
"Maaf den,Saya tidak bisa Raya ini tamu saya"
kata bunda
"Saya tak mau tahu saya harus menikahi gadis ini"kata ku
Ganteng ganteng pemaksa. Batinku
"saya gak mau menikah sama kamu!"kataku cetus
"Oh begitu ya,Tangkap ibu ini dan anaknya"kata nya yang memerintahkan anak buah nya
"Eh jangan!" kataku
"Bagus"kata nya
"Tapi saya harus menemui calon mertua saya dulu"kata ku
"Wah calon istri yang bijak,Tapi licik yah"kata nya yang mengelus pipi ku
"Apa maksud kamu?"tanyaku
"Jangan berpikir saya bodoh,Jelas jelas kamu pendatang sudah pasti kamu akan mudah membatalkan pernikahan ini,kamu tak akan bertemu dengan orang tua saya sebelum kita menikah"kata nya
"Licik!" cetusku
"Anak buah saya akan berjaga di daerah sini mereka tidak akan mengizinkan kamu ke pusat desa sebelum hari penikahan kita,Oia apa pun yang kamu butuhkan minta kepada saya,saya akan menuhi kebutuhan mu karena kamu akan menjadi istri saya" kata nya
Lelaki itu pergi meninggalkan kami sementara
bunda mengajakku kembali ke gubuk
"Bun,kenapa warga begitu takut dengannya?"
__ADS_1
tanyaku
"Kami Rakyat jelata tidak punya keberanian melawan orang kaya seperti mereka,gadis gadis di desa ini sangat menyukai nya"kata bunda
"Siapa namanya?"tanyaku
"Nama nya Bram Axa Genta"balas bunda
"Bukannya seharusnya namanya dari jawa gitu bun?Ayah nya kan penduduk asli disini"tanyaku
"Dia blasteran nak,ibu nya keturunan belanda"
kata bunda
"Pantesan ganteng"kataku
"Kamu menyetujui pernikahan kalian?"tanya bunda
"Ya enggak lah bun,Dia itu sombong karena kekuasaannya Raya gak suka sama cowok kayak gitu"kata ku
"Kenapa bunda?"tanyaku
"Gadis di desa ini banyak yang mengejarnya sementara putra kepala desa memilih kamu pasti gadis gadis itu iri dan bahkan sampai ada yang memakai ilmu gaib untuk memikat putra kepala desa itu"kata bunda
"Santet?"tanyaku
"Iya nak,Bunda minta kamu berhati hati ya"
kata bunda
"Baik bunda"kata ku
Keesokan hari nya pukul 5.00 pagi ada suara ketukan dari pintu gubuk bunda.Namun,Karena bunda kelelahan jadi bunda tidak bangun dari tidurnya dan aku bergegas membuka pintu gubuk bunda dan melihat Bram berdiri di depan pintu
__ADS_1
"Kamu"sahutku
"Hai" katanya
"Cari bunda?"tanyaku
"Cari kamu"katanya
Dia langsung menggendongku dan membawaku pergi dari gubuk bunda
"Ih malu di lihat orang! lepasin"kata ku
"Coba kamu lihat,emang ada yang bangun jam segini"katanya
"saya bisa jalan"kataku
"Kalau saya menurunkan kamu,kamu pasti lari"
kata nya
"Duh kamu keras kepala banget sih,kamu mau bawa saya kemana?"tanyaku
"Bukit"katanya
"Pagi pagi buta begini?"tanyaku
"Sudah jangan bawel"kata nya
Saat sampai di bukit ada sebuah pohon besar ,ayunan yang menggantung di dahan pohon itu dan tanaman mawar merah,putih dan biru Dia membawaku ke bawah pohon di atas bukit itu
"kenapa kita kesini?"tanya ku
"Temani saya disini"kata nya
__ADS_1
"Baiklah,Tapi jangan lama lama bunda pasti mengkhawatirkan saya"kataku
Dia tersenyum dan memintaku menaiki ayunan itu lalu aku menurutinya,dia mengayunkan aku di ayunan itu dengan lembut dari atas ayunan itu aku bisa melihat gunung semeru yang di selimuti kabut dan rumah warga dari atas bukit