Black Heart

Black Heart
Eps. 16


__ADS_3

"Hah! jadi dia ketemu sama papa mama dong?"


tanyaku


"Ya ketemu papa mama dan keluarga clarissa"


kata bibi


"Duh jadi ga enak nih,itu kan ramai emang dia bisa baur dengan mereka apa?gila dia bi,sampai rumah gak bilang bilang"kataku yang sedang panik


Aku dan bibi kemudian turun ke lantai bawah menuruni anak tangga. Aku melihat arga tertawa bersama mereka bahkan papa merangkulnya


Hah! Seakrab ini? batinku


"Itu raya"kata kak Clarissa


Semua mata mereka tertuju padaku


"Ini raya?"tanya vano


"Yaiyalah cantik kan adik kakak"kata kak riyan


 "Yasudah kalian hati hati ya,jaga raya ya arga"kata papa


kemudian kami pamit dari hadapan mereka dan pergi halaman tempat arga perkirkan motornya


"Non ini jaket nak arga yang kemarin katanya mau di balikin sekalian"kata bibi. Bibi berikan padaku jaket itu dan kembali masuk ke dalam rumah

__ADS_1


"Nah jaket itu kamu pake sekarang"kata arga


"Hah?"tanyaku bingung


"Kita naik motor bukan naik mobil"kata arga


"kamu gak suka ya aku pakai gaun ini?"tanyaku


"Suka sih,Tapi aku lebih suka kamu yang biasanya raya yang apa adanya,kalau tubuh kamu nanti sampai di colek orang lain dijalan gimana?,dari kecil aku gak suka apa yang aku punya di rampas orang lain. Jadi tolong pakai ya?"katanya


Aku menggangguk dan tersenyum lalu aku memakai jaketnya.Sepanjang jalan kami tertawa bersama,menceritakan suatu hal yang lucu dan berbagi suka duka bersama. Hingga tiba saatnya kami sampai tujuan


(📍Jembatan Suramadu)


"Aku ajak kamu kesini untuk lihat sunset dan lampu jembatan yang akan menyala saat malam tiba"kata arga


 


"Ngga,aku suka kamu"katanya


"Ihhh kamu"kataku


"Pipi nya kenapa memerah mbak?" tanya arga


"Ih nyebelin apaan sih"kataku yang sedang salah tingkah


"Yasudah ayuk kita turun ke bawah jembatan"

__ADS_1


kata arga


"Hah ngapain!!!"kataku


"Naik perahu"kata arga


Aku bisa berenang namun aku takut sungai,lautan bahkan kolam renang yang terlalu dalam, Dan aku belum pernah naik perahu atau pun kapal besar. kalau keluar kota hanya naik pesawat atau kereta api. aku menggenggam erat tangan arga


"Aku takut"kataku


"Tenang ada aku"kata arga


Kemudian kami turun dan menaiki sebuah perahu yang dibawa oleh pak didin sang pemilik perahu tersebut


"Pak di tengah tengah ya"kata arga


Aku semakin takut,saat perahu mulai bergerak aku menutup mataku,Arga yang duduk di sampingku kini memelukku


"aku udah bilang ada aku jadi tenang aja"


Entah kenapa setelah dia memelukku aku merasa lebih aman dari sebelumnya. Sunset telah tiba dia tetap memelukku dan matanya hanya tertuju ke langit


"Kenapa kamu menyukai senja?" tanyaku


" Karena senja dengan jingganya begitu menggambarkan hati yang sedang ditumbuhi asmara. Atau bahkan begitu menggambarkan hati yang sedang ditumbuhi nestapa. Walau tidak datang sampai fajar, kehadirannya mampu menenangkan hati sesuai suasana" kata arga


Lalu arga tersenyum. Lampu jembatan yang kini hidup memberi keindahan di malam hari. Setelah kami menikmati keindahan di atas perahu kami kemudian pergi makan malam di palacio. Sebelum pulang arga mengambil foto kami berdua dari handphonenya. Lalu ia mengantarku pulang kerumah.

__ADS_1


__ADS_2