Black Heart

Black Heart
Eps.1


__ADS_3

(7.00 a.m)


"Tok!Tok!Tok!" ketukan pintu kamarku.


Aku pun membuka mataku yang masih terasa mengantuk,menuju ke pintu kamarku dan membuka pintu,melihat seorang ibu berdiri di depan kamarku membawakan seragam sekolahku.


"Non Raya! buruan mandi non nanti telat ini udah jam 7.00, Non raya masih ada waktu 30 menit lagi untuk siap-siap pergi ke sekolah" kata bibi sur


"Iyaa bibi bawel santai aja bi,Raya yang sekolah kenapa bibi yang panik" kataku sambil tersenyum kepada bibi


"Oia non Tuan dan Nyonya Sudah.."


"Sudah pergi kan?"kataku yang menghentikan omongan bibi sebelumnya. "Bi...Raya gak kenapa kenapa kok,Raya masih punya bibi yang masih peduli sama Raya,Oia kak Riyan dimana bi kok bukan kakak aja yang bangunkan Raya? tanyaku


"iya non, Tuan sekarang mengikuti kegiatan petarung tinju jadi dia juga sibuk akhir-akhir ini dan pergi lebih pagi" kata bibi


"oh begitu ya bi,yauda deh gpp raya siap siap dulu " kataku


setelah selesai mandi dan memakai seragam yang rapi aku pun lekas turun menuruni tangga menuju Ruang makan,melihat bibi yang sedang membersihkan meja makan.


"Bi, Raya berangkat yaa"kataku sambil berjalan menuju garasi rumah


"Non sarapan dulu susu sama sandwich kesukaan non raya udah bibi siapkan" kata bibi

__ADS_1


"Raya ga lapar,bibi aja yang makan yaa"kataku


"Non ini isi nutella yakin gak mau?"tanya bibi


Bibi sur sangat perhatian terhadapku bahkan dia bisa merayuku disaat seperti ini


"Bibi yang terbaik deh!"Rayuku. aku memeluk bibi lalu memakan sarapanku


"non raya boleh kesal tapi jangan gak sarapan juga non,kalau non raya sakit kan bibi khawatir"kata bibi


bibi lah yang mengerti aku,seseorang yang bukan melahirkanku namun dia memahami ku,setelah makan aku pun bergegas menuju garasi rumah dan menyalakan motorku


"Bi raya berangkat ya! daaa bi... rayaa sayang bibi"kataku


"Pa..ma..Raya butuh kasih sayang bukan cuma materi,adakah sedikit saja waktu papa dan mama untuk raya? apa raya harus jadi bad girl supaya mama ada buat raya?mama tau sendiri raya nekatan,apa raya perlu menyakiti diri raya ma? tapi untuk apa kalau ketika raya sakit saja yang ada disamping raya Bibi bukan mama! sadarlah paa... maa... raya masih anak sekolah masih butuh perhatian papa mama"Batinku


Air mata satu persatu membasahi pipiku. Ya,aku menangis,aku mengusap air mataku yang mengalir,mengatur nafas,menguatkan hatiku dan kembali tersenyum menghirup udara segar di sepanjang jalan.


(📍Michael Griffin School)


Sesampainya di sekolah aku menuju parkiran motor,seperti biasa tentu ada seorang cowok yang menungguku di atas motornya tepat di sebelah parkiran motorku tempat aku parkir biasanya.


Cowok yang populer di sekolah karena kegantengannya tapi bagiku hanyalah cowo usil yang menyebalkan tapi sisi baiknya dia selalu perhatian terhadapku,dia menatapku dengan senyuman.Ya,dia sahabatku Kevin Hans,segera aku turun dari motorku

__ADS_1


"Tumben lama?"kata kevin


"Iyanih, bosan udah sering datang cepat hehe"


kataku dengan tersenyum dan mengedipkan sebelah mataku


"Idihhh! bilang aja kesiangan dasar kebo!"


kata kevin


"Ih enak aja! kamu tuh yang kebo!"kataku


seseorang di belakangku meraih bahuku,aku melihat ke belakang ternyata cewek cantik dengan rambut yang selalu di kepang dan poni nya yang rapi.


"Kaila!" sahutku kepada sahabatku


"Udah nih kalian ributnya?Ayo masuk kelas nanti telat lho.." kata kaila


kami bertiga memasuki bangunan sekolah dan menuju ke kelas masing-masing.Aku dan Kaila teman sebangku di kelas 2(A) sedangkan kevin di kelas 2(B) bersama teman club mogenya Bima,Aldo,Ozi,dan Vino.


bukan berarti aku yang terlilhat aman di sekolah tidak mempunyai musuh,tentu saja ada. Viola namanya,orang yang sangat tidak menyukaiku di sekolah,Viola yang berada di kelas 2(C) ini selalu menggunakan akal busuknya untuk mempermalukanku,apapun akan dilakukan untuk menjatuhkanku. Aku tak mengerti kenapa dia begitu membenciku


"Apa karna kevin?Viola sangat menyukai kevin sedangkan kevin sangat dekat denganku.Tapi,kevin dan aku kan hanya sahabat" Batinku.

__ADS_1


__ADS_2