti adik kesayangan kak jhon.


"Kamu istirahat dulu ya. jangan takut, kakak disini jagain kamu"


Lina pun berbaring dan kembali tidur.


Ditatapnya wajah adik kesayangannya itu, di elus elusnya rambut lina dengan penuh kasih sayang. Airmata nya masih mengalir di pipinya


(gue bakal balas perbuatan Lo, bangsat. Lo gak bakal lepas dari gue liat aja. Lo gak bakal bisa tenang, selagi ada gue) ucap kak Jhon dalam hati

__ADS_1


Matanya beralih ke arah tas lina yang terletak diatas meja. mengambil ponsel lina dari dalam tasnya lalu membawanya keluar.


Ternyata kak jhon menghubungi nomor rendy


"halo lin, gimana keadaan lu lin, lu baik baik aja kan" ucap rendy seketika setelah menjawab panggilannya.


"ini gua kak jhon" jawab kak jhon


"kak jhon. Ada apa kak? lina udah gimana kak? baik baik aja kan kak?" tanya rendy


"dia ketakutan banget pas lihat gue tadi. Dia kira gue orang yang nyakitin dia. gue bisa liat dia tertekan banget" ucap kak Jhon


"apa dia bilang orang yang nyakitin dia siapa?" tanya rendy


"Andi"


"bangsat.. dari awal gue udah feeling kak, dia bukan orang yang baik" ucap rendy dengan nada kesal


"lu kenal sama dia?"


"kenal kak."


"bagus. bantu gue buat balas dendam ke dia. tapi jangan sekarang. tunggu keadaan lina membaik. Sekarang gue belum bisa jauh jauh dari dia"


"oke kak. gue bakal bantu lu buat balas dendam ke dia kak.

__ADS_1


Mereka sepakat, bekerjasama untuk membalas perbuatan andi setelah kondisi lina jauh lebih baik


karena untuk saat ini kak jhon tidak ingin meninggalkan lina sendirian, melihat keadaannya yang seperti ini.


__ADS_2