Black Heart

Black Heart
Eps. 42


__ADS_3

Tanpa berkata kata aku langsung memapahnya naik keatas tempat tidur


"Badan mu panas sekali,aku panggil kakak ya"


kataku


Dia menahan tangan ku dan menarikku ke pelukannya Lalu Mencium bibirku,Aku melepaskan ciuman itu


"Kamu curi ciuman pertamaku"kata ku


"Aku yang akan jadi suami mu"katanya


"Aku gak pernah inginkan kamu"kataku


"Tapi aku sangat ingin kamu,kamu lezat ludahmu terasa manis"katanya


"kamu mabuk ya!aku panggil kakak kamu tunggu disini"kata ku


"Jangan,Aku hanya butuh kamu"katanya


"Gak aku .."katanya


"Aku pergi"Kataku yang menghetikan ucapnya


Lalu aku pergi mencari kakak dan mereka pun datang memindahkan gevano ke kamarnya


Saat malam hari tante sarah memintaku turun ke lantai bawah untuk makan malam,setelah selesai makan ...


"Raya kami semua akan pergi ada urusan untuk acara besok mungkin pulang larut malam,Raya mau ikut?"kata tante Sarah


"Raya dirumah aja deh tante"balasku


"Kalau gitu Om boleh titip jaga Gevano kan?"


tanya om zarka


"Boleh om"kataku


Mati aku! huh jadi mangsa nya aku nih.Batinku

__ADS_1


setelah makan malam mereka pun pergi dirumah hanya ada aku,gevano dan pak dadang yang sedang menjaga di luar


Makanan di meja makan terasa pedas pasti tidak akan nyaman jika dimakan vano aku pun berinisiatif memasak bubur di dapur lalu mengantarnga ke kamar Vano


Aku membuka pintu menaruh makanan itu di meja tapi tak melihat vano


"Van?"tanyaku


"aku dibawah sini"katanya


ternyata dia terjatuh dari tempat tidurnya dan aku memapahnya kembali ke atas tempat tidur


"Aku butuh kamu,hanya kamu"kata gevano


"Aku disini,tenang lah"kataku


Tangan hangatnya menggenggam jemariku dan mata cokelatnya terus menatapku


"makan yuk aku buatin bubur untuk kamu"


kataku


Dia mengangguk menyatakan bahwa dia mau lalu aku menyuapinya makan,Rasanya seperti aku menyuapi Arga saat arga sakit


Batinku


Setelah selesai makan aku mengompres keningnya dengan handuk kecil


"Aku gak butuh kompresan"katanya


Dia langsung menarikku keatas tempat tidur tepat diatas pelukannya lalu mengganti posisinya,Dia yang kini tertidur diatas tubuhku mulai merabaku mengenggam tanganku lalu menciumku


Aku sudah berusaha melawan namun tenaganya


lebih besar dariku


"Lepaskan!!"kataku


Dia menggigit leherku karena aku terus melawan

__ADS_1


"Ah! Sakit"kataku


"Ssst diam!!"bentaknya


"Ahhhh!!!Ahh...Emhhh Berhenti atau aku teriak minta tolong"Kataku


"Percuma gak akan ada yang mendengarkan kamu dirumah ini semuanya jelas sudah pergi pak dadang pun di luar"katanya


Aku semakin takut di dekatnya dan aku pun menangis


"Bukannya jelas jelas tadi sore kamu bilang kamu sayang aku,benar kan?"katanya


"KENAPA KENAPA AKU!!!AKU BENCI KAMU,AKU BENCI BAJINGAN SEPERTIMU!!!TIDAK JANGAN SENTUH ITU! LEPASKAN!!!"teriakku sambil menangis


30 menit berlalu


"Ku mohon jangan lagi,jangan"kataku lemas


"Putuskan Arga"katanya


"gak! gak bisa,aku mencintainya"kataku


"kamu benar benar tipeku,aku menginginkan kamu tak ingin yang lain,tamat kuliah menikahlah denganku aku bisa beri apapun yang kamu mau"katanya


"Aku tak butuh hartamu!"kataku dan menamparnya sekuat tenaga yang tersisa


"Hei sayang! kalau sampai kakak mu pulang dan kamu mengadu itu sama saja kamu menginginkan aku menjadi suamimu,jadi tutuplah mulutmu itu"katanya


"Dia tidak akan menikahkan kita,Kamu hanya mencium dan menggitku tidak melakukan hal lebih dari itu!"kataku


"Walaupun aku tak melakukan itu tapi apakah kamu pernah berpikir keluarga kita sama sama terhormat,jadi kalau hanya cium saja aku rasa mereka bisa menikahkan kita,Clarissa dan Riyan saja menikah karena bisnis,begitu juga dengan kita kan?Otomatis kekuatan bertambah"


katanya


"Bajingan!"kataku


"Maafkan aku raya,aku seperti ini karena sangat ingin memilikimu"katanya


"Tapi gak gini caranya,Ini terakhir kali,Kamu jangan coba coba lebih dari ini"kataku cetus

__ADS_1


"Yasudah istirahatlah di kamarmu"katanya


Lalu aku kembali ke kamarku dan segera tidur


__ADS_2