
Tanpa berkata kata aku langsung memapahnya naik keatas tempat tidur
"Badan mu panas sekali,aku panggil kakak ya"
kataku
Dia menahan tangan ku dan menarikku ke pelukannya Lalu Mencium bibirku,Aku melepaskan ciuman itu
"Kamu curi ciuman pertamaku"kata ku
"Aku yang akan jadi suami mu"katanya
"Aku gak pernah inginkan kamu"kataku
"Tapi aku sangat ingin kamu,kamu lezat ludahmu terasa manis"katanya
"kamu mabuk ya!aku panggil kakak kamu tunggu disini"kata ku
"Jangan,Aku hanya butuh kamu"katanya
"Gak aku .."katanya
"Aku pergi"Kataku yang menghetikan ucapnya
Lalu aku pergi mencari kakak dan mereka pun datang memindahkan gevano ke kamarnya
Saat malam hari tante sarah memintaku turun ke lantai bawah untuk makan malam,setelah selesai makan ...
"Raya kami semua akan pergi ada urusan untuk acara besok mungkin pulang larut malam,Raya mau ikut?"kata tante Sarah
"Raya dirumah aja deh tante"balasku
"Kalau gitu Om boleh titip jaga Gevano kan?"
tanya om zarka
"Boleh om"kataku
Mati aku! huh jadi mangsa nya aku nih.Batinku
__ADS_1
setelah makan malam mereka pun pergi dirumah hanya ada aku,gevano dan pak dadang yang sedang menjaga di luar
Makanan di meja makan terasa pedas pasti tidak akan nyaman jika dimakan vano aku pun berinisiatif memasak bubur di dapur lalu mengantarnga ke kamar Vano
Aku membuka pintu menaruh makanan itu di meja tapi tak melihat vano
"Van?"tanyaku
"aku dibawah sini"katanya
ternyata dia terjatuh dari tempat tidurnya dan aku memapahnya kembali ke atas tempat tidur
"Aku butuh kamu,hanya kamu"kata gevano
"Aku disini,tenang lah"kataku
Tangan hangatnya menggenggam jemariku dan mata cokelatnya terus menatapku
"makan yuk aku buatin bubur untuk kamu"
kataku
Dia mengangguk menyatakan bahwa dia mau lalu aku menyuapinya makan,Rasanya seperti aku menyuapi Arga saat arga sakit
Batinku
Setelah selesai makan aku mengompres keningnya dengan handuk kecil
"Aku gak butuh kompresan"katanya
Dia langsung menarikku keatas tempat tidur tepat diatas pelukannya lalu mengganti posisinya,Dia yang kini tertidur diatas tubuhku mulai merabaku mengenggam tanganku lalu menciumku
Aku sudah berusaha melawan namun tenaganya
lebih besar dariku
"Lepaskan!!"kataku
Dia menggigit leherku karena aku terus melawan
__ADS_1
"Ah! Sakit"kataku
"Ssst diam!!"bentaknya
"Ahhhh!!!Ahh...Emhhh Berhenti atau aku teriak minta tolong"Kataku
"Percuma gak akan ada yang mendengarkan kamu dirumah ini semuanya jelas sudah pergi pak dadang pun di luar"katanya
Aku semakin takut di dekatnya dan aku pun menangis
"Bukannya jelas jelas tadi sore kamu bilang kamu sayang aku,benar kan?"katanya
"KENAPA KENAPA AKU!!!AKU BENCI KAMU,AKU BENCI BAJINGAN SEPERTIMU!!!TIDAK JANGAN SENTUH ITU! LEPASKAN!!!"teriakku sambil menangis
30 menit berlalu
"Ku mohon jangan lagi,jangan"kataku lemas
"Putuskan Arga"katanya
"gak! gak bisa,aku mencintainya"kataku
"kamu benar benar tipeku,aku menginginkan kamu tak ingin yang lain,tamat kuliah menikahlah denganku aku bisa beri apapun yang kamu mau"katanya
"Aku tak butuh hartamu!"kataku dan menamparnya sekuat tenaga yang tersisa
"Hei sayang! kalau sampai kakak mu pulang dan kamu mengadu itu sama saja kamu menginginkan aku menjadi suamimu,jadi tutuplah mulutmu itu"katanya
"Dia tidak akan menikahkan kita,Kamu hanya mencium dan menggitku tidak melakukan hal lebih dari itu!"kataku
"Walaupun aku tak melakukan itu tapi apakah kamu pernah berpikir keluarga kita sama sama terhormat,jadi kalau hanya cium saja aku rasa mereka bisa menikahkan kita,Clarissa dan Riyan saja menikah karena bisnis,begitu juga dengan kita kan?Otomatis kekuatan bertambah"
katanya
"Bajingan!"kataku
"Maafkan aku raya,aku seperti ini karena sangat ingin memilikimu"katanya
"Tapi gak gini caranya,Ini terakhir kali,Kamu jangan coba coba lebih dari ini"kataku cetus
__ADS_1
"Yasudah istirahatlah di kamarmu"katanya
Lalu aku kembali ke kamarku dan segera tidur