
"Jangan terlalu banyak berterima kasih,sadarkah bahwa aku,kamu,lisa,jasmine dan adiknya adalah kelemahan yang disatukan tuhan?"tanya daniel
"Ya kamu benar"kataku
"orang yang lemah jika disatukan akan menjadi kuat,tetapi kita sekarang sudah seperti keluarga dan telah menjadi kuat,untuk itu apa kamu merasa sebaiknya kita menjaga rasa manusiawi kita?"tanya daniel
"Apa maksud kamu?"tanyaku
"Apa kita harus balas dendam?"tanya daniel
"Kamu! jadi maksud kamu hentikan rencana untuk melawan vano dan biarkan dia menyerang kapanpun dia mau?!"tanyaku cetus
"Raya bukan seperti itu"ucap daniel
"Udah cukup! aku tau sekarang kamu berada di pihak siapa"kata ku
Aku memalingkan wajahku dan segera membuka pintu kamar untuk segera menemui ketiga adik angkatku lalu membawa mereka pergi dari villa daniel.Namun,daniel menarik tanganku ke pelukannya
"Apa yang kamu mau?!"tanyaku cetus
"Aku hanya ingin kamu selamat"kata daniel
"Selamat katamu?aku takkan pernah selamat kecuali dia mati terlebih dahulu!"cetusku
"Aku tak mendapatkan izin dari kantor,karna dia warga negara asing,hanya saja aku dapat dipinjamkan beberapa senjata"kata daniel
__ADS_1
"Untuk apa kamu mengatakan itu jika kamu tidak ingin menolong ku!"kata ku
"Aku sangat ingin,tapi dia banyak memiliki anak buah dan aku takut kamu terluka dan satu hal aku percaya karma apa yang dia buat hari ini akan segera dibalaskan oleh tuhan"kata daniel
"Aku bukan lagi orang lemah daniel!"kata ku
"Sadarlah kamu! kamu sudah berubah tidak seperti dulu!!!"bentakan daniel membuatku tertegun meratapinya
"Kamu tahu apa tentang aku,kamu siapa! aku tak mengenali kamu,kamu gak tau perasaanku!"
kataku
Lalu aku berlari dari hadapannya,karena sangat ingin pergi dari hadapannya aku salah memasuki ruangan tadinya aku hendak pergi ke kamar lisa dan jasmine yang berada di sebelah ruangan kerja daniel tetapi aku justru malah memasuki pintu kerja daniel.
Sebuah ruangan yang besar dan gelap,aku menutup pintu dan mencoba mencari tombol lampu
Dan tak sengaja aku melihat ada sebuah lukisan besar di dinding namun ditutupi oleh kain
lukisan ini sudah ada sejak pertama aku menolong daniel di kamar mandi tapi saat itu aku panik ingin menolongnya,kenapa aku sangat penasaran dengan ini
aku menarik kain merah itu dan melihat lukisan itu
"Aku!"
"Kenapa bisa?"
__ADS_1
"teddy itu? tidak ini benar benar aku sewaktu kecil dan ada namaku dibawah lukisan itu!"
"Daniel,apakah dia?" ucapku spontan
seseorang membuka pintu dan berjalan masuk
"Itu adalah kamu"ucap suara seseorang yang tak lagi asing
Aku memutar badanku dan menatapnya
"Kamu tak pernah menanyakan nama lengkapku,nama ku daniel alexander aku sahabatmu,aku cinta pertamamu"ucap daniel
Perkataannya membuat aku lemas dan jatuh terduduk hingga menangis terisak isak "Kenapa?kenapa sekarang baru ketemu?aku menunggumu,mencintaimu,kenapa setelah aku dilecehkan 2 orang cowok dan dinikahi seorang lekaki kamu baru muncul!"batinku
Daniel berlutut dihadapanku dan memelukku
"Maafkan aku sudah membuatmu menunggu terlalu lama"ucap daniel
"Kamu...kenapa tidak jujur dari awal?"tanyaku
"Karena aku terlalu membuatmu sakit hati jika aku langsung mengungkapkan"kata daniel
Apa yang aku rasakan ini kenapa...kenapa... perasaanku masih ada untuknya,Batinku.
Aku tak kuat berada di dekatnya saat ini hatiku sangat hancur,aku berlari ke kamar menyusun barang barangku dan membangunkan lisa dan jasmine untuk menyiapkan barang mereka karena aku tetap akan membawa mereka tetapi setelah daniel tertidur
__ADS_1
karena masih sore hari aku pergi ke money changer untuk menukarkan uangku dan mengurus kartu atm yang akan kupakai selama di austria,saat aku kembali ke villa...