
Dia mendekati jaraknya
"Kamu mau apa?"tanyaku
"Aku cuma ingin ngobrol sama kamu"ucap nya dengan mencoba meraih tanganku
"Aku gak kenal kamu,jangan macam macam atau aku lapor polisi!"ucapku
Dia pun melepas jaketnya dan membuka masker mulutnya
"Gak mungkin,kamu kenapa ada disini?!"tanyaku yang kaget melihatnya
"Aku sudah lama mencari kamu Raya"ucap lelaki itu
"Kamu pergi!aku gak mau lihat kamu!!!"teriak ku
"Raya maaf atas kesalahan aku yang dulu,aku pernah lecehkan kamu karena aku lebih percaya vano"ucap lelaki itu
"Arga asal kamu tahu,Vano itu udah mati!!dan kamu juga udah aku anggap Mati!Jadi sebaiknya jangan muncul lagi di hadapanku"Tegasku yang saat itu sangat emosi,Ya dia arga kekasih ku yang teramat aku cintai dulu.Namun,semua pudar karena dia lebih percaya ucapan Vano dan dia melecehkan aku
"Ray"Ucapnya dan dia memelukku sangat erat
Aku memberontak berulang kali berusaha menolak tubuhnya tapi setiap aku mendorongnya hatiku terasa sakit dan air mataku menetes
"Beri aku kesempatan"ucapnya
"Tak akan bisa,aku membencimu aku mencintai orang lain,Lepaskan aku!"ucapku
Aku pun terlepas dari pelukannya
__ADS_1
"Aku dengar dari teman teman kamu kalau Bram sudah meninggal,bukankah ada sedikit ruang kosong dihatimu untuk aku ray?"tanya nya
"Aku sudah katakan aku benci kamu!"ucapku
"Dia milikku"ucap daniel yang tiba tiba datang dari balik pintu
"Kamu siapa?"tanya arga
"Aku calon suaminya,sebaiknya jangan ganggu raya lagi"ucap daniel.kemudian,daniel menarik tanganku dan menutup pintu dengan cepat agar arga tidak bisa mengikuti kami
Saat sampai di apart aku hanya terdiam membisu
"Jangan khawatir,ada aku kok"ucap daniel
"Dulu aku pernah di lecehkan sama dia,tapi aku juga dulunya mencintai dia kami putus karena vano"ucapku
"Kalau dia berani melecehkan itu artinya hanya kamu yang mencintai dia,Cowo yang baik cowo yang benar benar sayang gak akan mau ngerusak pacarnya melainkan dijaganya"ucap daniel
Lalu kami memesan taxi menuju rumah orang tua daniel
Saat sampai,Rumah daniel terlihat ramai ternyata sepupu nya semua pada hadir di rumah itu
"Sepertinya kita memang harus bermalam di apart kamu"ucap daniel
"Tak masalah,terpenting kita sudah ketemu mereka"ucapku
Kami melangkahkan kaki memasuki rumah daniel
"Om daniel!!!"ucap bobi yang menghampiri daniel dan memeluknya serta mencium tanganku,anak dari salah satu sepupu daniel
__ADS_1
"Ini anaknya feby,bukan?"tanyaku
"Kok kamu tahu?"tanya daniel kembali
"Lah kan sewaktu kita kecil kak feby yang lebih tua dari kita"ucapku
"Wah nyaman ya begini,Gak perlu kenal mengenal soalnya dari kecil udah kenal sampai sepupu daniel lagi"ucap tante bela yang menghampiriku
"Tante apa kabar"ucapku dan memberi salam kepada tante bela
"Baik kok sayang,ayo kita masuk"ucap tante bela
Selama dirumah daniel kami bercerita tentang masa laluku,masa lalu daniel dan masa masa saat aku bersama daniel,tertawa bersama,dan sedih bersama
Setelah berbincang hingga malam,aku dan daniel pulang menuju apartemen
Saat sampai di apartemen,aku membuka pintu dan daniel menghidupkan lampu
"Ya tuhan!"ucapku kaget
"Kamu suka?"tanya nya
"Kamu yang merencanakan ini??"tanyaku
"Gak seberapa sih cuma pengen buat kamu senang karena tadi siang kamu udah badmood duluan ketemu mantan kamu"ucap daniel
Aku dikagetkan dengan balon yang melayang dengan foto fotoku bersama daniel dan bertebar mawar di lantai dan tempat tidur yang dihiasi mawar berbentuk hati
"Indah banget"ucapku yang terus memandang foto foto di balon itu
__ADS_1
"Bagus deh kalau kamu suka"ucap daniel
"Ayo ayo foto yuk"ucapku